Pages

Jumat, Maret 20, 2026

Pelindo Turut Melepas Mudik Nyaman Bersama BUMN 2026 dari GBK


 

Jakarta, 17 Maret 2026 – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali turut melepas pemberangkatan peserta program Mudik Gratis BUMN 2026 dari area Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (17/3/2026) pagi. Program ini merupakan bentuk sinergi antarBUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menciptakan Mudik Nyaman Bersama bagi masyarakat.

 
Sebagai program tahunan, Mudik Gratis Bersama BUMN kembali dilaksanakan oleh Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara dengan melibatkan 96 BUMN beserta anak perusahaannya. Secara keseluruhan, program ini memberangkatkan 116.688 pemudik menuju berbagai kabupaten dan kota tujuan di seluruh Indonesia. Dalam pelaksanaannya, tersedia berbagai moda transportasi dengan standar keselamatan yang terjamin, meliputi transportasi darat, kereta api, dan kapal laut.

 
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
 

“Ini merupakan sebuah ikhtiar bersama, kita semua mendengar harapan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa jika kita bisa memberikan yang terbaik, pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,” ujarnya.

 
Sebanyak lebih dari 83.436 pemudik diberangkatkan menggunakan sekitar 1.541 unit bus, hampir 28.720 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 4.532 pemudik menggunakan 46 unit kapal laut. Dalam program tersebut, Pelindo turut memberikan dukungan melalui penyediaan armada transportasi bus sebanyak 161 unit menuju 13 kota tujuan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari peran aktif perusahaan dalam menyukseskan Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026.

 
Direktur Utama Pelindo, Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa partisipasi Pelindo dalam program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus mendukung inisiatif sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 
“Jadi harapannya dengan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan kita, ini menjadi suatu harapan bagi masyarakat untuk bisa bertemu keluarganya, membuat kebahagiaan, refreshing, dan nanti kembali ke Jakarta mencari nafkah dengan semangat yang baru,” ujar Achmad.

 
Salah satu peserta mudik tujuan Solo, Joni, menyampaikan rasa syukurnya karena dapat mengikuti program mudik gratis tahun ini.

 
“Ini baru pertama kali saya ikut mudik gratis. Terima kasih kepada Pelindo sudah memberikan armada untuk kami pulang kampung. Harapan saya sih, ada terus tiap tahun,” ujar Joni.

 
Melalui partisipasi dalam Mudik Bersama BUMN yang digelar setiap tahunnya, Pelindo berharap dapat terus melayani sepenuh hati dalam membantu masyarakat untuk mudik ke kampung halaman dengan aman dan nyaman.

 
“Semoga program ini berjalan dengan baik, semua yang mudik lancar sampai tujuan dan kembali ke Jakarta dengan selamat,” tutup Achmad.

 
(Redaksi MBN.Com). 

Arus Mudik Pelindo Regional 4 Tumbuh 8,25%, Balikpapan dan Makassar Dominasi Pergerakan Penumpang





MAKASSAR (Media Bisnis Nasional.com, 20 Maret 2026) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat kinerja positif dalam pelayanan Angkutan Lebaran 1447 Hijrah/2026 Masehi, dengan pertumbuhan arus penumpang sebesar 8,25% secara year on year (YoY) hingga H-2 Lebaran.


Berdasarkan data operasional periode H-15 hingga H-2 (6 - 19 Maret 2026), total penumpang yang dilayani mencapai 413.953 orang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 382.401 orang.


Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut yang semakin baik, aman, dan terintegrasi.


“Pertumbuhan arus penumpang ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat di kawasan Indonesia Timur, khususnya selama momen mudik Lebaran. Pelindo terus memastikan kesiapan layanan, baik dari sisi fasilitas, sistem digital, maupun aspek keselamatan,” ujar Abdul Azis.


Dia menambahkan, Pelindo Regional 4 mengoperasikan puluhan terminal penumpang dengan dukungan sistem digital seperti autogate di 11 cabang dan X-ray di 15 cabang, guna meningkatkan efisiensi layanan serta keamanan penumpang.


Berdasarkan data kumulatif hingga H-2, terdapat lima pelabuhan dengan kontribusi penumpang terbesar di wilayah Regional 4, yaitu Pelabuhan Balikpapan sebanyak 71.024 orang, Makassar 53.415 orang, Ambon 43.425 orang, Parepare 41.634 orang, dan Pelabuhan Ternate sebanyak 40.733 orang.


Kelima pelabuhan ini menjadi simpul utama mobilitas masyarakat, terutama untuk konektivitas antarpulau di kawasan Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.


Di sisi lain, pergerakan kapal selama periode yang sama tercatat sebanyak 611 unit. Adapun lima pelabuhan dengan arus kapal tertinggi adalah Pelabuhan Ternate sebanyak 92 unit, Manado 65 unit, Ambon 62 unit, Kendari 48 unit, dan Pelabuhan Balikpapan sebanyak 47 unit.


General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menjelaskan bahwa dengan 611 unit arus kapal hingga H-2 Lebaran tahun ini, kapasitas angkut dan optimalisasi jadwal pelayaran mampu menjaga kelancaran arus mudik.


“Kami mengoptimalkan load factor dan jadwal kedatangan kapal, sehingga pelayanan tetap berjalan lancar tanpa penumpukan penumpang,” jelas Iwan.


Sementara itu, data yang ada juga menunjukkan tren peningkatan signifikan menjelang puncak mudik dengan lonjakan penumpang tertinggi terjadi pada periode H-3.


Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelindo Regional 4 telah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain penguatan posko terpadu dan command center, penambahan personel operasional, pengaturan arus penumpang (crowd management) secara real time, serta penyediaan fasilitas tambahan seperti ruang tunggu sementara (RTS) dan sistem informasi publik.


Selain itu, Pelindo juga menyiapkan contingency plan untuk menghadapi berbagai risiko operasional seperti gangguan sistem, lonjakan trafik, hingga kondisi cuaca ekstrem.


Dalam aspek keselamatan, Pelindo Regional 4 memastikan seluruh operasional berjalan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat. Sehingga diharapkan tidak terjadi insident, accident maupun fatality.


“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami memastikan seluruh proses operasional berjalan aman, tertib, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh pengguna jasa,” tutup Abdul Azis.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 4).