JAKARTA PRIOK (Mediabisnisnasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung
Priok memastikan seluruh aktivitas operasional Pelabuhan Tanjung Priok tetap
berjalan normal di tengah curah hujan tinggi yang melanda hampir seluruh
wilayah DKI Jakarta.
Executive General
Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan bahwa
hingga saat ini tidak terdapat gangguan terhadap layanan kepelabuhanan, baik
dari sisi operasional kapal, bongkar muat, maupun pergerakan arus barang.
“Seluruh terminal di
Pelabuhan Tanjung Priok beroperasi normal. Aktivitas sandar kapal, bongkar
muat, serta pergerakan kontainer berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami
kendala teknis,” ujar Yandri melalui keterangan tertulis, Senin (12/1) malam.
Dari sisi manajemen
traffic pergerakan lalu lintas barang, Pelindo memastikan arus kendaraan di
dalam kawasan pelabuhan tetap lancar. Sistem gate masuk dan keluar terminal
beroperasi optimal, didukung pengaturan lapangan dan koordinasi aktif dengan
operator terminal guna mencegah antrean dan penumpukan kendaraan.
Yandri menjelaskan,
potensi genangan di sekitar pelabuhan telah diantisipasi melalui langkah teknis
yang terukur. Salah satunya adalah pemantauan ketinggian air secara aktif di
titik-titik krusial, salah satunya Pintu Air Kali Kresek sekaligus melakukan
pembersihan serta pengangkutan sampah.
“Pemantauan
dilakukan secara berkala untuk memastikan elevasi air tetap dalam batas aman
dan tidak berdampak pada operasional pelabuhan dan masyarakat,” jelasnya.
“Pengelolaan
drainase dan kebersihan saluran air pada kawasan pelabuhan menjadi bagian dari
mitigasi yang kami lakukan agar aliran air tetap lancar dan risiko genangan
dapat ditekan,” kata Yandri.
Pelindo juga
menyiagakan pompa air, memastikan fungsi drainase internal berjalan optimal,
serta mengerahkan tim operasional, HSSE, dan pengamanan pelabuhan selama
periode cuaca ekstrem. Koordinasi dengan KSOP, pemerintah daerah, dan instansi
terkait terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus logistik
nasional.
Ia mengimbau
masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan dan
kehati-hatian, khususnya saat melintas di kawasan sekitar pelabuhan selama
curah hujan tinggi.
Sementara itu,
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok turut
memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga di
tengah kondisi cuaca ekstrem.
Kepala KSOP Utama
Tanjung Priok, Capt. Heru Santoso, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan
pengawasan terhadap seluruh aktivitas kepelabuhanan, khususnya yang berkaitan
dengan keselamatan kapal dan kelancaran arus lalu lintas laut dan pelabuhan.
“KSOP Utama Tanjung
Priok secara aktif memantau kondisi perairan dan operasional pelabuhan. Hingga
saat ini, seluruh kegiatan pelayaran, sandar kapal, serta pelayanan
kepelabuhanan berjalan dengan aman dan sesuai ketentuan keselamatan,” ujar
Heru.
Ia menambahkan,
koordinasi antara KSOP, Pelindo, operator terminal, serta instansi terkait
terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, termasuk
peningkatan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
“Kami memastikan
prosedur keselamatan dipatuhi, baik oleh kapal maupun oleh penyelenggara
pelabuhan. Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pelayanan pelabuhan tetap
berjalan lancar tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tambahnya.
(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo
Regional 2).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar