Pages

Minggu, Februari 15, 2026

Manajemen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Kunjugan Kerja ke PT Bogasari

 






TANJUNG PRIOK (Media Bisnis Nasional.com) - Pada Senin, 9 Februari 2026 kemarin, Pelindo Regional Head 2 bersama Pelindo Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan Kunjungan Kerja ke PT Indofod Sukses Makmur sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pelindo dan Customer nya.


Melalui kunjungan kerja ini, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berharap sinergi yang terjalin dapat semakin erat untuk mendukung terciptanya ekosistem kepelabuhanan yang kondusif, aman, dan berkelanjutan.


(Redaksi MBN.Com).





Terminal Petikemas Koja CETAK SEJARAH BARU di Awal 2026, Layani MSC Channe




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) – Terminal Petikemas Koja atau TPK KOJA kembali membuktikan eksistensinya sebagai gerbang utama logistik nasional. Pada 9 Februari 2026, kami dengan bangga melayani MSC CHANNE, kapal terbesar dan terpanjang sepanjang sejarah berdirinya TPK KOJA!


​Dengan panjang mencapai hampir 300 meter, raksasa samudera ini bersandar dengan sempurna di dermaga TPK Koja.


Tidak hanya ukurannya yang fenomenal, volume bongkar muat pun sangat masif:

Volume Bongkar: 2.862 Boxes

Volume Muatan: 3.000 Boxes

Volume TEUs: 8.910

​Pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim dan komitmen kami untuk terus meningkatkan layanan serta fasilitas demi mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(Redaksi MBN.Com).

 

Jumat, Februari 13, 2026

Dirut Joko Noerhuda : Nama PT Pelindo Sinergi Lokaseva Presentasi Posisi Perusahaan sebagai strategic holding, pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland

 

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) – Subholding PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) resmi bertransformasi menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva. Perubahan nama ini merupakan upaya untuk memperkuat representasi Perusahaan sebagai penyedia solusi layanan pendukung pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan di tengah dinamika lini bisnis dan perkembangan kebutuhan pelanggan. Hal ini juga untuk menajamkan arah korporasi dari berbagai aspek guna memastikan keselarasan dengan roadmap dan strategi Pelindo Group ke depan.



Sebagai upaya penguatan identitas Perusahaan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva tidak hanya melakukan perubahan nama, tetapi juga memperkenalkan logo baru Perusahaan sebagai visualisasi yang menggambarkan semangat sinergi dalam memberikan solusi layanan.

Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Joko Noerhudha, mengungkapkan bahwa perubahan nama ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan identitas korporasi yang lebih tepat dalam mencerminkan peran dan portofolio bisnis Perusahaan.


“Nama Sinergi Lokaseva dinilai dapat dengan lebih tepat merepresentasikan posisi Perusahaan sebagai strategic holding yang memiliki dua portofolio utama, yaitu layanan pendukung pelabuhan dan pengembangan hinterland. Layanan terintegrasi yang diberikan entitas grup semakin menguat dalam menghubungkan ekosistem pelabuhan dengan rantai pasok nasional,” ungkapnya.


Joko Noerhudha menambahkan bahwa ke depan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva akan mengoptimalkan pengembangan portofolio layanan pendukung pelabuhan sekaligus pengembangan hinterland, baik melalui konsep port-led industrial/logistic infrastructure maupun port-cities dynamic, guna menciptakan ekosistem pelabuhan dan kawasan/perkotaan yang terintegrasi, selaras dan berkelanjutan.


Nama Pelindo Sinergi Lokaseva sendiri memiliki filosofi yang kuat. Lokaseva merupakan serapan dari Bahasa Sansekerta, yang terdiri dari kata Loka yang berarti dunia atau wilayah, serta Seva yang berarti pelayanan. Secara makna, Lokaseva dapat diartikan sebagai layanan terpadu untuk berbagai wilayah.


Filosofi tersebut mencerminkan komitmen Perusahaan dalam menyediakan layanan pendukung pelabuhan tidak hanya pada pengelolaan arus barang, tetapi juga pada pengembangan kawasan pendukungnya sebagai bentuk sinergi ekosistem untuk menciptakan efisiensi, nilai tambah, dan efektivitas rantai pasok.


“Kami berharap, transformasi ini akan memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, pemangku kepentingan, masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekosistem kepelabuhanan dan kawasan pendukungnya di Indonesia,” tutup Joko Noerhudha.


(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).   

Pelindo Regional 2 Perkuat Silaturahmi Media melalui Media Visit ke CNBC Indonesia





JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan media, Pelindo Regional 2 melakukan agenda media visit ke Kantor Berita CNBC Indonesia, Kamis (12/2).


Kunjungan tersebut diwakili oleh Regional Department Head SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Mundzyr Salim, bersama Senior Manager Hukum dan Humas, Wahyu Jatmiko. 


Agenda ini menjadi bagian dari upaya Pelindo Regional 2 untuk menjaga komunikasi yang konstruktif serta membangun pemahaman yang selaras dengan media.


“Media memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik, sekaligus menjadi mitra penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat,” ujar Mundzyr Salim, Jumat (13/2).


Menurutnya, sektor kepelabuhanan dan logistik membutuhkan dukungan pemberitaan yang berbasis data dan pemahaman menyeluruh agar publik dapat melihat peran pelabuhan secara utuh dalam mendukung perekonomian nasional.


Ia menambahkan, peringatan Hari Pers Nasional menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Pelindo dan insan pers. 


“Kami memandang media bukan sekadar saluran informasi, tetapi mitra strategis dalam mengawal transformasi dan kinerja pelabuhan secara transparan dan bertanggung jawab,” katanya.


Dalam kunjungan tersebut, Pelindo Regional 2 dan CNBC Indonesia juga berdiskusi mengenai dinamika sektor pelabuhan, tantangan logistik nasional, serta pentingnya keterbukaan informasi di tengah perkembangan industri yang semakin kompleks.


Pelindo Regional 2 berharap melalui kegiatan media visit ini, hubungan kemitraan dengan media dapat terus terjaga dan berkembang, sehingga informasi yang disampaikan kepada publik mampu memberikan nilai tambah, edukasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).

Kamis, Februari 12, 2026

Pelabuhan Kuala Tanjung kembali Kedatangan Kapal Pesiar Internasional MV Star Voyager




KUALA TANJUNG  (Media Bisnis Nasional.com)  – Baru-baru ini, PT Prima Multi Terminal atau PMT sebagai Pengelola Pelabuhan Kuala Tanjung Sumatera Utara kembali kedatangan Kapal Pesiar International MV. Star Voyager pada Sabtu (7/2/2026).


MV. Star Voyager kali ini membawa ribuan wisatawan mancanegara, menandai berlanjutnya pelayaran internasional sepanjang 2026. Kunjungan tersebut juga mencerminkan kepercayaan operator global sekaligus membuka peluang pengembangan pariwisata daerah, Sumatera Utara.

Kehadiran wisatawan juga memberi dampak positif bagi UMKM lokal melalui pameran produk kerajinan dan kuliner khas daerah Sumatera Utara.


(Redaksi MBN.Com).


Rabu, Februari 11, 2026

PASTIKAN KESELAMATAN ANGKUTAN LEBARAN, KEMENHUB LAKSANAKAN UJI PETIK KAPAL PENUMPANG DI BANYUWANGI



BANYUWANGI (Media Bisnis Nasional.Com) - Upaya memastikan keselamatan pelayaran pada masa Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 terus diperkuat. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melaksanakan rangkaian kegiatan uji petik kelaiklautan kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur pada 10–12 Februari 2026.


Kegiatan uji petik ini dipimpin oleh Kepala Subdirektorat Rancang Bangun, Stabilitas dan Garis Muat Kapal Ditkapel Amir Makbul didampingi Tim Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).


Sebanyak tiga kapal penumpang yang melayani lintasan penghubung Pulau Jawa dan Pulau Bali serta sekitarnya menjadi objek pemeriksaan, yaitu KMP Portlink VII, KMP Mutiara Sentosa III, dan KMP Perkasa Prima 5.


Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi melalui Marine Inspector sebelumnya telah melaksanakan uji petik terhadap 47 dari total 55 kapal yang beroperasi pada lintas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. Sementara itu, sebanyak 8 kapal lainnya dilakukan uji petik oleh UPP Kelas II Gilimanuk.


Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin menjelaskan bahwa uji petik ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh armada penumpang dalam kondisi laik laut sebelum memasuki periode angkutan lebaran yang diprediksi mengalami peningkatan signifikan jumlah penumpang.


“Uji petik ini kami lakukan untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi, mulai dari kelengkapan dokumen kapal dan awak kapal, alat keselamatan dan pemadam kebakaran, sistem manajemen kapal, alat navigasi, permesinan hingga aspek stabilitas kapal. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama kami,” ujar Samsuddin.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, secara umum kondisi kapal penumpang di Pelabuhan Ketapang dan Tanjung Wangi berada dalam keadaan baik dan laiklaut. Meski demikian, tim menemukan beberapa kekurangan minor yang harus segera dilengkapi dan diperbaiki dalam batas waktu yang telah ditentukan.


Ditjen Hubla menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan mengevaluasi aktivitas transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026, khususnya di pelabuhan-pelabuhan yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang, termasuk pelabuhan penyeberangan. 


Dengan pengawasan yang intensif serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, Ditjen Hubla optimis penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026 dapat berjalan dengan selamat, aman, dan terkendali.


“Kami berkomitmen untuk menciptakan transportasi laut yang tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan laut selama masa mudik maupun libur Lebaran dapat berlangsung lancar tanpa kendala,” pungkas Samsuddin.


(Redaksi MBN.Com/SKY/ETJ/HJ)


Selasa, Februari 10, 2026

Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS Luar Biasa (LB) : TETAPKAN JAJARAN KOMISARIS BARU Pelindo Jasa Maritim atau SPJM

 

 



MAKASSAR (Media Bisnis Nasional.Com) - Pemegang saham PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) merombak jajaran Komisaris SPJM pada 9 Februari 2026.



Pemegang saham SPJM menunjuk Hermanto sebagai Komisaris Utama SPJM menggantikan Otto Ardianto, yang tetap menjadi salah satu anggota Dewan Komisaris SPJM. SPJM juga mengangkat Irma Rahayu Nasution menjadi jajaran Dewan Komisaris SPJM.



Perubahan jajaran Dewan Komisaris SPJM ini tertuang pada Keputusan Sirkuler Para Pemegang Saham di Luar Rapat Umum Pemegang Saham PT Pelindo Jasa Maritim Nomor KP.03/9/2/4/RKTK/UTMA/PLND-26 dan Nomor SK.03/9/2/3/SKPR/UTMA/PSD-26 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim yang ditandatangani oleh Direktur SDM dan Umum PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Direktur Utama PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS) selaku kuasa pemegang saham SPJM.



Pada keputusan ini, para pemegang saham sekaligus memberhentikan secara hormat Neil Iskandar Daulay dan Achmad Idrus selaku anggota Dewan Komisaris sebelumnya.



“Pergantian ini merupakan penyegaran jajaran manajemen Perusahaan dimana peran Dewan Komisaris sangat krusial utamanya dalam pengawasan yang ketat terhadap jalannya operasional Perusahaan. Perubahan ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi organ pengawas Perusahaan baik dari sisi kebijakan maupun pengurusan Perusahaan agar nantinya dapat membantu pencapaian visi dan misi perusahaan sebagai perusahaan maritim berkelas dunia” SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick menjelaskan.



Dengan adanya keputusan ini, maka susunan anggota Dewan Komisaris PT Pelindo Jasa Maritim, berlaku mulai 9 Februari 2026 sebagai berikut:

Hermanto                    : Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen

Otto Ardianto              : Komisaris

Irma Rahayu Nasution: Komisaris

Eris Herryanto             : Komisaris Independen



“Seluruh insan SPJM mengucapkan terima kasih atas seluruh kontribusi dan dedikasi Bapak Neil Iskandar Daulay dan Bapak Achmad Idrus selama menjabat sebagai komisaris SPJM sekaligus selamat kepada dewan komisaris terpilih. Semoga melalui konsistensi dan dedikasi terhadap penguatan tata kelola perusahaan, akselerasi transformasi bisnis, serta upaya mendorong kinerja, SPJM mampu menjamin service excellence kepada seluruh pengguna jasa dan bersaing dikancah dunia,” tegas Tubagus.



(Redaksi MBN.Com/Corcom SPJM).

 

Minggu, Februari 08, 2026

Pelindo Regional 2 Tegaskan Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional pada Peringatan HPN 2026

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pelabuhan di Provinsi Banten sebagai simpul logistik strategis yang menopang pertumbuhan ekonomi regional, sekaligus mendukung sistem logistik nasional.


Komitmen itu disampaikan dalam Seminar Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Hotel Aston Serang, Banten, Sabtu (7/2/2026), yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natahkusuma. Deputi 1 Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Nazib Faisal. Direktur Kepelabuhanan Kementerian Perhubungan, Muhammad Anto Yulianto, dan Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar.


Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa secara nasional Pelindo mengelola jaringan pelabuhan di 32 provinsi dan lebih dari 120 pelabuhan, dengan kontribusi signifikan terhadap arus logistik Indonesia.


Sepanjang tahun 2025, Pelindo mencatat arus petikemas mendekati 20 juta TEUs dan arus barang lebih dari 195 juta ton, dengan pangsa pasar petikemas nasional mencapai lebih dari 90 persen.


“Di dalam sistem logistik nasional tersebut, wilayah Banten memiliki posisi yang sangat penting. Pelabuhan-pelabuhan di Banten tidak hanya melayani kebutuhan lokal, tetapi juga menopang kawasan industri strategis dan distribusi logistik skala nasional,” ujarnya.


Ia menjelaskan, Pelindo Regional 2 mengelola sejumlah pelabuhan di Banten seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, serta kawasan Bojonegara yang menjadi tulang punggung aktivitas logistik bagi kawasan industri Cilegon, Serang, hingga Tangerang bagian barat.


Kinerja arus kapal dan arus barang di wilayah ini menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam periode 2023–2025, seiring meningkatnya kepercayaan pengguna jasa dan aktivitas industri.


Dalam mendukung kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Pelabuhan Ciwandan memainkan peran penting sebagai pelabuhan penyangga.


Pelindo menyiapkan dermaga tambahan, buffer area kendaraan roda dua, serta buffer area logistik untuk truk, guna memastikan arus penumpang dan barang tetap terkendali di tengah lonjakan pergerakan.


“Pengelolaan Nataru di Ciwandan menunjukkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan koordinasi lintas instansi. Pelabuhan tidak bisa bekerja sendiri, tetapi harus terintegrasi dengan sistem transportasi darat dan penyeberangan,” kata Budi.


Selain itu, Pelindo juga mendorong optimalisasi Pelabuhan IKPP sebagai buffer area untuk mendukung Pelabuhan Merak, serta memperkuat integrasi akses menuju dermaga penyeberangan.


Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan kelancaran arus logistik maupun penumpang di wilayah Banten.

 

Pelabuhan Bojonegara

Pelindo Regional 2 turut menaruh perhatian besar pada pengoperasian kembali Pelabuhan Bojonegara sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.


Sejak Oktober 2025, pelabuhan tersebut kembali melayani kegiatan bongkar muat secara bertahap, sembari menyiapkan pengembangan infrastruktur jangka menengah dan panjang.


“Bojonegara kami dorong menjadi pelabuhan yang aman, efisien, dan berdaya saing. Pengembangannya dilakukan secara bertahap, mulai dari perbaikan struktur dermaga, akses jalan, sistem drainase, hingga fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.


Melalui berbagai langkah tersebut, Pelindo menegaskan bahwa pengembangan pelabuhan tidak semata berorientasi pada peningkatan kinerja operasional, tetapi juga pada keberlanjutan, keselamatan, dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


“Pelabuhan harus hadir sebagai enabler pembangunan. Tidak hanya menjadi simpul logistik, tetapi juga penggerak ekonomi dan bagian dari ekosistem pembangunan wilayah,” Pungkas Budi Prasetio.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).  

