Pages

Selasa, Maret 17, 2026

Mudik Aman Berbagi Harapan: IPC TPK Fasilitasi 500 Pemudik Tujuan Semarang di Idul Fitri 1447 H



JAKARTA (MBN.Com, 16 Maret 2026) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali memfasilitasi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman melalui program Tanggung Jawab Sosial d pplan Lingkungan (TJSL) Mudik Gratis Bersama Pelindo menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung tradisi mudik yang aman, nyaman, dan lebih terorganisir, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga di kampung halaman.

 

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

 

“Melalui program ini, kami ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi. Kami juga berharap program ini dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, di jalan raya selama periode mudik dan arus balik Lebaran,” ujar Pramestie.

 

Pada pelaksanaan tahun ini, IPC TPK memfasilitasi 500 peserta mudik dengan rute Jakarta–Semarang. Sebanyak 250 pemudik diberangkatkan dari Jakarta menuju Semarang, sementara 250 peserta lainnya difasilitasi untuk perjalanan arus balik dari Semarang menuju Jakarta setelah masa libur Lebaran.

 

Program yang menjadi agenda rutin tahunan ini merupakan bagian dari sinergi TJSL di lingkungan Pelindo Group. IPC TPK terus berupaya menjaga kualitas pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

 

Selain aspek sosial, kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap upaya menciptakan ekosistem transportasi yang lebih tertib dan aman selama musim libur Lebaran. Para peserta mudik juga dibekali dengan makanan, snack, dan minuman untuk menemani perjalanan sehingga diharapkan dapat menambah kenyamanan selama menuju kampung halaman.

 

Lebih dari sekadar memfasilitasi perjalanan pulang kampung, program ini juga menjadi wujud kepedulian IPC TPK untuk berbagi kebahagiaan di momen Idul Fitri serta mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat.

 

“Harapan kami, perjalanan ini bukan hanya mengantarkan para pemudik sampai ke kampung halaman, tetapi juga membawa kebahagiaan karena dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta. Semoga seluruh peserta dapat tiba dengan selamat, merayakan Idul Fitri dengan penuh kehangatan, dan kembali ke Jakarta dalam kondisi sehat dan aman,” tutup Pramestie


(Redaksi MBN.com/Corcom IPC TPK).



IPCM BUKUKAN LABA RP196,44 MILIAR, PERKUAT POSISI DI INDUSTRI JASA KEPELABUHANAN




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com,17 Maret 2026) – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) yang merupakan bagian dari Pelindo Group mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (member firm of Ernst & Young Global Limited), IPCM membukukan pertumbuhan pendapatan pada 2025 sebesar 9,65% menjadi Rp1,47 Triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,34 triliun.


Seiring dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba bersih 17,74% menjadi Rp196,44 Miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp166,84 Miliar. Peningkatan ini membuktikan bahwa rencana strategis perusahaan dalam melakukan ekspansi dan penguatan bisnis model telah berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kinerja produksi yang semakin baik melalui peningkatan layanan pemanduan dan penundaan, selain itu kebijakan perusahaan dalam melakukan efektivitas pola operasional serta pengelolaan biaya juga terbukti berkontribusi positif bagi Perseroan.


Sepanjang tahun 2025, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari jasa penundaan senilai Rp1,32 Triliun atau 89,51% dari total pendapatan. Jasa pemanduan menyumbang Rp105,07 Miliar atau 7,12%, sementara sisanya berasal dari jasa pengangkutan dan lainnya sebesar Rp49,67 Miliar atau 3,37%.


Dari sisi posisi keuangan, IPCM kembali menunjukkan fundamental yang kuat dengan mencatatkan peningkatan total aset naik 3,91% menjadi sebesar Rp1,71 Triliun dan total ekuitas naik 5,48% menjadi sebesar Rp1,36 Triliun pada akhir tahun 2025, dimana hal ini memberikan fondasi yang kuat bagi Perseroan dalam menjalankan ekspansi usaha serta penguatan layanan operasional di masa mendatang.


Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan maritim, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor kepelabuhanan nasional. "Pertumbuhan kinerja IPCM pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan model bisnis perusahaan serta komitmen kami dalam memberikan layanan maritim yang andal dan berdaya saing. Ke depan, IPCM akan terus memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo Group serta mengembangkan peluang bisnis baru guna menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan," ujar Shanti.


Sebagai perusahaan jasa kepelabuhanan yang berfokus pada layanan pemanduan, penundaan kapal, pengepilan, serta layanan maritim lainnya, IPCM optimis terhadap prospek pertumbuhan industri maritim nasional yang terus berkembang seiring peningkatan aktivitas perdagangan dan logistik di Indonesia.


