KOTAWARINGIN
TIMUR (Mediabisnisnasional.com) - Kemarau panjang dan
dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten
Kotawaringin Timur memicu krisis air bersih dan penurunan kualitas udara.
Merespons kondisi darurat tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui
Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang bergerak cepat mendistribusikan 70 truk
tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di
Ring 1 Pelabuhan Bagendang.
Bantuan air bersih ini diprioritaskan bagi wilayah dengan
keterbatasan pasokan terparah, yang meliputi Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber
Makmur, Desa Bagendang Hilir, serta Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin
Bagendang. Distribusi juga menyasar warga di sekitar lingkungan pelabuhan guna
memastikan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari tetap terjaga.
Untuk mengamankan kualitas air dan efektivitas jangkauan
logistik, Pelindo bersinergi dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya
Kabupaten Kotim. Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar,
menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
(TJSL) perusahaan dalam merespons status kedaruratan yang mengancam kesehatan
masyarakat.
“Dalam kondisi seperti
ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan
air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu, kami
bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk
tangki air bersih kepada masyarakat,” kata Akhmad Fajar.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, TPK Bagendang turut
membagikan masker kepada pekerja pelabuhan dan masyarakat yang beraktivitas di
sekitar wilayah pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu
mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap akibat Karhutla.
“Pembagian masker
difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar dari
potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu
masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang
mereka rasakan,” ujarnya.
Sementara itu, langkah taktis ini mendapat apresiasi dari
perwakilan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Dharma Tirta Mentaya
Kabupaten Kotawaringin Timur, Natalis Daud. “Kami berterima kasih atas
partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk
mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah
Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.
Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, BUMD, otoritas setempat,
dan masyarakat ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan krisis berjalan
efektif. Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmen bahwa kehadiran
perusahaan tidak sebatas pada operasional kepelabuhanan, melainkan juga harus
mampu menjadi jaring pengaman sosial saat lingkungan sekitar menghadapi krisis.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar