JAKARTA
(Mediabisnisnasional.com) - Berbekal semangat mewujudkan
Operational Excellence, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) terus mengukuhkan
posisinya sebagai destinasi benchmark (studi banding) bertaraf global
dengan menyambut kunjungan mahasiswa Indian Institute of Foreign Trade
(IIFT) pada Rabu (23/9/2026).
Kunjungan
ini merupakan bagian penting dari kurikulum program MBA (International
Business) tersebut. Melalui kegiatan ini, IPC TPK memfasilitasi sharing
knowledge mengenai pengoperasian terminal petikemas berbasis teknologi canggih
yang terintegrasi penuh dengan ekosistem maritim secara menyeluruh.
"Kami
menyambut baik kehadiran mahasiswa MBA dari IIFT dan mengapresiasi kepercayaan
untuk menjadikan IPC TPK sebagai rujukan studi pengoperasian pelabuhan,"
ujar Daniel Setiawan, Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK. Daniel
menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan arahan Danantara yang mendorong
penguatan kerja sama internasional, IPC TPK berkomitmen untuk memberikan
pengalaman langsung (hands-on knowledge) mengenai berbagai prosedur
operasional dan dokumentasi di terminal kami yang telah secara masif menerapkan
sistem digital port.
Sebagai
bagian dari persyaratan akademik, para mahasiswa dituntut untuk memahami
perspektif operasional pelabuhan secara utuh. Untuk memenuhi hal tersebut, IPC
TPK memaparkan implementasi teknologi operasional mutakhir yang
mengintegrasikan berbagai sistem pelayanan secara digital. Penerapan digital
port yang terus dikembangkan oleh perusahaan ini tidak hanya berfokus pada
peningkatan efisiensi layanan, tetapi pada akhirnya bermuara pada penguatan
dukungan terhadap ekosistem logistik dan kepelabuhanan Indonesia agar semakin
tangguh dan berdaya saing di pasar global.
Pembelajaran
mengenai ekosistem logistik terintegrasi ini sangat selaras dengan disiplin
ilmu International Business yang sedang ditempuh oleh para delegasi
mahasiswa. Dengan menganalisis rantai pasok maritim secara langsung di
lapangan, para mahasiswa mampu melihat bagaimana efisiensi teknologi di
pelabuhan menjadi tulang punggung perdagangan antarnegara.
"Melalui
interaksi dan kunjungan studi ke Indonesia ini, kami berharap para calon
pemimpin bisnis masa depan dari IIFT dapat memahami kompleksitas rantai pasok
global dan kegiatan ini semakin mempererat hubungan kerja sama internasional,"
tutup Daniel.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar