Pages

Kamis, Agustus 06, 2026

MTI dan PSL Bersama Pelindo Grup Membangun Generasi Sehat, menuju Indonesia Emas

 

 



JAKARTA (Mediabinisnasional.com) - Sebagai bagian dari komitmen Pelindo Group dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, PT Multi Terminal Indonesia berkolaborasi bersama PT Pelindo Solusi Lokaseva, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, PT Menara Maritim Indonesia, PT IPC Terminal Petikemas, PT Jasa Armada Indonesia, dan PT Pelabuhan Tanjung Priok dalam pelaksanaan Program PELITA 2026 (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting) melalui kegiatan Edukasi Gizi dan Workshop Olah Menu Sehat.


Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Pelindo Group dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. Melalui edukasi gizi dan praktik penyusunan menu sehat, program ini memberikan pemahaman kepada ibu hamil dan orang tua balita bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang baik, kemudian dilanjutkan dengan pola asuh dan asupan nutrisi yang tepat pada masa tumbuh kembang anak.


Kami percaya bahwa kolaborasi lintas perusahaan tidak hanya memperkuat sinergi dalam dunia usaha, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bersama, kita membangun fondasi bagi lahirnya generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas.


-PT MTI Berlaborasi Bersama:
-PT Pelindo Solusi Lokaseva
-PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk
-PT Menara Maritim Indonesia
-PT IPC Terminal Petikemas
-PT Jasa Armada Indonesia
-PT Pelabuhan Tanjung Priok
-PT Multi Terminal Indonesia
Mari bersama mengambil peran dalam mencegah stunting, dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, demi masa depan Indonesia yang lebih baik.


(Redaksi MBN.Com).

Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial dengan Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama




MAKASSAR (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu Periode 2026 - 2028. 


Kegiatan yang berlangsung di Makassar, Kamis (6/8/2026) ini menjadi forum untuk menyamakan pemahaman mengenai hak dan kewajiban pekerja serta perusahaan sebagai landasan dalam menciptakan hubungan kerja yang produktif, berkeadilan, dan berkelanjutan.


Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu, Dodi Nurdiana, mengatakan bahwa Perjanjian Kerja Bersama merupakan hasil kesepahaman yang dibangun melalui dialog konstruktif antara manajemen dan serikat pekerja. Karena itu, pemahaman yang utuh terhadap substansi PKB menjadi kunci dalam menjaga hubungan industrial yang sehat di lingkungan perusahaan.


“PKB bukan sekadar dokumen yang mengatur hubungan kerja, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang saling menghormati, menjunjung profesionalisme, serta memberikan kepastian bagi pekerja maupun perusahaan. Dengan pemahaman yang sama, kita dapat menjaga sinergi dan menghadapi tantangan perusahaan secara bersama-sama,” ujar Dodi.


Sementara itu, Group Head Layanan Strategis SDM Pelindo, Basuki Soleh, menegaskan bahwa PKB merupakan instrumen strategis yang mendukung terciptanya tata kelola ketenagakerjaan yang adaptif dan selaras dengan arah transformasi perusahaan.


“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap Port Captain Pelindo memahami substansi PKB secara menyeluruh sehingga implementasinya dapat berjalan konsisten di seluruh wilayah kerja. Hubungan industrial yang harmonis merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung peningkatan kinerja perusahaan,” katanya.


Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen Pelindo Regional 4 dalam membangun komunikasi yang terbuka serta memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan pekerja.


“Pemahaman yang baik terhadap Perjanjian Kerja Bersama akan menciptakan kesamaan persepsi dalam pelaksanaannya di lingkungan kerja. Kami berharap seluruh pekerja dapat menjadikan PKB sebagai pedoman bersama dalam menjalankan hak dan kewajiban secara profesional, sehingga tercipta hubungan industrial yang kondusif dan mendukung pencapaian tujuan perusahaan,” ujar Rinto.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Group Head Hukum Pelindo Akhirman, Group Head Strategi SDM Pelindo Cucu Kuswoyo, Tim Perunding Perjanjian Kerja Bersama (PKB), serta seluruh anggota Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) Bersatu di wilayah Pelindo Regional 4 yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.


Melalui sosialisasi ini, Pelindo bersama SPPI Bersatu menegaskan komitmennya untuk terus membangun hubungan industrial yang harmonis, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan pekerja sekaligus mendukung keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah dinamika industri kepelabuhanan.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 4).