TUBAN
INDONESIA (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelindo
Marine Service (Pelindo Marine) meresmikan Program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) Sumber Air Berkah di Dusun Dringu, Desa Jegulo, Kecamatan
Soko, Kabupaten Tuban, pada hari Selasa, 28 April 2026. Inisiatif ini menjadi
solusi konkret bagi warga setempat yang kerap dilanda krisis air bersih setiap
memasuki musim kemarau. Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Direktur
Utama PT Pelindo Marine Service, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur,
perangkat desa, serta warga penerima manfaat.
Kepala
Dusun Dringu, Muhammad Rokhim, menuturkan bahwa setiap musim kemarau warga
Dusun Dringu, Desa Jegulo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban mengalami kesulitan
serius dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk kehidupan sehari-hari. “Pada
musim kemarau, warga kami harus mengambil air sejauh lebih dari dua kilometer,”
ujarnya, seraya menambahkan bahwa keterbatasan akses air bersih tersebut
berdampak luas pada berbagai aktivitas masyarakat. “Air ini tidak hanya
digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk keperluan ibadah, mendukung
kegiatan belajar mengajar, serta menunjang kegiatan peternakan warga,”
jelasnya.
Penyediaan fasilitas air
bersih ini bukan tanpa tantangan. Kepala Kantor Perwakilan IZI Jawa Timur,
Helmy Bachtiar Attamimy, mengungkapkan bahwa bersama Pelindo Marine pihaknya harus
melakukan upaya ekstra upaya untuk menemukan titik air yang layak. “Kami telah
melaksanakan enam kali pengeboran. Pada pengeboran sebelumnya kami belum
menemukan titik yang tepat, setelah beberapa titik sebelumnya belum berhasil,
alhamdulillah pada pengeboran ke enam berhasil ditemukan sumber air bersih,
dengan kedalaman 52 meter dan akan memberi manfaat berkelanjutan untuk 44
kepala keluarga” ujarnya.
Direktur Utama PT Pelindo Marine Service,
Warsilan, menjelaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Sumber Air Berkah merupakan replikasi dari kesuksesan program serupa yang
sebelumnya berhasil dilaksanakan di Desa Peddess, Kecamatan Socah, Kabupaten
Bangkalan. “Program Sumber Air Berkah ini kami replikasi dari program TJSL yang
telah memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat di Bangkalan, dan kini
kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Tuban,” jelas
Warsilan.
Ia menambahkan bahwa program tersebut memiliki
makna personal sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi dalam pelaksanaannya.
“Sebagai putra daerah, saya pernah merasakan betapa sulitnya hidup dalam
kondisi kekurangan air, bahkan untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK) pun
sangat terbatas,” tuturnya. Warsilan menekankan bahwa keberhasilan Program
Sumber Air Berkah tidak lepas dari sinergi semua pihak. “Alhamdulillah,
kolaborasi antara Pelindo Marine, IZI sebagai pelaksana program, serta warga
yang turut bergotong royong bahkan mewakafkan tanahnya menjadi kunci agar
program ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
(Redaksi
MBN.Com/Corcom PMS).






Tidak ada komentar:
Posting Komentar