 

Sabtu, Februari 07, 2026

PERINGATI BULAN BAKTI K3 NASIONAL 2026, PELINDO REGIONAL 2 PALEMBANG SELENGGARAKAN SENAM, DONOR DARAH DAN LAYANAN KESEHATAN GRATIS

 



 

PALEMBANG (Media Bisnis Nasional.com) – Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan berupa donor darah, senam sehat bersama, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini digelar di lingkungan kerja Pelabuhan Boom Baru Palembang sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang sehat, aman, dan produktif.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan di lingkungan kepelabuhanan Palembang, antara lain Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, Distrik Navigasi Kelas I Palembang, Pangkalan TNI AL (LANAL) Palembang, Satpolairud Polrestabes Palembang, Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Palembang, Kantor Bea dan Cukai TMP B Palembang, Rumah Sakit Pelabuhan Palembang, Koperasi TKBM Palembang, serta Anak & Cucu Perusahaan Pelindo Group Regional 2 Palembang.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama sebagai upaya meningkatkan kebugaran jasmani dan semangat kebersamaan antarinstansi. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan tenaga medis professional dari Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Transfusi Darah Kota Palembang, serta pemeriksaan kesehatan gratis bekerjasama dengan Rumah Sakit Pelabuhan Palembang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi kesehatan dasar bagi peserta.

 

General Manager Pelindo Regional 2 Palembang yang diwakili oleh Manager Kepatuhan Bisnis, Iwan Sanjaya menyampaikan “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi nya dari semua stakeholder dan mitra kerja dalam menyukseskan dan turut serta memeriahkan acara ini. Melalui kegiatan donor darah, senam sehat, dan pemeriksaan kesehatan gratis, kami ingin menegaskan bahwa aspek kesehatan dan keselamatan insan pelabuhan merupakan prioritas utama, sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada sesama.”

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai K3 yang tidak hanya berfokus pada keselamatan kerja, tetapi juga pada aspek kesehatan dan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh insan pelabuhan akan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat sinergi lintas instansi, serta mendukung terwujudnya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

 

Peringatan Bulan Bakti K3 Nasional Tahun 2026 di lingkungan Pelindo Regional 2 Palembang akan terus diisi dengan berbagai kegiatan positif dan edukatif sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program nasional keselamatan dan kesehatan kerja.

 

 

(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regioal 2 Palembang).   

 

 

Kamis, Februari 05, 2026

TPK Koja Gelar Management Walkthrough, Rangkaian Peringatan K3

   


TANJUNG PRIOK (Media Bisnis Nasional.com) - Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau disingkat K3 tingkat Nasional, Manajemen Terminal Petikemas Koja atau PK Koja kembali melaksanakan management Walkthrough pada Hari Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di area TPK Koja.


Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat penerapan budaya keselamatan kerja dan memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar.


Melalui kegiatan tersebut  manajemen turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan, berdialog dengan pekerja, serta mengidentifikasi potensi risiko guna meningkatkan keselamatan operasional.


(Redaksi MBN.Com).


 

Rabu, Februari 04, 2026

MENGHUBUNGKAN PASAR MODAL DENGAN INDUSTRI NYATA : Bahana Sekuritas dan Komunitas Saham Kunjungi IPCC untuk Memperkuat Pemahaman Ekosistem Logistik Kendaraan Nasional

 




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) – Sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pemahaman pasar terhadap peran strategis logistik terminal kendaraan nasional, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) membuka ruang dialog dan pembelajaran langsung di lapangan melalui program site visit pemangku kepentingan pasar modal. Dalam kesempatan ini, IPCC menyambut kehadiran Bahana Sekuritas bersama Komunitas Realfunders untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai fondasi bisnis Perseroan, mulai dari kinerja operasional, soliditas keuangan, efektivitas proses bisnis, hingga arah keberlanjutan jangka panjang yang mendukung ekosistem industri otomotif dan perekonomian nasional. Pertemuan ini menjadi ajang pertukaran perspektif yang konstruktif antara manajemen dan pelaku pasar, dihadiri oleh Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi, Direktur Operasi dan Teknik IPCC Bagus Dwipoyono, Direktur Operasional PT Bahana Sekuritas Suryadi Adipranata, Head of Investment Specialist PT Bahana Sekuritas Christy Maryani, Head of Retail Marketing and Product Development Henan Asset Management Haritcha Pahlawati, serta lebih dari 40 Realfunders yang ingin memahami lebih dalam bagaimana IPCC menciptakan nilai berkelanjutan melalui pengelolaan terminal kendaraan yang modern, efisien, dan bertanggung jawab.


Sebagai wujud nyata transformasi operasional berbasis teknologi, IPCC memperkenalkan secara langsung bagaimana digitalisasi menjadi tulang punggung pengelolaan terminal kendaraan modern di Terminal Internasional Branch Jakarta. Melalui penerapan sistem PTOS-C (Pelindo Terminal Operating System–Car), IPCC telah mengintegrasikan seluruh aktivitas operasional mulai dari stevedoring, cargodoring, receiving/delivery, hingga pemeriksaan unit ke dalam satu platform terpadu yang meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi proses bisnis di lapangan, baik di terminal Jakarta maupun di terminal satelit yang dikelola IPCC. Untuk memperdalam pemahaman atas transformasi tersebut, IPCC mengajak para Realfunders menyaksikan langsung implementasi digitalisasi operasional sekaligus berdiskusi mengenai pondasi bisnis dan strategi jangka panjang Perseroan. Dialog ini menegaskan bahwa penguatan kinerja dan nilai perusahaan di pasar modal tidak hanya bertumpu pada capaian finansial, tetapi juga pada komitmen IPCC dalam membangun ekosistem logistik kendaraan yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berkelanjutan.


Sebagai pengelola terminal, IPCC mengedepankan pelayanan prima menuju Green & Smart Port yang telah terealisasi dengan pemanfaatan solar panel untuk penerangan area kantor dan layanan CIF (central inspection facility), digitalisasi dalam proses bisnis serta pemanfaatan kendaraan operasional berbasis Listrik untuk mobilisasi di dalam terminal seperti golf car dan electric car. “Dalam berinvestasi, kami selalu menekankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan: berpegang pada prinsip long term dengan horizon jangka panjang, bersikap adaptif terhadap dinamika pasar melalui re-profiling yang tepat, mengedepankan analisis fundamental sebagai dasar pengambilan keputusan, serta membaca momentum dengan bijak—ikut pada peluang yang dibuka pasar, bukan berusaha melawannya.”, ucap Haritcha dalam paparannya. “Pendekatan investasi yang tepat harus berlandaskan visi jangka panjang berbasis kualitas dan stabilitas, dengan portofolio yang tetap fleksibel untuk menangkap peluang saat kondisi membaik, berfokus pada emiten berfundamental kuat dengan neraca sehat dan tata kelola yang baik, disiplin dalam valuasi serta manajemen risiko di tengah ketidakpastian, sambil terus memantau indikator makro dan pasar untuk melakukan rotasi strategi secara tepat waktu tanpa bersikap agresif melawan market, namun siap memanfaatkan peluang saat visibilitas dan momentum semakin jelas.” tutur Suryadi dalam sambutannya. “IPCC merupakan emiten yang tepat untuk dikunjungi mengingat harga saham IPCC sempat terjun bebas namun dengan manajemen yang handal dan fundamental yang sangat baik mampu menaikkan harga saham IPCC bahkan hampir menyentuh harga IPO di tahun 2025 lalu” sambungnya. 


“Setelah mengarungi tahun 2025 yang cukup menantang, dengan mengusung Integrated Auto Solutions kami akan terus berupaya memenuhi ekspektasi para pemegang saham, stakeholder dan masyarakat untuk menjadikan IPCC lebih baik lagi di tahun 2026.” tutup Sugeng. Selain mengoperasikan terminal kendaraan di Jakarta, saat ini IPCC juga telah mengoperasikan terminal kendaraan di satelit Belawan, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar yang telah terintegrasi dengan satu sama lain dengan sistem PTOS-C dan memiliki standar yang pelayanan yang sama dengan terminal Branch Jakarta.


(Redaksi. MBN.Com/Corcom IPCC).

TPS Perluas Dampak Sosial bagi Anak dan Lansia di Malang

 



SURABAYA (Media Bisnis Nasional.com) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus berupaya menghadirkan peran sosial yang relevan dan berdampak melalui penyaluran bantuan kepada empat yayasan sosial yang menaungi anak-anak yatim, bayi terlantar, serta lansia di wilayah Malang. Kegiatan yang dilaksanakan pada akhir Januari ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) secara berkelanjutan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup kelompok rentan.


Bantuan yang disalurkan dirancang berdasarkan kebutuhan nyata masing-masing lembaga. Di Griya Lansia Kasih Anugerah, yang membina 16 lansia, dukungan TPS diarahkan untuk menciptakan lingkungan tinggal yang lebih layak dan nyaman. Penyediaan kursi lansia untuk aktivitas berjemur, kasur busa, serta perbaikan ruang bersama diharapkan dapat mendukung kesehatan fisik, kenyamanan, dan kesejahteraan psikologis para lansia dalam menjalani aktivitas sehari-hari.


Sementara itu, bagi Panti Asuhan Ar-Rahmah yang mengasuh 15 anak laki-laki dari keluarga dhuafa, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan pokok yang menopang aktivitas harian anak-anak. Dukungan ini diharapkan dapat membantu memastikan anak-anak tetap mendapatkan asupan gizi, rasa aman, serta kenyamanan, sehingga dapat tumbuh dan berkembang dengan lebih baik di tengah keterbatasan yang ada.


TPS juga menyalurkan bantuan kepada Panti Asuhan Yayasan Peduli Kasih yang menaungi 68 anak, mulai dari bayi hingga anak usia sekolah. Bantuan berupa susu bayi, perlengkapan kesehatan, bahan pangan, serta kebutuhan kebersihan rumah tangga ditujukan untuk mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini, menjaga kesehatan, serta menciptakan lingkungan pengasuhan yang lebih higienis dan aman.


Adapun di Panti Jompo Yayasan Peduli Kasih yang merawat 33 lansia dari berbagai daerah, bantuan difokuskan pada pemenuhan kebutuhan perawatan harian. Dukungan ini diharapkan dapat membantu pengelola panti dalam memberikan perawatan yang lebih layak, menjaga kesehatan, serta mempertahankan martabat para lansia dalam keseharian mereka.


Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini tidak semata-mata dilihat dari jumlah atau jenis bantuan, melainkan dari nilai kebermanfaatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh para penerima. “Kami percaya bahwa dukungan yang tepat sasaran dapat memberikan dampak yang lebih bermakna. Melalui program TJSL, TPS berupaya menjadi mitra sosial yang peduli, mendengarkan kebutuhan, dan berkontribusi secara berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.


Erika menambahkan bahwa komitmen sosial TPS akan terus dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menumbuhkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan  keberlanjutan bersama masyarakat.



(Redaksi MBN.Com /Corcom TPS Surabaya).

Selasa, Februari 03, 2026

Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai atau KPLP Tanjung Priok Evakuasi Korban Kecelakaan Kapal Nelayan di Alur Pelabuhan


 


TANJUNG PRIOK (MBN.Com) — Pangkalan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Tanjung Priok melalui Tim Rescue berhasil mengevakuasi korban kecelakaan kapal nelayan yang mengalami tenggelam di perairan Area Buoy 2, alur Pelabuhan Tanjung Priok, pada 3 Feb 2026 kemarin.

 

Evakuasi dilaksanakan setelah Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Pangkalan KPLP Tanjung Priok menerima laporan kejadian. Atas perintah dan reaksi cepat Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok, Fourmansyah, SH, MM, MH, Tim Rescue segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan.

 

Sebanyak tiga orang nelayan berhasil dievakuasi melalui kerja sama Tim SAR dan nelayan di sekitar lokasi kejadian. Seluruh korban dalam kondisi selamat, telah dilakukan pengecekan kesehatan oleh tim Pangkalan KPLP Tanjung Priok, dan selanjutnya kembali ke rumah masing-masing.

 

Kegiatan ini merupakan wujud kehadiran negara melalui KPLP dalam memberikan layanan keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan kepada masyarakat maritim, khususnya di wilayah perairan Pelabuhan Tanjung Priok.

 

(Redaksi MBN.Com).

 

 

 

 

 

TPK Banjarmasin Gencarkan "Safety Awareness" di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident




Banjarmasin (ISL News, 04/02/2026) – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal dan Kolaboratif”, TPK Banjarmasin menggelar serangkaian program HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan baik internal maupun eksternal. 



Penguatan Safety Awareness menjadi krusial perusahaan untuk memitigasi risiko kecelakaan kerja dan potensi bahaya yang sewaktu-waktu dapat terjadi di lini operasional, sekaligus meletakkan fondasi yang kokoh bagi terciptanya ekosistem pelabuhan yang aman, produktif, dan mencapai standar High Performance Zero Accident.



Terminal Head TPK Banjarmasin, Sirin Purnomo, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 tahun ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat ekosistem keselamatan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pegawai hingga mitra kerja eksternal.



"Keselamatan adalah pondasi utama dari produktivitas. Melalui tema High Performance Zero Accident, kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang memasuki area TPK Banjarmasin memiliki kesadaran penuh (awareness) bahwa mereka harus pulang dalam kondisi selamat, sama seperti saat mereka datang. Bulan K3 ini kami isi dengan tindakan preventif dan edukatif yang menyasar seluruh lini operasi," ujar Sirin.



Kegiatan diawali dengan Drill dan Simulasi Tanggap Darurat yang mempraktikkan skenario penanganan ISO Tank bocor dan evakuasi petugas cedera di area Dangerous Goods (CY 1 Blok X) & Penggunaan APAB (Alat Pemadam Api Berat) juga APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Latihan ini bertujuan menguji kecepatan respon tim Emergency Response serta kesiapan infrastruktur evakuasi terminal dalam menghadapi potensi insiden berisiko tinggi secara nyata. Di hari berikutnya juga dilaksanakan Pelatihan Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar oleh Tim Klinik K3 yang membekali pekerja lapangan dengan kemampuan pertolongan pertama (P3K).



TPK Banjarmasin juga berkolaborasi dengan seluruh entitas Pelindo Group melaksanakan Donor Darah yang berhasil mengumpulkan 159 kantong darah. Di sisi safety awareness, digelar sosialisasi 2 hari berturut-turut yang diikuti mulai dari Operator Head Truck (HT), Pengemudi Truk Eksternal, dan TKBM. Mengingat peran vital mereka dalam operasional bongkar muat, forum ini menjadi wadah diskusi sekaligus menekankan agar pekerja senantiasa lebih berhati-hati saat bekerja.



Aris Permana, salah satu peserta Safety Awareness dari JPT Perdana Sekawan Perkasa, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh TPK Banjarmasin sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran keselamatan kerja di lingkungan terminal.



“Kegiatan Safety Awareness ini sangat membantu kami untuk lebih memahami potensi risiko kerja di terminal petikemas. Ini menjadi pengingat bahwa keselamatan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga tanggung jawab kami sebagai pekerja di lapangan,” ujar Aris Permana.



Melengkapi rangkaian kegiatan bulan K3 di TPK Banjarmasin, dilaksanakan Management Walkthrough  untuk melihat penerapan K3 secara secara langsung di lapangan dan bersama pekerja melaksanakan penanaman pohon di area terminal untuk mendukung konsep Green Port serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri dan sehat.



Management TPK Banjarmasin menegaskan inisiatif Safety Awareness dipastikan tidak akan berhenti sebatas seremonial Bulan K3 semata. Momentum ini justru dimaksimalkan sebagai pengingat krusial bagi seluruh pihak untuk terus menjaga konsistensi penerapan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) secara berkelanjutan. Langkah ini mutlak diperlukan demi memastikan tercapainya kinerja operasional yang unggul dan produktif dengan tetap mempertahankan prinsip nihil kecelakaan kerja (zero accident).



(Redaksi MBN.Com/Corcom SPTP).