PATIMBAN (Mediabisnisnasional.com) - Layanan peti kemas di Pelabuhan Patimban kembali bertambah. Kapal MV Sinar Bintan yang melayani layanan ONE–Samudera melakukan kunjungan perdana (maiden call) di Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban pada 10–11 Agustus 2026. Kehadiran layanan tersebut menjadi perkembangan baru dalam penguatan konektivitas Pelabuhan Patimban sekaligus menambah pilihan layanan bagi pengguna jasa.
MV
Sinar Bintan, berbendera Singapura dengan panjang keseluruhan (Length
Overall/LOA) 147 meter dan Gross Tonnage (GT) 12.563, tiba di Pelabuhan
Patimban dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, dan bersandar pada 10 Agustus
2026.
Dalam
kunjungan perdananya, kapal tersebut merealisasikan kegiatan muat ekspor
sebanyak 95 peti kemas (boxes) atau 190 TEUs, dengan komoditas berupa suku
cadang otomotif (automotive spare parts) serta produk pulp dan kertas (pulp
& paper). Setelah menyelesaikan kegiatan pemuatan, MV Sinar Bintan bertolak
dari Pelabuhan Patimban pada 11 Agustus 2026 pukul 08.54 WIB untuk melanjutkan
pelayaran menuju Singapura.
Kunjungan
perdana MV Sinar Bintan berlangsung bersamaan dengan pelayanan MV MSC
Independent III, kapal peti kemas berbendera Portugal dengan LOA 208,90 meter
dan GT 26.435. Kapal tersebut merupakan bagian dari layanan rutin peti kemas
MSC di Pelabuhan Patimban dan pada kunjungan kali ini melayani rute dari
Singapura menuju Pasir Gudang, Malaysia. MV MSC Independent III bersandar pada
10 Agustus 2026 dan masih menjalani kegiatan pelayanan di Pelabuhan Patimban
pada 11 Agustus 2026.
Dua
kapal peti kemas kini dapat dilayani secara bersamaan di Pelabuhan Patimban. MV
MSC Independent III dan MV Sinar Bintan menempati posisi tambat yang berbeda
pada Terminal Peti Kemas Pelabuhan Patimban. Kondisi ini menjadi perkembangan
tersendiri dalam operasional terminal seiring bertambahnya kunjungan kapal dan
layanan pelayaran yang menggunakan Pelabuhan Patimban.
Kepala
Kantor KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, mengatakan bahwa
bertambahnya layanan pelayaran menjadi bagian penting dalam perkembangan
Pelabuhan Patimban sebagai simpul logistik yang semakin terhubung dengan
jaringan pelayaran.
“Masuknya
layanan ONE–Samudera menjadi perkembangan positif bagi Pelabuhan Patimban. Yang
ingin terus kita dorong bukan hanya bertambahnya jumlah kapal yang datang,
tetapi semakin banyaknya pilihan layanan dan konektivitas yang dapat
dimanfaatkan oleh pengguna jasa,” ujar Arief.
Menurutnya,
pelayanan dua kapal peti kemas dalam waktu yang bersamaan juga memperlihatkan
perkembangan aktivitas operasional terminal.
“Ini
mungkin merupakan pemandangan yang biasa di pelabuhan yang sudah matang, tetapi
bagi Patimban merupakan perkembangan penting. Artinya, aktivitas terminal mulai
tumbuh dan infrastruktur yang tersedia semakin dimanfaatkan untuk melayani
kebutuhan operasional yang berkembang,” lanjutnya.
Pelabuhan
Patimban sebelumnya telah melayani sejumlah layanan peti kemas internasional
dan domestik. Bertambahnya layanan ONE–Samudera semakin memperluas konektivitas
dan memberikan alternatif layanan logistik bagi industri dan pengguna jasa,
khususnya di Jawa Barat dan kawasan hinterland Pelabuhan Patimban. Muat ekspor
pada kunjungan perdana MV Sinar Bintan juga menunjukkan pemanfaatan layanan
tersebut untuk mendukung pergerakan komoditas industri dari Indonesia menuju
pasar internasional.
KSOP
Kelas II Patimban bersama badan usaha pelabuhan, operator terminal, perusahaan
pelayaran, serta pemangku kepentingan terkait akan terus mendorong peningkatan
pelayanan kepelabuhanan sejalan dengan perkembangan trafik dan layanan
pelayaran di Pelabuhan Patimban.
(Redaksi MBN.Com/HUBLA).




Tidak ada komentar:
Posting Komentar