SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan
jajaran manajemen Suara Surabaya Media sebagai bagian dari upaya memperkuat
sinergi dengan media dalam mendukung penyampaian informasi publik yang akurat,
berimbang, dan konstruktif, khususnya terkait pengelolaan arus kendaraan
logistik di kawasan terminal.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi
momentum bagi TTL untuk memperkenalkan implementasi Terminal Booking System
(TBS) dan Waiting Area sebagai inovasi operasional dalam mengatur arus
kedatangan truk menuju terminal secara lebih tertib, aman, dan efisien. Inovasi
ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam memitigasi potensi kepadatan
lalu lintas barang, baik di akses menuju terminal maupun di area layanan
operasional.
Rombongan Suara Surabaya Media dipimpin
oleh Pemimpin Redaksi Suara Surabaya, Eddy Prastyo, bersama Wakil Pemimpin
Redaksi Suara Surabaya, Restu Indah, serta jajaran manajemen Suara Surabaya
lainnya. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PT Terminal
Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, didampingi Sekretaris Perusahaan,
Syaiful Anam, Terminal Head TPK Teluk Lamong, Pierre Rochel, Terminal Head TPK
Berlian, Burhannudin, serta Manager Pendukung Operasi TPK Nilam, Fatah Hidayat.
Pertemuan diawali dengan sesi diskusi
dan perkenalan yang membahas perkembangan operasional terminal, transformasi
layanan kepelabuhanan, serta berbagai upaya TTL dalam menjaga kelancaran arus
logistik melalui pendekatan digitalisasi dan penguatan koordinasi dengan para
pemangku kepentingan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin
Redaksi Suara Surabaya, Eddy Prastyo, menyampaikan apresiasinya atas sambutan
yang diberikan oleh PT Terminal Teluk Lamong. “Kami berterima kasih atas
sambutan yang diberikan PT Terminal Teluk Lamong. Kunjungan ini berawal dari
diskusi dengan Bapak David. Pada kesempatan ini, kami juga memperkenalkan
jajaran manajemen Suara Surabaya Media beserta fungsi masing-masing, sekaligus
saling bertukar pandangan mengenai berbagai peluang sinergi yang dapat
dikembangkan ke depan,” ujar Eddy.
Pada sesi pemaparan, TTL menjelaskan
implementasi Terminal Booking System sebagai sistem pengaturan jadwal
kedatangan truk menuju terminal. Melalui sistem ini, arus kendaraan dapat
dikelola secara lebih terencana sehingga dapat mengurangi potensi penumpukan
kendaraan pada waktu tertentu.
Penerapan TBS tersebut didukung oleh
keberadaan Waiting Area, yaitu fasilitas bagi pengemudi truk untuk menunggu
jadwal masuk terminal secara lebih aman, tertib, dan nyaman. Sinergi antara TBS
dan Waiting Area menjadi bagian dari strategi TTL dalam menjaga kelancaran
pelayanan, meningkatkan kepastian operasional, serta memitigasi kepadatan
kendaraan logistik di sekitar kawasan terminal.
Untuk memberikan gambaran secara
langsung, rombongan Suara Surabaya Media kemudian meninjau implementasi TBS dan
pengelolaan Waiting Area. Rombongan juga melihat bagaimana sistem tersebut
mendukung kelancaran aktivitas operasional terminal, mulai dari pengaturan arus
kendaraan, proses masuk terminal, hingga kegiatan bongkar muat peti kemas.
Inovasi Operasional
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong,
David Pandapotan Sirait, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan
yang baik untuk memperlihatkan secara langsung berbagai inovasi operasional
yang diterapkan perusahaan. “Kami menyambut baik kunjungan Suara Surabaya Media
sebagai kesempatan untuk menunjukkan secara langsung implementasi Terminal
Booking System dan Waiting Area yang menjadi bagian dari upaya PT Terminal
Teluk Lamong dalam mengelola arus kendaraan logistik menuju terminal. Melalui
inovasi ini, kami terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih tertib, aman,
efisien, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa,” ujar David.
David menambahkan, kolaborasi dengan
media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik mengenai dinamika
operasional pelabuhan, termasuk tantangan pengelolaan arus kendaraan barang
yang membutuhkan dukungan dan pemahaman bersama dari berbagai pihak. “Media
memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada
masyarakat. Karena itu, kami berharap sinergi dengan Suara Surabaya Media dapat
menjadi jembatan komunikasi yang baik, khususnya dalam memberikan edukasi
publik terkait upaya-upaya TTL dalam mendukung kelancaran arus logistik dan
mengurangi potensi kepadatan lalu lintas barang,” tambah David.
Melalui kegiatan ini, PT Terminal Teluk
Lamong berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai
berbagai inovasi operasional yang terus dikembangkan perusahaan dalam mendukung
kelancaran arus logistik nasional. TTL juga terus membuka ruang kolaborasi
dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, sebagai mitra strategis
dalam membangun komunikasi publik yang transparan, konstruktif, dan berdampak
positif bagi ekosistem logistik di Jawa Timur maupun nasional.
(Redaksi MBN.Com/Corcom Terminal Teluk Lamong).






Tidak ada komentar:
Posting Komentar