Pages

Kamis, Juni 18, 2026

Dukung Ekspansi Industri Baja Nasional ke Pasar Global, Pelindo Regional 2 Banten Fasilitasi Pengiriman Ekspor Melalui Pelabuhan Ciwandan







BANTEN (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten menegaskan portofolionya sebagai simpul logistik strategis yang andal dalam mendukung ekspansi industri baja nasional ke pasar global. Melalui kelengkapan fasilitas dan keunggulan operasional di Pelabuhan Ciwandan, Pelindo Regional 2 Banten terus berusaha memfasilitasi kelancaran arus ekspor komoditas logam berat yang menjadi salah satu pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional.


Keandalan layanan kepelabuhanan tersebut dibuktikan melalui pencapaian kinerja operasional yang terus meningkat. Sepanjang tahun 2025, Pelabuhan Ciwandan sukses melayani pengiriman produk baja dengan total volume mencapai 99.675,63 Metric Ton (MT) tujuan luar negeri yang terdiri dari 56.057,79 MT (56,2%) steel coil dan 43.617,84 MT (43,8%) steel plate.


Sebagai bagian dari portofolio layanannya, Pelindo Regional 2 Banten juga berhasil memfasilitasi pengiriman ekspor produk baja menuju pasar Australia. Langkah strategis ini terwujud melalui kolaborasi dan kemitraan yang kuat bersama pengguna jasa DITH Australia Pty. Ltd., yang mempercayakan kelancaran rantai pasok logistiknya melalui fasilitas Pelabuhan Ciwandan.


General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan bahwa capaian operasional ini merupakan wujud nyata dari kesiapan infrastruktur dermaga dan kompetensi sumber daya manusia di Pelabuhan Ciwandan dalam menangani general cargo maupun heavy cargo berskala internasional.


"Keberhasilan menangani puluhan ribu ton komoditas baja tujuan internasional sepanjang tahun lalu membuktikan kapasitas dan keandalan operasional Pelabuhan Ciwandan. Hal ini adalah wujud komitmen kami dan para stakeholder untuk terus menghadirkan layanan yang efektif, efisien dan berfokus pada kebutuhan pengguna jasa," ujar Benny Ariadi.


Tidak hanya layanan ekspor, Pelindo Regional 2 Banten juga mendukung industri baja nasional melalui impor produk material baja setengah jadi seperti steel billet, steel bloom, dan steel slab yang berfungsi untuk bahan baku industri produk baja nasional. Sepanjang 2025, 719.631,84 Metric Ton (MT) material baja tersebut masuk ke Indonesia melalui gerbang Pelabuhan Ciwandan yang kemudian akan didistribusikan ke berbagai industri baja di Tanah Air.


Selain itu, distribusi produk baja di dalam negeri melalui Pelabuhan Ciwandan juga tak kalah signifikan. Sebanyak 132.679,95 Metric Ton (MT) kargo baja didistribusikan ke berbagai tujuan domestik sepanjang tahun 2025.


Benny menjelaskan bahwa penanganan kargo baja menuntut tingkat presisi yang tinggi, ketersediaan alat berat yang mumpuni, serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Kinerja positif ini tidak lepas dari sinergi yang terbangun erat dengan para mitra pengguna jasa, perusahaan pelayaran, serta seluruh pemangku kepentingan terkait di lingkungan pelabuhan.


"Ke depan, Pelindo Regional 2 Banten akan terus meningkatkan kualitas layanan dan kesiapan fasilitas guna mengakomodasi peningkatan volume ekspor industri baja dan general cargo lainnya. Tentunya, hal ini akan lebih mudah untuk diwujudkan dengan adanya dukungan dari seluruh stakeholder demi pertumbuhan dan keberlangsungan bisnis ke depannya," tutup Benny Ariadi.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Banten).

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Buat Kesepakatan Bersama Penanganan Permasalahan Hukum Perdata



JAKARTA TANJUNG PRIOK (Mediabisnisnasional.com) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara resmi menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Bantuan Penanganan Permasalahan di Bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara. Penandatanganan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarlembaga guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing pihak, sekaligus memperkokoh penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepastian hukum dalam penyelenggaraan kegiatan kepelabuhanan.


Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, dihadiri oleh Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok serta Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara beserta jajaran. Kesepakatan bersama ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin selama ini dan diharapkan dapat semakin mempererat koordinasi serta kolaborasi strategis di bidang hukum.


Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak akan bersinergi dalam pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, serta tindakan hukum lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dukungan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara diharapkan dapat memberikan pendampingan hukum yang komprehensif bagi perusahaan dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan hukum yang berkembang.


Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat aspek kepatuhan dan mitigasi risiko hukum di lingkungan perusahaan.


"Sinergi yang telah terjalin dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara selama ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas perusahaan. Melalui penandatanganan kesepakatan bersama ini, kami berharap kolaborasi yang telah dibangun dapat semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan kepastian hukum, meningkatkan efektivitas penyelesaian permasalahan di bidang perdata dan tata usaha negara, serta mendukung terwujudnya tata kelola perusahaan yang semakin akuntabel dan berintegritas," ujarnya.


Kesepakatan bersama ini berlaku selama satu tahun dan diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal melalui koordinasi yang berkelanjutan, komunikasi yang intensif, serta berbagai bentuk pendampingan hukum yang konstruktif. Ke depan, sinergi antara Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara diharapkan tidak hanya memperkuat aspek hukum perusahaan, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam mendukung kelancaran operasional dan pengembangan bisnis kepelabuhanan yang berkelanjutan.


Sebagai gerbang utama logistik nasional, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum, guna mewujudkan pengelolaan pelabuhan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Melalui penguatan sinergi ini, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok optimistis dapat terus menghadirkan layanan kepelabuhanan yang andal dan berdaya saing, sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Tanjung Priok).

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara



JAKARTA INDONESIA (Mediabisnisnasional.com, 17 Juni 2026) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp7,81 triliun sepanjang tahun buku 2025, meningkat 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi tersebut berasal dari setoran pajak, dividen, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta pembayaran konsesi. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada Rabu (17/6).


Sejalan dengan peningkatan kontribusi kepada negara, Pelindo juga membukukan kinerja usaha yang positif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp35,48 triliun, tumbuh 9% dibandingkan tahun sebelumnya, yang ditopang oleh pertumbuhan aktivitas kepelabuhanan serta peningkatan produktivitas dan efisiensi operasional di berbagai pelabuhan yang dikelola Pelindo.


Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi yang terus dijalankan perusahaan untuk memperkuat daya saing pelabuhan nasional.


"Capaian ini merupakan hasil dari upaya transformasi yang terus dijalankan Pelindo untuk meningkatkan kualitas layanan, produktivitas operasional, serta memberikan nilai tambah yang lebih luas bagi negara dan masyarakat," ujar Achmad.


Pertumbuhan kinerja tersebut juga tercermin pada indikator operasional sepanjang tahun 2025. Arus peti kemas tercatat mencapai 19,8 juta TEUs, tumbuh 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, arus kapal mencapai 1,42 miliar GT dan arus penumpang mencapai 20,4 juta orang, masing-masing meningkat 1% dan 5% dibandingkan tahun lalu.


Momentum positif tersebut berlanjut pada tahun 2026. Hingga Mei 2026, Pelindo kembali mencatatkan pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


Arus peti kemas hingga Mei 2026 mencapai 8,21 juta TEUs atau tumbuh 7% secara year-on-year (YoY). Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan arus peti kemas internasional sebesar 10%, sementara arus domestik tumbuh 4%.


Pada periode yang sama, kunjungan kapal tercatat mencapai 563 juta GT, meningkat 1%, sedangkan arus penumpang mencapai 9,45 juta orang, tumbuh 7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Menurut Achmad, capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas logistik, perdagangan, dan mobilitas masyarakat melalui pelabuhan tetap terjaga positif di tengah dinamika ekonomi global dan perdagangan internasional.


"Pertumbuhan kinerja pada awal tahun 2026 menunjukkan bahwa transformasi Pelindo berada pada jalur yang tepat. Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan, meningkatkan daya saing pelabuhan nasional, serta mendukung kelancaran rantai pasok dan pertumbuhan ekonomi Indonesia," tambahnya.


Melalui RUPST Tahun Buku 2025, Pelindo juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan kualitas layanan pelabuhan, digitalisasi proses bisnis, serta peningkatan konektivitas maritim.


Berbagai inisiatif tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat peran Pelindo sebagai penggerak konektivitas nasional, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi negara, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan.


(Redaksi MBN.Com/Humas Hubla).