Pages

Senin, Juli 20, 2026

Menteri Koordinator AHY Tinjau BMTH, Percepat Penataan Kawasan dan Pengembangan Marina Internasional

 


BALI (Mediabisnisnasional.com) - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung progres pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa, Bali, Selasa (21/7). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pengembangan BMTH sebagai kawasan pariwisata maritim terpadu sekaligus membahas sejumlah isu strategis yang perlu diselesaikan bersama guna mendukung operasional kawasan secara optimal.


Dalam kunjungan tersebut, Menko AHY meninjau Area Pengembangan I BMTH yang direncanakan menjadi Marina District, serta membahas penataan kawasan, termasuk rencana relokasi kapal perikanan dari area pengembangan BMTH guna meningkatkan keselamatan pelayaran dan mendukung pengembangan marina bertaraf internasional. Selain itu, pemerintah juga membahas percepatan penyelesaian sejumlah regulasi terkait pengelolaan marina yacht dan kapal pesiar (cruise) sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata maritim yang terintegrasi dan berdaya saing global.


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa BMTH merupakan salah satu proyek strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus memberikan multiplier effect bagi perekonomian.


"Pengembangan BMTH merupakan bagian penting dari upaya kita untuk memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi maritim nasional. Negara telah hadir melalui dukungan investasi pemerintah, sehingga seluruh tahapan pengembangannya perlu kita selesaikan secara terpadu agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat maupun perekonomian nasional," ujar AHY.


Salah satu isu strategis yang menjadi perhatian dalam pengembangan BMTH adalah penataan kapal perikanan yang saat ini masih bersandar di kawasan BMTH. Penataan dilakukan secara bertahap seiring dengan rencana pembangunan Pelabuhan Perikanan Pengambengan sebagai lokasi relokasi aktivitas perikanan di masa mendatang.


Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo, mengatakan bahwa penataan kawasan dilakukan untuk menciptakan tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, dan mampu mengakomodasi berbagai aktivitas maritim secara berdampingan.


"Penataan kawasan ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kawasan pelabuhan yang aman, tertib, dan memiliki fungsi yang semakin optimal. Dengan pengaturan ruang dan alur pelayaran yang baik, aktivitas perikanan tetap dapat berjalan, sementara pengembangan marina internasional juga dapat berlangsung secara harmonis dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional," ujar Prasetyo.


Area Pengembangan I BMTH direncanakan menjadi Marina District yang mampu menampung hingga 180 kapal yacht dengan panjang maksimum mencapai 90 meter. Kawasan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain area hiburan (entertainment district), kawasan gaya hidup (lifestyle district), serta ruang publik yang terintegrasi sebagai destinasi pariwisata maritim bertaraf internasional.


Pengembangan BMTH diharapkan semakin memperkuat posisi Pelabuhan Benoa sebagai gerbang pariwisata maritim Indonesia. Hal tersebut tercermin dari tren positif kunjungan kapal pesiar yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, tercatat 65 kapal pesiar internasional bersandar di Pelabuhan Benoa, meningkat 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, jumlah wisatawan internasional yang datang melalui kapal pesiar mencapai sekitar 146 ribu orang, atau tumbuh 36 persen secara tahunan.


Melalui sinergi antara pemerintah, Pelindo, serta seluruh pemangku kepentingan, pengembangan BMTH diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Bali, memperkuat daya saing pariwisata maritim Indonesia, sekaligus menjadikan Pelabuhan Benoa sebagai salah satu destinasi marina dan kapal pesiar terkemuka di kawasan Asia Pasifik.


(R.Pandji/Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 3).

Pelindo Group Regional 2 Palembang Support Pengawasan Kepabeanan di Terminal Petikemas Pelabuhan Boom Baru

  



PALEMBANG (Mediabisnisnasional.com) - Pelindo Group Regional 2 Palembang mendukung pelaksanaan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan oleh Bea Cukai di kawasan pabean Terminal Petikemas Pelabuhan Boom Baru Palembang sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan kepabeanan serta memastikan kelancaran aktivitas logistik di pelabuhan.


Kegiatan pemeriksaan tersebut merupakan bentuk implementasi pengawasan di kawasan pabean guna memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai dengan ketentuan kepabeanan yang berlaku. Selain meningkatkan kepatuhan para pengguna jasa, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan serta kelancaran arus barang ekspor dan impor melalui Pelabuhan Boom Baru Palembang.


Sebagai operator pelabuhan, Pelindo Regional 2 Palembang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah, termasuk Bea Cukai, melalui penyediaan fasilitas dan operasional pelabuhan yang memenuhi standar pelayanan, keamanan, dan keselamatan.


Sinergi yang terjalin antara Pelindo dan Bea Cukai serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan menjadi faktor penting dalam mewujudkan ekosistem logistik yang efisien, transparan, dan berdaya saing. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan kawasan pelabuhan yang aman, tertib, serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan nasional maupun internasional.


Pelindo Group Regional 2 Palembang akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder guna memastikan pelayanan kepelabuhanan berjalan optimal serta mendukung peningkatan kinerja logistik nasional melalui pengelolaan pelabuhan yang profesional, andal, dan berkelanjutan.




(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Palembang).

BKI Jajaki Kerja sama dengan PT Jasaraharja Putera Soal Kelayakan Teknis



INDONESIA (Mediabisnisnasional.com) - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Jasaraharja Putera di Kantor Pusat BKI, Jakarta. Penandatanganan ini menjadi langkah awal kedua perusahaan untuk menjajaki kerja sama di bidang peningkatan kelayakan teknis, pendidikan, serta pengembangan dan pertukaran ilmu pengetahuan guna mendukung peningkatan keselamatan dan kualitas layanan di sektor maritim.


Penandatanganan MoU tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, didampingi Direktur Operasi Bisnis Klasifikasi BKI, Arief Budi Permana, beserta jajaran manajemen. Dari pihak PT Jasaraharja Putera, hadir Direktur Utama Abdul Haris, Direktur Pemasaran Imam Hendrawan, beserta jajaran manajemen.

Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BKI untuk mendukung peningkatan standar keamanan, keselamatan, dan kepatuhan di sektor maritim melalui kapasitas, kompetensi, independensi, serta keahlian teknis yang dimiliki perusahaan. “Nota Kesepahaman ini adalah langkah awal. Harapan kami, dengan adanya MoU ini akan memberikan peran kontribusi kita kepada publik dan negara terhadap keamanan dan keselamatan pelayaran kapal di Indonesia.”, Ujar Benny.

Kerja sama ini menjadi salah satu upaya BKI untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung terciptanya ekosistem maritim yang lebih aman, andal, dan berkelanjutan guna meningkatkan keselamatan pelayaran nasional.

(R.Pandji/Redaksi MBN.Com).

IDSurvey Gelar Kick-off Meeting Transformasi, Momentum Satukan Visi Perkuat kolaborasi dan Komitmen



INDONESIA (Mediabisnisnasional.com) - Setiap perubahan menghadirkan tantangan dan peluang. Bersama, kita beradaptasi, bertransformasi, dan melangkah menuju masa depan.


Pada 2 Juli 2026, IDSurvey resmi menggelar Kick-off Meeting Transformasi sebagai momentum untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, dan membangun komitmen dalam menghadapi tantangan sekaligus menangkap peluang di masa depan.


Transformasi ini bukan sekadar perjalanan internal perusahaan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat peran IDSurvey dalam mendukung daya saing industri nasional, mendorong inovasi, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan, pemangku kepentingan, dan Indonesia.


Melalui semangat transformasi, setiap Insan IDSurvey memiliki peran penting dalam mewujudkan perusahaan yang semakin adaptif, unggul, dan berdaya saing global. Bersama, kita membangun budaya yang lebih agile, kolaboratif, dan siap menghadapi perubahan.


Karena transformasi bukan hanya tentang mengubah proses, tetapi juga tentang mengubah cara berpikir, cara bekerja, dan cara bertumbuh bersama.


(R.Pandji/Redaksi MBN.Com).

Oversight Dirjen Perhubungan Laut dilaksanakan di BKI Cabang Utama Banten



BANTEN (Mediabisnisnasional.com) - Kegiatan Oversight Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) Semester I Tahun 2026 telah dilaksanakan di BKI Cabang Utama Klas Banten, BKI Cabang Pratama Klas Semarang, dan Kantor Pusat PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero). 


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi oleh tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) serta Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (DitKPLP) terhadap pelaksanaan pendelegasian layanan survei dan sertifikasi statutoria kepada BKI sebagai Recognized Organization (RO).


Rangkaian kegiatan meliputi evaluasi implementasi layanan statutoria, pertemuan koordinasi bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat (Banten dan Semarang), serta witnessing survey di Semarang sebagai bagian dari peninjauan pelaksanaan survei di lapangan.


Melalui kegiatan oversight ini, BKI terus berkomitmen mendukung Pemerintah Indonesia dalam penyelenggaraan layanan survei dan sertifikasi statutoria yang andal dan selaras dengan ketentuan yang berlaku guna mendukung keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim.


(RPandji/Redaksi MBN.Com).

Pelindo Regional 4 Berbagi, Santuni 100 Anak Yatim



MAKASSAR (Mediabisnisnasional.com)  – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar pengajian dan santunan kepada 100 anak yatim dengan mengusung tema “Pelindo Berbagi, Merajut Keberkahan, Menebar Kepedulian” yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4, Makassar, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat melalui semangat berbagi dan kebersamaan.


Santunan tersebut diberikan kepada 100 anak yatim yang berasal dari tiga panti asuhan di Kota Makassar, yakni Panti Asuhan Mardiyah, Panti Asuhan Sejati, dan Panti Asuhan Guppi. Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustaz Ridwan Sese, yang mengajak seluruh peserta untuk terus menumbuhkan rasa syukur, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.


Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan bisnis, tetapi juga pada pembangunan nilai-nilai kemanusiaan.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan anak-anak yatim dan para pengurus panti asuhan. Pelindo percaya bahwa keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat dalam “Melayani Sepenuh Hati”. Karena itu, kami berharap santunan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, beribadah, dan meraih cita-cita,” ujar Rinto.


Menurutnya, tema “Pelindo Berbagi, Merajut Keberkahan, Menebar Kepedulian” mencerminkan semangat perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.


“Momentum seperti ini juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Pelindo bahwa keberkahan tidak hanya diperoleh dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kepedulian dan keikhlasan dalam berbagi kepada mereka yang membutuhkan,” tambahnya.


Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Sejati, Salahuddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan Pelindo Regional 4 kepada anak-anak yatim.


“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pelindo Regional 4 atas santunan dan perhatian yang diberikan kepada anak-anak kami. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi mereka, bukan hanya dari sisi materi, tetapi juga menjadi penyemangat karena mereka merasa diperhatikan dan disayangi. Semoga Pelindo senantiasa diberikan keberkahan, kelancaran dalam menjalankan usahanya, dan terus dapat berbagi manfaat kepada masyarakat,” tuturnya.


Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Momen tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara Port Captain Pelindo dengan masyarakat sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai tambah bagi lingkungan sosial.


Melalui kegiatan tersebut, Pelindo Regional 4 berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh, sehingga keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan kontribusi terhadap sektor kepelabuhanan, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah operasionalnya.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 4).