Pages

Senin, Agustus 31, 2026

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Dukung Generasi Muda Bersih Narkoba melalui Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta




JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) -  Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Utara menggelar kegiatan Sobat Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar) di SMAN 80 Jakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.


Kegiatan yang digelar pada Senin 31 Agustus 2026 ini, merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 2, yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan kualitas generasi muda. 


Pelaksanaan program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Pelindo Regional 2 dalam ekosistem Danantara, melalui penguatan program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.


Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Mundzyr Salim, mengatakan bahwa kegiatan edukasi kepada pelajar menjadi penting karena generasi muda merupakan penerus estafet pembangunan bangsa.


“Sebagai BUMN, selain melaksanakan fungsi bisnis, salah satu peran kami adalah turut serta memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Kami memandang hal ini sangat penting karena ke depan generasi kami akan memasuki masa pensiun dan estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh generasi muda,” ujar Mundzyr.


Menurutnya, upaya mempersiapkan generasi muda perlu dilakukan sejak dini, termasuk dengan membangun pemahaman mengenai bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk memiliki lingkungan pergaulan yang positif.


“Kalau tidak kita siapkan dari sekarang, saya khawatir bangsa ini akan mengalami kemunduran. Karena itu, program seperti ini akan terus kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan ke depan dapat menyebar ke sekolah-sekolah lainnya,” tambahnya.


Mundzyr juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Jakarta Utara dan SMAN 80 Jakarta yang telah memberikan ruang bagi Pelindo untuk berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.


Sementara itu, Kepala BNN Jakarta Utara, Irwan Andy Purnamawan, menyampaikan bahwa pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan nasional, terutama dalam menjaga generasi muda.


“Bapak Presiden menempatkan penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba sebagai salah satu agenda penting. Ini menjadi penting karena kita harus menjaga anak-anak muda, khususnya generasi muda saat ini, agar dapat menjadi generasi emas Indonesia 2045,” kata Irwan.


Ia menjelaskan bahwa Sobat Ananda Bersinar merupakan salah satu upaya untuk membangun keberanian dan kepedulian pelajar dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.


“Program ini mendorong keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba, melindungi diri sendiri, dan melindungi teman dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kami juga mendorong anak-anak muda untuk membangun prestasi,” ujarnya.


Irwan menambahkan, lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pelajar perlu dibekali pengetahuan sekaligus keberanian untuk mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi tekanan atau pengaruh lingkungan.


Melalui kegiatan Sobat Ananda Bersinar, Pelindo dan BNN Jakarta Utara mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun karakter dan kualitas generasi muda.


Bagi Pelindo, keterlibatan dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan TJSL secara berkelanjutan. Dukungan terhadap pendidikan, kesehatan, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari kontribusi sosial Pelindo di tengah masyarakat.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).

IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026, Sukses Realisasikan Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) meraih Impact Commitment Awards dalam ajang InvestorTrust CSR Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen IPCC dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya melalui program unggulan IPCC GEMBIRA (Gerakan Masyarakat Bersih dan Sehat) yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi ibu dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di sekitar wilayah operasional Perseroan. 


Melalui program tersebut, IPCC memberikan dukungan pemenuhan gizi, makanan tambahan, serta edukasi kesehatan kepada penerima manfaat, dengan hasil sebanyak 30 anak mengalami peningkatan status gizi dan 3 anak berhasil keluar dari kondisi stunting.


Plt. Direktur Utama IPCC, Bagus Dwipoyono, mengatakan program GEMBIRA merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk menghadirkan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghasilkan dampak sosial yang nyata dan terukur. “Program ini telah memberikan dampak nyata, di mana 30 anak mengalami peningkatan status gizi dan 3 anak berhasil keluar dari kondisi stunting. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bagus.


