Pages

Selasa, Juli 07, 2026

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

 



MBN.Com, TANJUNG PRIOK - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) menerima kunjungan kerja Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Partono, di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (7/7). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik sekaligus evaluasi terhadap implementasi pelayanan di lingkungan Pelindo.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan Ombudsman meninjau sejumlah fasilitas pelayanan, di antaranya Planning and Control PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), Terminal Penumpang Tanjung Priok, serta Terminal NPCT1. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses pelayanan kepada masyarakat dan pengguna jasa di kawasan pelabuhan.


Anggota Ombudsman RI, Partono, mengapresiasi transformasi pelayanan yang telah dilakukan Pelindo. Menurutnya, pelayanan publik di lingkungan Pelindo telah menunjukkan kualitas yang baik dan layak menjadi contoh bagi BUMN lainnya.


"Pelayanan publik di Pelindo sudah berjalan dengan sangat baik. Mulai dari aspek sistem, fasilitas, hingga respons terhadap pengguna jasa menunjukkan perubahan yang positif," ujar Partono.


Ia menilai komitmen Pelindo dalam meningkatkan kualitas layanan perlu terus dipertahankan.


"Praktik pelayanan seperti ini patut menjadi contoh bagi BUMN lain dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan berorientasi kepada masyarakat," tambahnya.


Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Hendri Ginting, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan masukan yang diberikan Ombudsman RI.


"Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ombudsman RI. Masukan yang diberikan menjadi bagian penting dalam upaya kami terus meningkatkan kualitas pelayanan publik," kata Hendri.


Menurut Hendri, Pelindo berkomitmen menjadikan pelayanan publik sebagai salah satu prioritas utama perusahaan, sejalan dengan transformasi kepelabuhanan yang terus dijalankan.

 

Sementara itu, Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya pelayanan di seluruh unit operasional Pelindo.


"Pelayanan yang baik harus menjadi budaya, bukan sekadar memenuhi standar. Karena itu kami terus memastikan setiap layanan berjalan cepat, aman, dan memberikan kepastian bagi pengguna jasa," ujar Budi.


Ia menambahkan, evaluasi dari Ombudsman akan menjadi bahan perbaikan agar kualitas pelayanan Pelindo semakin baik.


"Kami terbuka terhadap setiap masukan. Kolaborasi dengan Ombudsman menjadi pengingat agar transformasi yang kami lakukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tutupnya.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).

HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat Sekitar



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13, PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mengawali rangkaian perayaannya melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa khitanan massal bagi 20 anak dari Rumah Qur'an Safaraz Insani dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Cilincing, Jakarta Utara.

 

Sebagai agenda pembuka rangkaian HUT ke-13, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian IPC TPK dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan lingkungan sekitar.

 

Program khitanan massal diselenggarakan bekerja sama dengan Rumah Qur'an Safaraz Insani Yayasan Sahabat Islami, DPC SPPI Bersatu PT IPC Terminal Petikemas. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh layanan khitan yang gratis aman, nyaman, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.

 

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, mengatakan bahwa momentum HUT ke-13 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat "Hari jadi perusahaan bukan hanya menjadi momen untuk mengenang perjalanan IPC TPK selama 13 tahun, tetapi juga kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat yang telah tumbuh bersama kami," ujar Daniel.

 

Khitanan massal merupakan salah satu program TJSL IPC TPK yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap layanan kesehatan. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 3: Good Health and Well-being, yang berfokus pada kehidupan sehat dan kesejahteraan bagi semua.

 

Melalui semangat HUT ke-13, IPC TPK terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Perusahaan meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan perlu berjalan seiring dengan kontribusi sosial yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

 

"Kami berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan ini dapat terus terjaga. Ke depan, IPC TPK akan terus menghadirkan berbagai program TJSL yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan," tutup Daniel.

 

(Red. MBN.Com/Corcom IPC TPK).

TTL Gandeng SUARA SURABAYA MEDIA, Perkuat MITIGASI KEPADATAN ARUS LOGISTIK di Surabaya

 


SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan jajaran manajemen Suara Surabaya Media sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan media dalam mendukung penyampaian informasi publik yang akurat, berimbang, dan konstruktif, khususnya terkait pengelolaan arus kendaraan logistik di kawasan terminal.


Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi TTL untuk memperkenalkan implementasi Terminal Booking System (TBS) dan Waiting Area sebagai inovasi operasional dalam mengatur arus kedatangan truk menuju terminal secara lebih tertib, aman, dan efisien. Inovasi ini menjadi salah satu langkah perusahaan dalam memitigasi potensi kepadatan lalu lintas barang, baik di akses menuju terminal maupun di area layanan operasional.


Rombongan Suara Surabaya Media dipimpin oleh Pemimpin Redaksi Suara Surabaya, Eddy Prastyo, bersama Wakil Pemimpin Redaksi Suara Surabaya, Restu Indah, serta jajaran manajemen Suara Surabaya lainnya. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, didampingi Sekretaris Perusahaan, Syaiful Anam, Terminal Head TPK Teluk Lamong, Pierre Rochel, Terminal Head TPK Berlian, Burhannudin, serta Manager Pendukung Operasi TPK Nilam, Fatah Hidayat.


Pertemuan diawali dengan sesi diskusi dan perkenalan yang membahas perkembangan operasional terminal, transformasi layanan kepelabuhanan, serta berbagai upaya TTL dalam menjaga kelancaran arus logistik melalui pendekatan digitalisasi dan penguatan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.


Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Redaksi Suara Surabaya, Eddy Prastyo, menyampaikan apresiasinya atas sambutan yang diberikan oleh PT Terminal Teluk Lamong. “Kami berterima kasih atas sambutan yang diberikan PT Terminal Teluk Lamong. Kunjungan ini berawal dari diskusi dengan Bapak David. Pada kesempatan ini, kami juga memperkenalkan jajaran manajemen Suara Surabaya Media beserta fungsi masing-masing, sekaligus saling bertukar pandangan mengenai berbagai peluang sinergi yang dapat dikembangkan ke depan,” ujar Eddy.


Pada sesi pemaparan, TTL menjelaskan implementasi Terminal Booking System sebagai sistem pengaturan jadwal kedatangan truk menuju terminal. Melalui sistem ini, arus kendaraan dapat dikelola secara lebih terencana sehingga dapat mengurangi potensi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.


Penerapan TBS tersebut didukung oleh keberadaan Waiting Area, yaitu fasilitas bagi pengemudi truk untuk menunggu jadwal masuk terminal secara lebih aman, tertib, dan nyaman. Sinergi antara TBS dan Waiting Area menjadi bagian dari strategi TTL dalam menjaga kelancaran pelayanan, meningkatkan kepastian operasional, serta memitigasi kepadatan kendaraan logistik di sekitar kawasan terminal.


Untuk memberikan gambaran secara langsung, rombongan Suara Surabaya Media kemudian meninjau implementasi TBS dan pengelolaan Waiting Area. Rombongan juga melihat bagaimana sistem tersebut mendukung kelancaran aktivitas operasional terminal, mulai dari pengaturan arus kendaraan, proses masuk terminal, hingga kegiatan bongkar muat peti kemas.

 

Inovasi Operasional

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan yang baik untuk memperlihatkan secara langsung berbagai inovasi operasional yang diterapkan perusahaan. “Kami menyambut baik kunjungan Suara Surabaya Media sebagai kesempatan untuk menunjukkan secara langsung implementasi Terminal Booking System dan Waiting Area yang menjadi bagian dari upaya PT Terminal Teluk Lamong dalam mengelola arus kendaraan logistik menuju terminal. Melalui inovasi ini, kami terus berupaya menghadirkan layanan yang lebih tertib, aman, efisien, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa,” ujar David.


David menambahkan, kolaborasi dengan media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik mengenai dinamika operasional pelabuhan, termasuk tantangan pengelolaan arus kendaraan barang yang membutuhkan dukungan dan pemahaman bersama dari berbagai pihak. “Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap sinergi dengan Suara Surabaya Media dapat menjadi jembatan komunikasi yang baik, khususnya dalam memberikan edukasi publik terkait upaya-upaya TTL dalam mendukung kelancaran arus logistik dan mengurangi potensi kepadatan lalu lintas barang,” tambah David.


Melalui kegiatan ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai berbagai inovasi operasional yang terus dikembangkan perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. TTL juga terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk media, sebagai mitra strategis dalam membangun komunikasi publik yang transparan, konstruktif, dan berdampak positif bagi ekosistem logistik di Jawa Timur maupun nasional.


(Redaksi MBN.Com/Corcom Terminal Teluk Lamong).