JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) – Subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) resmi bertransformasi menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Perubahan nama ini merupakan upaya untuk memperkuat representasi Perusahaan sebagai penyedia solusi layanan pendukung pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan di tengah dinamika lini bisnis dan perkembangan kebutuhan pelanggan. Hal ini juga untuk menajamkan arah korporasi dari berbagai aspek guna memastikan keselarasan dengan roadmap dan strategi Pelindo Group ke depan.
Sebagai upaya penguatan identitas Perusahaan, PT
Pelindo Sinergi Lokaseva tidak hanya melakukan perubahan nama, tetapi juga
memperkenalkan logo baru Perusahaan sebagai visualisasi yang menggambarkan
semangat sinergi dalam memberikan solusi layanan.
Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Joko
Noerhudha, mengungkapkan bahwa perubahan nama ini dilatarbelakangi oleh
kebutuhan akan identitas korporasi yang lebih tepat dalam mencerminkan peran
dan portofolio bisnis Perusahaan.
“Nama Sinergi Lokaseva dinilai
dapat dengan lebih tepat merepresentasikan posisi Perusahaan sebagai strategic
holding yang memiliki dua portofolio utama, yaitu layanan pendukung pelabuhan
dan pengembangan hinterland. Layanan terintegrasi yang diberikan entitas grup
semakin menguat dalam menghubungkan ekosistem pelabuhan dengan rantai pasok
nasional,” ungkapnya.
Joko Noerhudha menambahkan bahwa
ke depan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva akan mengoptimalkan pengembangan
portofolio layanan pendukung pelabuhan sekaligus pengembangan hinterland, baik
melalui konsep port-led industrial/logistic infrastructure maupun port-cities
dynamic, guna menciptakan ekosistem pelabuhan dan kawasan/perkotaan yang terintegrasi,
selaras dan berkelanjutan.
Nama Pelindo Sinergi Lokaseva
sendiri memiliki filosofi yang kuat. Lokaseva merupakan serapan dari Bahasa
Sansekerta, yang terdiri dari kata Loka yang berarti dunia atau wilayah, serta
Seva yang berarti pelayanan. Secara makna, Lokaseva dapat diartikan sebagai
layanan terpadu untuk berbagai wilayah.
Filosofi tersebut mencerminkan
komitmen Perusahaan dalam menyediakan layanan pendukung pelabuhan tidak hanya
pada pengelolaan arus barang, tetapi juga pada pengembangan kawasan
pendukungnya sebagai bentuk sinergi ekosistem untuk menciptakan efisiensi, nilai
tambah, dan efektivitas rantai pasok.
“Kami berharap, transformasi ini
akan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, pemangku
kepentingan, masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kepelabuhanan
dan kawasan pendukungnya di Indonesia,” tutup Joko Noerhudha.
(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar