Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Struktur Bisnis melalui Integrasi API dan PPI-MMI melalui Kelanjutan Streamlining Pelindo Group - Media BISNIS Nasional

BREAKING NEWS

Home Top Ad


 

 


Post Top Ad

Berita Terkini

Kamis, September 24, 2026

Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Struktur Bisnis melalui Integrasi API dan PPI-MMI melalui Kelanjutan Streamlining Pelindo Group

  


JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus melanjutkan agenda penataan struktur korporasi dan portofolio usaha melalui rencana penggabungan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) ke dalam PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PSL), serta PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) ke dalam PT Menara Maritim Indonesia (MMI), yang merupakan anak usaha PSL.

 

Kedua aksi korporasi tersebut merupakan bagian dari agenda streamlining anak usaha BUMN di bawah koordinasi PT Danantara Asset Management (Persero) dan Pelindo. Langkah ini diarahkan untuk menyederhanakan struktur usaha, meningkatkan efektivitas pengelolaan portofolio, serta memperkuat kapabilitas dan daya saing bisnis Pelindo Group.

 

Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Faruq Hidayat, menyampaikan bahwa penataan portofolio usaha merupakan langkah strategis untuk membangun struktur bisnis yang lebih terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan.

 

"Melalui integrasi ini, kami ingin memastikan setiap entitas dalam portofolio PSL memiliki peran bisnis yang semakin jelas, kapabilitas yang lebih kuat, serta kontribusi yang optimal bagi Pelindo Group. Penataan ini bukan semata-mata penyederhanaan struktur perusahaan, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan," ujar Faruq.

 

Penggabungan PPI ke MMI untuk Memperkuat Portofolio dan Kapabilitas Usaha

 

Sebagai bagian dari penataan portofolio anak perusahaan, PPI direncanakan bergabung ke dalam MMI, dengan MMI sebagai perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

 

Penggabungan ini diarahkan untuk memperkuat struktur dan kapabilitas bisnis MMI melalui konsolidasi sumber daya, optimalisasi aset, serta pengintegrasian kompetensi dan kegiatan usaha kedua perusahaan.

 

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan portofolio bisnis, memperkuat kapabilitas operasional, serta mendukung pengembangan usaha yang lebih terintegrasi di lingkungan PSL Group.

 

Penggabungan PPI ke dalam MMI ditargetkan berlaku efektif pada 1 Oktober 2026, dengan tetap memperhatikan penyelesaian seluruh proses dan persyaratan yang berlaku. Jadwal tersebut dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan proses persetujuan dan pemenuhan ketentuan yang dipersyaratkan.

 

Penggabungan API ke PSL untuk Memperkuat Integrasi dan Kapabilitas Bisnis

 

Sejalan dengan penataan portofolio anak perusahaan, API juga direncanakan bergabung ke dalam PSL selaku (surviving entity) sebagai tindak lanjut agenda restrukturisasi dan optimalisasi pengelolaan BUMN beserta entitas turunannya.

 

Integrasi API diharapkan dapat memperkuat kapabilitas PSL dalam menjalankan mandatnya sebagai pengelola bisnis port supporting facilities, melalui konsolidasi sumber daya, penguatan kompetensi, serta peningkatan efektivitas pengelolaan kegiatan usaha.

 

Penggabungan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun struktur bisnis yang lebih terintegrasi dan mendukung pengembangan portofolio usaha PSL secara berkelanjutan.

 

Penggabungan API ke dalam PSL ditargetkan berlaku efektif pada 1 November 2026, dengan tetap memperhatikan penyelesaian seluruh proses dan persyaratan yang berlaku. Jadwal tersebut dapat disesuaikan berdasarkan perkembangan proses persetujuan dan pemenuhan ketentuan yang dipersyaratkan.

 

PSL Pastikan Implementasi Streamlining Berjalan Sesuai Prinsip GCG

 

Dalam mendukung pelaksanaan agenda streamlining Pelindo Group, PSL berkomitmen memastikan seluruh proses penggabungan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sesuai dengan arahan Pemegang Saham serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Pelaksanaan integrasi juga dilakukan dengan memperhatikan kesinambungan operasional, pengelolaan risiko, serta kesiapan organisasi dan sumber daya manusia guna mendukung proses transisi yang terencana dan efektif.

 

Melalui kedua aksi korporasi tersebut, PSL diharapkan dapat memperkuat kontribusi portofolio usahanya dalam mendukung pengembangan ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing dan penciptaan nilai jangka panjang bagi Pelindo Group.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PSL). 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA POPULER

Translate

BERITA SEBELUMNYA

TOTAL PEMBACA

Post Bottom Ad

Pages