Program GEMBIRA juga menjadi bagian dari kontribusi IPCC dalam mendukung Asta Cita keempat Pemerintah, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Pelaksanaan TJSL IPCC diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran sekaligus menciptakan manfaat yang berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menciptakan nilai bersama bagi Masyarakat dan pemangku kepentingan. 


“Lebih lanjut, ke depannya IPCC akan terus memperkuat keberlanjutan program TJSL melalui program-program yang berbasis pada kebutuhan masyarakat, terukur, dan memberikan dampak berkelanjutan. Kami berharap manfaat yang dihasilkan dapat terus diperluas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan,” pungkas Bagus.


(Redaksi MBN.Com/Corcom IPCC).




PSM BERKOLABORASI HADIRKAN ASA UNTUK BANGKIT BERSAMA PASCA BENCANA

 



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Pelindo Solusi Maritim (PSM), sebagai anak usaha level 2 dilingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group, menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkolaborasi dengan berbagai stakeholder di Pelabuhan Tanjung Priok. 


Kegiatan dalam rangka meringankan dampak dari bencana alam yang diinisiasi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Asosiasi, Pelindo Grup, Pelni dan mitra strategis lainnya saling berkolaborasi untuk memusatkan bantuan pada posko yang berada di Terminal Penumpang Tanjung Priok. PSM memberikan bantuan berupa kebutuhan khusus perempuan dan popok bayi, perlengkapan mandi, serta bahan pangan instan berupa mie, biskuit, susu, dan protein dalam kemasan kaleng. 


Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata kehadiran PSM di tengah masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana, sekaligus memperkuat pesan dimasyarakat bahwa sebagai bagian dari Pelindo Group, PSM tidak hanya berperan sebagai penggerak konektivitas maritim nasional khususnya pada sisi galangan dan terminal support, tetapi juga sebagai agen perubahan yang turut memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana alam khususnya di NTT. Bantuan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah terkumpul diberangkatkan menggunakan KM. Tidar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur yang akan berlayar selama 3-4 hari dan didistribusikan secara merata kepada Masyarakat disana.


Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PSM, Roy Fraser Hendrik, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat NTT. 


"Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau ekslusif. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, agar proses pemulihan pasca bencana berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. PSM hadir bukan sekadar memberi bantuan material, tetapi juga membawa semangat optimisme bahwa masyarakat NTT mampu bangkit dan menata kembali kehidupan secara bersama-sama," ujar Roy.


la menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PSM untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah operasional maupun daerah yang membutuhkan dukungan dari sisi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).


Senior Manager Sekretaris Perusahaan PSM, Moch. Ilhamsyah, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini sejalan dengan arah besar transformasi BUMN di bawah Danantara Indonesia yang mendorong perusahaan khususnya BUMN untuk tumbuh berkelanjutan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. "Dukungan TJSL ini adalah cerminan bahwa pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial harus berjalan beriringan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan Perusahaan namun juga Masyarakat yang membutuhkan. PSM berkomitmen untuk terus menghadirkan program dan dukungan dalam bentuk TJSL yang berkelanjutan, selaras dengan visi Danantara Indonesia dalam memperkuat dan meningkatkan peran aktif BUMN sebagai motor penggerak perekonomian nasional yang berdampak luas bagi masyarakat," tutur Ilhamsyah.


Melalui kontribusi ini, PSM ingin menegaskan posisinya bukan hanya sebagai entitas bisnis di sektor maritim, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group yang berperan aktif memperkuat fondasi sosial dan ekonomi bangsa, terutama di saat masyarakat membutuhkan dukungan untuk bangkit dari keterpurukan.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PSM).


Meriahkan Kemerdekaan Indonesia, PT Pelindo Jasa Maritim Berikan Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah




MAKASSAR (Mediabisnisnasional.com)  - Warga bersama jajaran RT/RW hingga Kelurahan Tabaringan bergotong Royong menata dan mempercantik Lorong 154, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, dengan membuat lukisan dinding di sepanjang lorong tersebut. Perubahan ini terjadi setelah PT Pelindo Jasa Maritim menggulirkan program gerakan lingkungan dan kebersihan di kawasan permukiman padat penduduk itu. Lurah Tabaringan, Adiningrat Putra Sainal, S.Pd., Lc., Gr., menyampaikan hal tersebut sembari mengapresiasi perubahan kondisi lingkungan yang terjadi secara bertahap sejak program berjalan.


Menurut Adiningrat, sebelum program dari PT Pelindo Jasa Maritim hadir kondisi Lorong 154 tergolong biasa saja dan belum menunjukkan perubahan berarti dari sisi kebersihan maupun estetika lingkungan. Ia menilai edukasi kepada warga soal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan saat itu masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar kebiasan lama benar-benar bisa berubah.setelah gerakan lingkungan tersebut di gulirkan, warga di lorong itu mulai tergerak untuk beraktivitas secara kolektif dan mengambil langkah yang berbeda dari kebiasan sehari-hari sebelumnya.


“Alhamdulilah, setelah adanya gerakan lingkungan kebersihan dari PT Pelindo Jasa Maritim, dengan adanya kegiatan ini kami mulai terdorong untuk bergerak melalukan sesuatu yang lain daripada yang lain, untuk mengubah kebiasan yang masih kurang baik menjadi lebih baik lagi.” ujar Adiningrat Putra Sainal. 


Ia menjelaskan bahwa dorongan perubahan itu turut menggerakan warga secara umum di Kelurahan Tabaringan dan secara khusus di lingkup RT setempat untuk bergerak bersama menata lingkungan. Adiningrat menyebut bahwa kunci utama keberhasilan gerakan ini terletak pada kekompakan warga beserta jajaran pimpinan RT dan RW yang sudah lebih dulu terbangun di lingkungan tersebut, ditambah keteladanan yang ditunjukkan langsung oleh kepalah wilayah setempat sebagai motivator terbesar bagi warganya untuk bergerak menuju lingkungan yang lebih berkualitas. Kendati demikian, Adinigrat mengakui bahwa mengajak seluruh warga untuk turut serta bukan perkara mudah dan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program ini dilapangan. Ia menyebut tantangan terbesar justru muncul pada tahap awal mengajak partisipasi warga secara menyeluruh.


“Tantangan terbesarnya itu adalah bagaimana kita bisa merangkul warga untuk turun membantu kerja bakti,kerja sama warga RT/RW untuk menuju satu tujuan yang sama,” sambung Adiningrat Putra Sainal.


Dari tantangan tersebut, pihak kelurahan bersama pengurus RT/RW secara bertahap memberikan kesadaran dan edukasi yang lebih matang kepada seluruh warga, termasuk tetangga sekitar lorong, agar semakin banyak pihak yang mau terlibat langsung. Adiningrat menyebut dukungan penuh dari PT Pelindo Jasa Maritim menjadi faktor penting yang turut menopang keberlangsungan program, termasuk dalam pelaksanaan kegaiatan-kegiatan berskala lebih besar di lingkungan tersebut. Ia turut memberikan apresiasi khusus atas keteladanan yang ditunjukkan langsung oleh jajaran perusahaan dalam meemberikan edukasi kepada warga, yang menurutnya membuat masyarakat semakin berempati dan memiliki rasa saling menghargai untuk bergotong royong satu sama lain.


“Kami selaku kepala Kelurahan Tabaringan sangat berterima kasih banyak dari lubuk hati yang paling dalam, mewakili segenap warga Kelurahan Tabaringan, RT/RW, serta seluruh perangkat kelurahan atas apa yang telah diselenggarakan oleh PT Pelindo Jasa Maritim ini,” ujar Adinigrat Putra Sainal. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa hasil nyata di lapangan menjadi bukti utama keberhasilan sebuah program,bukan sekedar narasi yang disampaikan secara lisan kepada masyarakat.


