JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) melaksanakan panen perdana Program
Nila Berdaya sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) bidang Pengembangan Ekonomi. Kegiatan yang berlangsung di
Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, menjadi penanda keberhasilan
program pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan di
bawah kolong Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) menjadi kawasan budidaya ikan
nila berbasis sistem bioflok.
Panen perdana tersebut merupakan hasil dari rangkaian pembinaan yang
telah dilaksanakan selama empat bulan, meliputi pembentukan kelompok masyarakat
pembudidaya, penyediaan sarana dan prasarana budidaya, pelatihan teknis
budidaya, pelatihan pengolahan makanan dan pemasaran hasil produksi, hingga
pendampingan secara intensif kepada masyarakat.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi
Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa Program Nila Berdaya merupakan
wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat di
sekitar wilayah operasional sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
"Melalui Program Nila Berdaya, kami ingin memastikan bahwa
keberadaan perusahaan tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi bagi bisnis,
tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Pemanfaatan
lahan yang sebelumnya belum produktif menjadi tempat budidaya ikan nila
merupakan bentuk kolaborasi yang mampu menciptakan peluang usaha, meningkatkan
kapasitas masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Kami
berharap program ini dapat terus berkembang menjadi model pemberdayaan
masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan," ujarnya.
Program Nila Berdaya merupakan kolaborasi PT Pelindo Sinergi Lokaseva
bersama anak perusahaan, yakni PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) dan PT
Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP), sebagai bagian dari komitmen
perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di
sekitar wilayah operasional.
Ruang Pemberdayaan
Program Nila Berdaya merupakan bagian dari Program Pengembangan Desa
Sejahtera yang menjadi salah satu fokus TJSL PT Pelindo Sinergi Lokaseva pada
bidang Pengembangan Ekonomi. Sebagai bentuk tanggung jawab sosial atas
pengelolaan JTCC, perusahaan mengoptimalkan pemanfaatan lahan di bawah kolong
tol menjadi tempat budidaya ikan nila menggunakan sistem bioflok yang ramah
lingkungan.
Selain meningkatkan produktivitas lahan, sistem bioflok mampu
memanfaatkan limbah organik dari budidaya ikan sebagai nutrisi mikroorganisme
sehingga membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan mendukung sirkulasi
bahan alami secara berkelanjutan.
Melalui program ini, masyarakat memperoleh akses terhadap sarana
produksi, peningkatan keterampilan budidaya dan pemasaran, serta peluang
menciptakan sumber pendapatan baru yang diharapkan mampu meningkatkan
kesejahteraan secara berkelanjutan. Program ini juga memperkuat kolaborasi
antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ekonomi
lokal yang lebih tangguh sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Mewakili Kepala Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Naim Wijaya selaku Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Srimahi menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan kepada masyarakat.
"Kami merasakan manfaat nyata dari Program Nila Berdaya. Tidak
hanya memperoleh bantuan sarana budidaya, masyarakat juga mendapatkan
pendampingan dan pengetahuan yang sangat bermanfaat. Panen perdana ini menjadi
penyemangat bagi kelompok pembudidaya untuk terus mengembangkan usaha sehingga
mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Srimahi," ungkapnya.
Program Nila Berdaya turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 1
(Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).
Melalui pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat dan optimalisasi pemanfaatan
ruang yang sebelumnya belum produktif, program ini diharapkan mampu menciptakan
manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Ke depan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva akan terus memperkuat pelaksanaan
program TJSL yang selaras dengan strategi pembangunan nasional melalui
pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta penciptaan manfaat yang
berkelanjutan. Perseroan meyakini bahwa sinergi antara dunia usaha, pemerintah,
dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang
inklusif, tangguh, dan berdaya saing.
(Redaksi MBN.Com/Corcom PSL).






Tidak ada komentar:
Posting Komentar