CIREBON (Mediabisnisnasional.com) — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Cirebon terus mencatatkan kinerja operasional yang positif dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Sebagai salah satu pelabuhan strategis di pesisir utara Pulau Jawa, cabang ini memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang untuk sektor industri, konstruksi, dan energi.
Dengan lokasi yang strategis serta konektivitas yang terintegrasi
dengan jalur distribusi darat, Cabang Cirebon menjadi simpul penting dalam
rantai pasok nasional. Keberadaan pelabuhan ini turut mendorong efisiensi
logistik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland.
“Kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja operasional dan kualitas
layanan guna memenuhi kebutuhan pelanggan serta mendukung kelancaran logistik,”
ujar Hari Priyatna Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon.
Dari sisi operasional, Cabang Cirebon melayani berbagai jenis
komoditas, antara lain curah kering seperti batubara, pasir, clinker, semen,
dan gypsum; curah cair seperti CPO, biosolar, dan aspal; serta project cargo,
dan pipa. Didukung oleh fasilitas pelabuhan yang memadai, mulai dari dermaga,
lapangan penumpukan, gudang, hingga peralatan bongkar muat, operasional
pelabuhan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Kinerja Cabang Cirebon
PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon mencatat realisasi throughput sebesar
1,744 juta ton hingga Mei 2026. Capaian tersebut tumbuh 23,02% dibandingkan
periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,418 juta ton, dan apabila
dibandingkan dengan RKAP tahun 2026 sebesar 1,625 juta ton tercapai sebesar
7,37%, didukung oleh pertumbuhan pada sejumlah komoditas yang menjadi penopang
aktivitas operasional di wilayah Cirebon.
Kinerja menonjol ditunjukkan oleh kemasan curah kering yang membukukan realisasi sebesar 1,606 juta ton atau meningkat 23,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,302 juta ton. Selain mencatat pertumbuhan yang kuat, segmen ini juga melampaui RKAP dengan capaian sebesar 10,34%, mencerminkan tingginya aktivitas layanan pada komoditas tersebut.
Pertumbuhan positif juga tercatat pada kemasan curah cair dengan
realisasi sebesar 79,1 ribu ton, meningkat 14,55% dibandingkan capaian hingga
Mei 2025 sebesar 69,07 ribu ton.
Komoditas batubara tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total
throughput Cabang Cirebon, dengan realisasi mencapai 1,321 juta ton hingga Mei
2026, serta menjadi komoditas utama yang mendorong aktivitas distribusi dan
logistik di wilayah operasional.
Komitmen Berkelanjutan
Dalam menjalankan operasional, PTP Nonpetikemas turut mengedepankan
prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif,
seperti efisiensi energi, optimalisasi penggunaan alat bongkar muat, serta
penerapan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, perusahaan juga aktif melaksanakan program Tanggung Jawab
Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
sekitar serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon menyampaikan bahwa akan
terus memperkuat kinerja dan meningkatkan throughput melalui berbagai langkah
strategis. “Mulai dari optimalisasi fasilitas dan peralatan, hingga peningkatan
produktivitas operasional. Dengan tetap mengedepankan keselamatan dan pelayanan prima,” Ujarnya.
(Redaksi MBN.Com/Corcom PTP Nonpetikemas).






Tidak ada komentar:
Posting Komentar