SVP Sekretaris Perusahaan Tubagus Patrick menyebutkan, “Gerakan lingkungan dan kebersihan yang digagas PT Pelindo Jasa Maritim di Lorong 154 adalah bagian dari program TJSL yang sudah dilakukan sejak lama. Selain lomba lukisan dinding di tahun ini, sebagai bagian menjaga kelestarian lingkungan, PJM juga telah di tahun sebelumnya berkontribusi menyulap lahan bekas tambang batu bata di era belanda di Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi Denassa Botanical Garden. Transformasi ekologis ini dilakukan secara bertahap untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati kawasan Wallacea yang semakin tertekan.”


“Kolaborasi warga kelurahan dan sektor korporasi dalam menata kawasan permukiman padat penduduk di pesisir Kota Makassar perlu ditingkatkan di tahun – tahun mendatang. Perubahan yang dihasilkan, mulai dari kesadaran kolektif warga hingga lukisan dinding di sepanjang lorong, menunjukkan bahwa keberlanjutan sebuah program lingkungan sangat bergantung pada kekompakan masyarakat dan keteladanan para pemangku kepentingan di tingkat lokal.”, tutup Tubagus Patrick.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PJM).

PELINDO REGIONAL 2 PALEMBANG BERSAMA STAKEHOLDER IKUTI VERIFIKASI LAPANGAN TIM PBUS KEMENTERIAN KESEHATAN RI



PALEMBANG (Mediabisnisnasional.com)  - Pelindo Regional 2 Palembang bersama sejumlah stakeholder kepelabuhanan mengikuti verifikasi lapangan yang dilaksanakan oleh Tim Verifikasi Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang.


Verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Pelabuhan Sehat Tahun 2026, sebagai tindak lanjut dari tahap verifikasi sebelumnya. Penilaian mencakup aspek kesehatan lingkungan, sanitasi, pengendalian risiko kesehatan, hingga kesiapsiagaan pelabuhan dalam melindungi kesehatan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Program PBUS sendiri diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI sebagai upaya mewujudkan pelabuhan dan bandar udara yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh penggunanya.


Kegiatan ini dihadiri Tim Verifikator Lapangan Kementerian Kesehatan RI, didampingi oleh Iwan Sanjaya, Manager Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Palembang, beserta perwakilan stakeholder dari berbagai instansi, di antaranya Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, LANAL, KSK Boom Baru, Satpolairud Polrestabes Palembang, Distrik Navigasi, Rumah Sakit Pelabuhan Palembang, Imigrasi, Dinas Kesehatan Kota Palembang, Puskesmas Boom Baru, Bea Cukai, Balai Karantina Sumsel, serta KSOP Kelas I Palembang.


Menanggapi kegiatan ini, Iwan Sanjaya, Manager Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Palembang, menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran seluruh instansi dalam verifikasi lapangan Pelabuhan Sehat hari ini. Sinergi lintas sektor seperti ini menjadi kunci utama dalam memastikan Pelabuhan Boom Baru memenuhi standar kesehatan lingkungan yang telah ditetapkan."


Melalui keikutsertaan dalam verifikasi lapangan ini, Pelindo Regional 2 Palembang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam mewujudkan pelabuhan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jasa kepelabuhanan.


(Redaksi ISL News/Humas Pelindo Regional 2 Palembang).

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit*

 


SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak sukses melaksanakan uji coba implementasi Zona EAZI (Easy Access Zone Integration) di TPK Berlian, Surabaya selama 1 bulan dimulai tanggal 4 Agustus 2026 hingga saat ini.


Uji coba ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan zona EAZI sekaligus mendukung kelancaran pergerakan kapal dan arus logistik di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui koordinasi antar pihak, pelayanan kapal dapat dilakukan dengan waktu yang lebih efisien.


Uji coba pertama dilakukan pada KM Icon Filipi IV 89 yang bergerak menggantikan posisi KM Mitra Kendari. Proses pergantian kapal atau Ship to Ship (STS) berlangsung pada pukul 19.38 hingga 20.07 WIB, atau hanya membutuhkan waktu 29 menit (0,48 jam), terhitung sejak last line KM Mitra Kendari hingga first line KM Icon Filipi IV 89.


Capaian tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan dibandingkan rata-rata waktu pergantian kapal/Ship to Ship (STS) di TPK Berlian pada periode April–Juni 2026 yang tercatat rata-rata selama 209 menit atau 3,48 jam. Pada periode tersebut, waktu pergantian kapal masing-masing tercatat 3,88 jam pada April, 3,10 jam pada Mei, dan 3,45 jam pada Juni.


“Capaian 29 menit ini menunjukkan bahwa optimalisasi zona EAZI dan koordinasi antarpihak dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi waktu pelayanan kapal” ujar Burhanudin, Terminal Head TPK Berlian.

Menurut Burhanudin, keberhasilan uji coba ini menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan fleksibilitas pelayanan kapal serta mengoptimalkan utilisasi terminal.


“Ke depan, pola pelayanan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui sinergi dan koordinasi yang semakin baik, sehingga waktu tunggu kapal dapat ditekan dan pelayanan kapal lebih optimal” lanjut Burhanudin.


Keberhasilan uji coba di TPK Berlian menjadi bagian dari rencana optimalisasi EAZI. Selanjutnya, penerapan serupa direncanakan untuk mendukung pelayanan pergantian kapal pada Lintas Brantas - Hijau Sejuk dan Ayer Mas - Intan Data.


Optimalisasi Zona EAZI diharapkan dapat meningkatkan utilisasi terminal, mempercepat pergerakan kapal, serta mendukung kelancaran rantai logistik di wilayah Tanjung Perak. Sinergi antara operator terminal, KSOP, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin adaptif, aman, dan efisien.


(Redaksi MBN.Com/Corcom TTL).

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

 



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) — Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun dari sejumlah pihak di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Bantuan tersebut diserahkan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok untuk selanjutnya dikirimkan melalui jalur laut.


Sejumlah bantuan yang terkumpul berasal dari Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), serta sejumlah mitra lainnya. Bantuan tersebut rencananya akan diangkut menggunakan KM Tidar pada 29 Agustus 2026 untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.


Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra mengatakan, pengumpulan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dari berbagai pihak yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok.


“Pengumpulan bantuan ini menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dari berbagai pihak di Pelabuhan Tanjung Priok. Pelindo bersama INSA dan para mitra turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan yang telah terkumpul selanjutnya kami serahkan melalui KSOP untuk dapat dikirimkan melalui jalur laut,” ujar Yandri.


Kepala KSOP Utama Tanjung Priok mengatakan, bantuan yang telah dihimpun akan segera diberangkatkan dengan memanfaatkan konektivitas pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok. Selain bantuan yang sudah terkumpul, pihaknya berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus berdatangan.


“Bantuan yang telah terkumpul ini akan segera kami berangkatkan menuju NTT. Rencananya, bantuan akan diangkut menggunakan KM Tidar pada 29 Agustus. Kami berharap bantuan dari pihak lain juga dapat terus terkumpul sehingga dapat segera dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.


Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Cabang Jakarta mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam proses penyaluran bantuan tersebut. Menurut dia, konektivitas laut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengiriman bantuan ke wilayah yang membutuhkan.


“Pelni mengapresiasi sinergi antara Kementerian Perhubungan, KSOP Utama Tanjung Priok, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, serta seluruh mitra dalam penyaluran bantuan ini. Pelni siap mendukung kegiatan kemanusiaan dan penyaluran bantuan melalui konektivitas laut yang kami miliki,” ujarnya.


Bantuan tersebut diharapkan dapat segera diterima masyarakat di wilayah terdampak. Pengiriman melalui jalur laut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung penanganan bencana di NTT.


(Redaksi MBN.Com/YP).