JAKARTA
INDONESIA (Media Bisnis Nasional.com) - Pengembangan
Pelabuhan Tanjung Priok saat
ini berfokus pada proyek New
Priok Container Terminal (NPCT) 2 dan 3, perluasan lahan
daratan menjadi 1.532,4 ha.
Selain itu pengembangan Pelabuhan Tanjung Priok juga
terkait dengan pengerukan kedalaman kolam pelabuhan hingga 16 meter untuk
melayani kapal besar.
Proyek pengerukan btersebut bertujuan meningkatkan
kapasitas menjadi 18 juta TEUs, menurunkan biaya logistik, dan membangun akses
jalan tol baru (NPEA) guna mengurai kemacetan.
·
Proyek Strategis: Fokus pembangunan Terminal
Kalibaru (New Priok) Tahap 1B/NPCT2 dan 3 yang ditargetkan untuk meningkatkan
daya saing logistik nasional.
· Peningkatan Kapasitas & Kedalaman: Pengerukan kolam pelabuhan
menjadi -16 meter LWS (Low Water Spring) memungkinkan sandar kapal peti kemas
generasi ke-3 dengan kapasitas 10.000-18.000 TEUs.
· Aksesibilitas & Infrastruktur: Pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) sepanjang 6,6 km
untuk menghubungkan pelabuhan langsung dengan tol, mengurangi kemacetan di area
Jakarta Utara.
· Teknologi & Lingkungan: Penggunaan sistem digital
dalam operasional (terminal modern) dan material ramah lingkungan (slag) dalam
pembangunan NPEA.
· Efisiensi Biaya: Peningkatan fasilitas pendukung dan pengerukan lahan reklamasi bertujuan menurunkan biaya logistik yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi.
(Redaksi MBN.Com).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar