INDONESIA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten
fasilitasi kelancaran ekspor perdana Wind Mill Tower milik PT Kenertec Power
System dengan tujuan Kanada melalui Dermaga 05A Pelabuhan Ciwandan pada 16
Februari 2026. Pengiriman komponen menara turbin angin tersebut menjadi bukti
kapasitas Pelabuhan Ciwandan sebagai simpul logistik yang andal untuk
penanganan kargo berdimensi khusus (oversized cargo).
Ekspor perdana ini
memiliki nilai strategis untuk mendukung industri energi terbarukan (renewable
energy) nasional dapat menembus pasar global. Dengan dimensi dan bobot khusus,
proses bongkar muat memerlukan standar operasional tinggi, mulai dari penataan
area penumpukan, pengamanan titik angkat, hingga keandalan alat berat, dan penerapan
standar keselamatan operasional bertaraf internasional.
General Manager
Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi menyampaikan bahwa keberhasilan ini
menjadi bukti kesiapan Pelabuhan Ciwandan dalam menangani kargo berdimensi
khusus untuk proyek berskala internasional.
“Keberhasilan sandar
dan muat kargo proyek sebesar Wind Mill Tower ini menegaskan kesiapan fasilitas
dan infrastruktur Pelabuhan Ciwandan dalam melayani general cargo berukuran
masif. Ini adalah wujud dukungan penuh Pelindo terhadap pertumbuhan industri
nasional, khususnya di sektor energi hijau, agar semakin kompetitif di pasar
global,” ujar Benny Ariadi.
Benny juga
menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid antara
Pelindo Regional 2 Banten selaku pengelola kawasan dengan Subholding PT
Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten selaku operator
terminal, serta dukungan penuh dari instansi KSOP Kelas I Banten, Bea Cukai,
perusahaan pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Lebih lanjut, Benny
menegaskan bahwa Pelindo Regional 2 Banten tidak pernah berkompromi terkait
aspek keselamatan. Seluruh proses penanganan muatan diawasi secara ketat dengan
menerapkan prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk
memastikan zero accident serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar
pelabuhan.
“Kami terus
memperkuat kompetensi SDM, meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan
standar keselamatan dijalankan secara konsisten. Harapannya, semakin banyak
proyek ekspor bernilai tinggi yang dapat dilayani melalui Pelabuhan Ciwandan,”
tutup Benny Ariadi.
Keberhasilan ekspor
ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan arus barang ekspor
dari Banten sekaligus memperkuat posisi Pelabuhan Ciwandan sebagai gerbang
logistik strategis nasional. Dengan demikian, Pelindo Banten akan terus
berkomitmen penuh untuk memberikan layanan terbaik bagi para pengguna jasa
dengan melayani sepenuh hati.
(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Banten).





Tidak ada komentar:
Posting Komentar