JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus melanjutkan
agenda penataan struktur korporasi dan portofolio usaha melalui rencana
penggabungan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) ke dalam PT Pelindo Sinergi
Lokaseva (PSL), serta PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) ke dalam PT Menara
Maritim Indonesia (MMI), yang merupakan anak usaha PSL.
Kedua aksi korporasi tersebut
merupakan bagian dari agenda streamlining
anak usaha BUMN di bawah koordinasi PT Danantara Asset Management (Persero) dan
Pelindo. Langkah ini diarahkan untuk menyederhanakan struktur usaha,
meningkatkan efektivitas pengelolaan portofolio, serta memperkuat kapabilitas
dan daya saing bisnis Pelindo Group.
Direktur Utama PT Pelindo Sinergi
Lokaseva, Faruq Hidayat, menyampaikan bahwa penataan portofolio usaha merupakan
langkah strategis untuk membangun struktur bisnis yang lebih terintegrasi,
efisien, dan berkelanjutan.
"Melalui integrasi ini, kami
ingin memastikan setiap entitas dalam portofolio PSL memiliki peran bisnis yang
semakin jelas, kapabilitas yang lebih kuat, serta kontribusi yang optimal bagi
Pelindo Group. Penataan ini bukan semata-mata penyederhanaan struktur
perusahaan, tetapi juga menjadi langkah untuk memperkuat fondasi bisnis dan
meningkatkan efektivitas pengelolaan usaha secara berkelanjutan," ujar
Faruq.
Penggabungan PPI ke MMI untuk
Memperkuat Portofolio dan Kapabilitas Usaha
Sebagai bagian dari penataan
portofolio anak perusahaan, PPI direncanakan bergabung ke dalam MMI, dengan MMI
sebagai perusahaan penerima penggabungan (surviving
entity).
Penggabungan ini diarahkan untuk
memperkuat struktur dan kapabilitas bisnis MMI melalui konsolidasi sumber daya,
optimalisasi aset, serta pengintegrasian kompetensi dan kegiatan usaha kedua
perusahaan.
Langkah tersebut diharapkan dapat
meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan portofolio bisnis, memperkuat
kapabilitas operasional, serta mendukung pengembangan usaha yang lebih
terintegrasi di lingkungan PSL Group.
Penggabungan PPI ke dalam MMI
ditargetkan berlaku efektif pada 1 Oktober 2026, dengan tetap memperhatikan
penyelesaian seluruh proses dan persyaratan yang berlaku. Jadwal tersebut dapat
disesuaikan berdasarkan perkembangan proses persetujuan dan pemenuhan ketentuan
yang dipersyaratkan.
Penggabungan API ke PSL untuk
Memperkuat Integrasi dan Kapabilitas Bisnis
Sejalan dengan penataan portofolio
anak perusahaan, API juga direncanakan bergabung ke dalam PSL selaku (surviving entity) sebagai tindak lanjut
agenda restrukturisasi dan optimalisasi pengelolaan BUMN beserta entitas
turunannya.
Integrasi API diharapkan dapat
memperkuat kapabilitas PSL dalam menjalankan mandatnya sebagai pengelola bisnis
port supporting facilities, melalui
konsolidasi sumber daya, penguatan kompetensi, serta peningkatan efektivitas
pengelolaan kegiatan usaha.
Penggabungan ini juga menjadi bagian
dari upaya membangun struktur bisnis yang lebih terintegrasi dan mendukung
pengembangan portofolio usaha PSL secara berkelanjutan.
Penggabungan API ke dalam PSL
ditargetkan berlaku efektif pada 1 November 2026, dengan tetap memperhatikan
penyelesaian seluruh proses dan persyaratan yang berlaku. Jadwal tersebut dapat
disesuaikan berdasarkan perkembangan proses persetujuan dan pemenuhan ketentuan
yang dipersyaratkan.
PSL Pastikan Implementasi Streamlining Berjalan Sesuai Prinsip GCG
Dalam mendukung pelaksanaan agenda streamlining Pelindo Group, PSL
berkomitmen memastikan seluruh proses penggabungan dilaksanakan dengan
mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), sesuai dengan arahan Pemegang Saham
serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pelaksanaan integrasi juga dilakukan
dengan memperhatikan kesinambungan operasional, pengelolaan risiko, serta
kesiapan organisasi dan sumber daya manusia guna mendukung proses transisi yang
terencana dan efektif.
Melalui kedua aksi korporasi tersebut,
PSL diharapkan dapat memperkuat kontribusi portofolio usahanya dalam mendukung
pengembangan ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi dan berkelanjutan,
sekaligus meningkatkan daya saing dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
Pelindo Group.
(Redaksi MBN.Com/Corcom PSL).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar