Pages

Selasa, Mei 19, 2026

Perkuat Sinergi, Manajemen dan Serikat Pekerja MTI Berkomitmen Tingkatkan Produktivitas dan Dukung Merger BUMN Logistik



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) – Manajemen PT Multi Terminal Indonesia (MTI) dan Serikat Pekerja MTI (SPMTI) bersepakat untuk menguatkan praktik hubungan industrial dan meningkatkan peran serta masing-masing pihak dalam mendukung aksi korporasi Perusahaan pada Senin (18/5/2026). 


Kesepakatan dalam perundingan bipartit ini menandai komitmen kuat kedua belah pihak untuk bersinergi bersama dalam meningkatkan produktivitas kerja serta mendukung penuh proses integrasi menyambut merger BUMN logistik.


Manajemen memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus dan seluruh anggota Serikat Pekerja atas hubungan yang baik, profesional dan solid selama ini sehingga selaras dengan proses transformasi dan perkembangan bisnis Perusahaan kedua pihak tetap menjaga sinergi yang kokoh untuk memastikan seluruh pelayanan operasional di terminal tetap berjalan dengan baik dan lancar demi menjaga kepuasan pelanggan.


"Manajemen PT Multi Terminal Indonesia dan Serikat Pekerja selama ini telah menjalin komunikasi yang efektif, dimana hal ini mencerminkan kedewasaan hubungan industrial antara Manajemen dan Serikat Pekerja. Kesepakatan ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk terus bergerak maju bersama meningkatkan produktivitas perusahaan dan mendukung agenda besar penggabungan entitas BUMN logistik. Kedua belah pihak telah bersepakat untuk bersama mengedepankan prinsip akuntabilitas dan Good Corporate Governance (GCG) dalam mengawal proses ini," ujar Sucahyo. 


Ketua SPMTI, Nurtakim, menyampaikan apresiasinya atas ruang komunikasi yang senantiasa terbuka antara Manajemen dan Pekerja dan menekankan pentingnya kolaborasi ke depan. "Kami mengapresiasi keterbukaan jajaran Manajemen PT MTI, khususnya Plt. Direktur Utama, yang selama ini telah membuka ruang dialog bipartit secara intensif. Seluruh Pekerja MTI siap bahu-membahu dengan Manajemen guna mendongkrak kedisiplinan dan produktivitas kerja untuk mensukseskan agenda penggabungan entitas BUMN logistik," kata Nurtakim.


Manajemen PT MTI dan SPMTI berkomitmen untuk terus melangkah bersama dengan satu visi yang selaras. Sinergi yang kokoh ini diharapkan menjadi motor penggerak utama bagi Perusahaan untuk tidak hanya mencapai target Perusahaan, tetapi juga siap bertransformasi menjadi pilar penting dalam ekosistem baru BUMN logistik nasional.



(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).



Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang




LAMPUNG (Mediabisnisnasional.com, 19/5/2026) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menunjukkan respons cepat dengan mengerahkan kapal patroli KPLP KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap KMP Mutiara Persada III yang mengalami gangguan mesin di perairan menuju Pelabuhan Panjang, Lampung, pada 18 Mei 2026.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, melalui Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, segera melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Kelas I Panjang dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok untuk mengerahkan unsur patroli KPLP guna memberikan pengawalan terhadap kapal hingga tiba dengan aman di Pelabuhan Panjang.


“Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama. Kami langsung mengerahkan KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawalan KMP Mutiara Persada III dan memastikan seluruh penumpang serta awak kapal dapat tiba dengan selamat di Pelabuhan Panjang,” ujar Triono.


Ia menambahkan bahwa kehadiran unsur patroli KPLP di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.


“Koordinasi cepat antarunit menjadi kunci dalam penanganan situasi seperti ini. Kami memastikan proses pengawasan, pengamanan, dan pengawalan berjalan optimal demi menjaga keselamatan jiwa di laut,” tambahnya.


KMP Mutiara Persada III diketahui mengangkut sebanyak 144 orang penumpang serta 93 unit kendaraan. Berkat pengawalan KN. Damaru dan koordinasi seluruh pihak terkait, kapal berhasil melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Panjang dengan aman dan terkendali.


 (Redaksi MBN.Com/PF/ETJ/HJ/Hubla).


Pelindo Regional 2 Panjang Resmikan Depo Petikemas dan Kedatangan QCC 004 di Pelabuhan Panjang




PANJANG LAMPUNG (Mediabisnisnasional.com) — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar kegiatan launching depo petikemas sekaligus penyambutan kedatangan Quay Container Crane (QCC) 004 di Terminal Petikemas Pelabuhan Regional 2 Panjang, Selasa (19/05). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan penguatan infrastruktur kepelabuhanan guna mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.


Acara dihadiri oleh Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo; General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili oleh Manager Teknik, Lingga Agung Saputra;  Direktur Utama Citra Prima Container Andri dan Terminal Head Panjang IPC TPK, Anang Subagyono beserta perwakilan Pengawasan dan Pelayanan Bea Dan Cukai (KPPBC) Panjang, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan Panjang dan Pengguna Jasa Terminal Peti Kemas.


Acara diawali dengan sambutan dari Terminal Head Panjang IPC TPK, Anang Subagyono, yang menyampaikan bahwa peresmian depo kontainer dan kedatangan QCC merupakan upaya untuk menyeimbangkan pertumbuhan throughput yang signifikan di IPC TPK Area Panjang.


 “Seiring dengan pertumbuhan volume arus peti kemas, kami membuat depo atau penitipan kontainer empty yang berada di area peti kemas, sehingga distribusi kontainer empty untuk mengangkut komoditas di Lampung bisa terakselerasi dengan baik,” ujar Anang Subagyono.


Di samping itu, Anang juga menyampaikan penambahan QCC  merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas layanan dan produktivitas terminal sekaligus menjawab kebutuhan pengguna jasa seiring meningkatnya aktivitas logistik dan arus petikemas di wilayah Sumatera Bagian Selatan.


Sebagai mitra dalam pengelolaan depo, Direktur Utama Citra Prima Container Andri menyampaikan bahwa kolaborasi bersama ini, merupakan bentuk komitmen untuk terus mendukung peningkatan pelayanan logistik dan pengelolaan petikemas yang terintegrasi dan aman, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.


Sementara itu, General Manager Pelindo Regional 2 Panjang yang diwakili oleh Manager Teknik Lingga Agung Saputra menyampaikan bahwa penambahan fasilitas berupa QCC 004 akan semakin memperkuat kinerja operasional terminal petikemas.


“Dengan hadirnya QCC 004, saat ini Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang telah memiliki 4 unit QCC yang siap mendukung peningkatan kinerja operasional bongkar muat petikemas. Hal ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur pelabuhan sebagai wujud transformasi dan modernisasi fasilitas pelabuhan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efisien,” jelas Lingga Agung Saputra.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, yang menyampaikan bahwa langkah Pelindo ini sejalan program Pemerintah Provinsi yang saat ini sedang  giat-giatnya untuk membangun logistik di Provinsi Lampung.


“Mudah-mudahan hadirnya depo menjadi pendukung pertumbuhan industri, perdagangan dan ekspor sehingga Lampung semakin kuat menjadi gerbang logistik Sumatera Bagian Selatan. Selain itu, kami juga menyambut baik  kedatangan QCC 004, yang sekaligus  juga sebagai bentuk modernisasi fasilitas bongkar muat dan komitmen peningkatan kualitas pelayanan di terminal petikemas Pelabuhan Panjang, sehingga dampak memberikan dampak banyak untuk pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung,” ujar Bambang Sumbogo.


Sambutan ditutup dengan Kepala Kantor KSOP Kelas I Panjang, Hot Marojahan Hutapea, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan apresiasinya atas pengembangan fasilitas yang dilakukan di Terminal Petikemas Pelabuhan Panjang.


“Kami full support aksi korporasi yang dilakukan Pelindo. Mudah-mudahan dengan adanya depo kontainer baru ini dan kedatangan QCC dapat memberikan peningkatan throughput di Pelabuhan Panjang, yang ujungnya juga akan dirasakan oleh masyarakat di Provinsi Lampung,” ujar Hot Marojahan Hutapea.


Kegiatan ini ditutup dengan seremoni potong tumpeng secara simbolis diikuti oleh seluruh peserta yang hadir.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Panjang).