Hal ini dibuktikan dengan Perseroan kembali memperkuat kemitraan strategisnya pada tahun 2025 dengan PT Pelabuhan Bukit Prima (PBP) dan PT Nusantara Regas melalui lanjutan perjanjian kerja sama penyediaan penundaan kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PBP milik PT Bukit Asam Tbk serta jasa pemanduan dan penundaan kapal Terminal Khusus (Tersus) Floating Storage and Regasification (FSRU) PT Nusantara Regas. Kerja sama ini menjadi bentuk kepercayaan berkelanjutan dari mitra industri terhadap kualitas layanan maritim IPCM dalam mendukung operasional pelabuhan industri.


IPCM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, mitra usaha, dan pemegang saham atas dukungan serta kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan dalam mengembangkan kerja sama strategis. Dukungan dan masukan yang konstruktif tersebut menjadi pendorong bagi IPCM untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.


Seiring dengan dinamika kondisi geopolitik global yang menantang, ke depannya IPCM akan terus mendorong peningkatan kinerja melalui optimalisasi armada, penguatan layanan di wilayah strategis, serta pengembangan inovasi layanan guna mendukung kelancaran arus logistik nasional dan memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi investor.


Selaras dengan berbagai inisiatif dikombinasikan dengan kinerja finansial IPCM yang kuat, pencapaian operasional, serta komitmen terhadap keberlanjutan, IPCM semakin meneguhkan perannya sebagai perusahaan jasa kepelabuhanan yang berintegritas, kompetitif, dan berkontribusi nyata bagi industri maritim nasional.


*Selesai*

Mudik Aman Berbagi Harapan. SPJM Sediakan Bus untuk 360 Orang Pemudik

 


MAKASSAR (Media Bisnis National.com,16 Maret 2026) – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Grup 2026 yang diselenggarakan secara serentak di empat kota, yaitu Medan, Jakarta, Surabaya, dan Makassar pada 16 Maret 2026.


Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Grup merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan agar dapat pulang ke kampung halaman secara gratis dengan aman dan nyaman menjelang Hari Raya. Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen BUMN dalam meningkatkan engagement atau kedekatan dengan masyarakat melalui program sosial yang berdampak langsung. Program Mudik ini merupakan program mudik pulang pergi dengan jadwal keberangkatan 16 Maret 2026 dan Arus Balik tanggal 27 Maret 2026.


Dalam pelaksanaannya, PT Pelindo Jasa Maritim menyiapkan sebanyak 12 armada bus untuk memberangkatkan total 360 pemudik dari Makassar menuju beberapa daerah tujuan di Sulawesi Selatan. Rinciannya, sebanyak 10 bus dengan total 300 pemudik diberangkatkan menuju Palopo, sementara 2 bus dengan total 60 pemudik menuju Soroako. SPJM juga menyediakan seragam dan bantal untuk kenyamanan para pemudik yang akan menempuh perjalanan ke kampung halaman. Tak lupa, SPJM juga membagikan takjil dan makanan berbuka puasa untuk para pemudik sebelum flag off.


“Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang ingin merayakan momen kebersamaan dengan keluarga di kampung halaman tanpa harus terbebani biaya perjalanan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan,” tutut SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick


Pelaksanaan Program Mudik Bersama BUMN dan Pelindo Grup juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goal 11, yakni menciptakan kota dan komunitas yang berkelanjutan melalui peningkatan akses transportasi yang aman, inklusif, dan terjangkau bagi masyarakat.


"Program mudik Pelindo ini cukup membantu masyarakat, terlebih fasilitas mudiknya cukup nyaman. Terimakasih Pelindo, semoga program ini terus berlanjut," ungkap Muhammad Solih Kasim, salah satu pemudik dengan rute Makassar-Palopo.


Hal yang sama dirasakan Bapak Haris, pemudik dengan rute Makassar-Sorowako. Haris memgunkapkan bahwa program ini sangat menyenangkan dan diberikan fasilitas-fasilitas yang memadai.


Melalui kegiatan ini, Pelindo Grup berharap dapat terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepadah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara BUMN dan masyarakat di berbagai daerah.


( Redaksi MBN.Com/Corcom SPJM).

PTP Nonpetikemas Cabang Banten Dukung Arus Mudik Motor dan Truk Sembako ke Sumatera

 



Ciwandan, Banten,  (Media Bisnis Nasional.com, Maret 2026) — PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Ciwandan dengan menyiapkan fasilitas dan layanan operasional bagi pemudik sepeda motor serta truk pengangkut bahan pokok (sembako) menuju Pulau Sumatera.


Pelabuhan Ciwandan kembali difungsikan sebagai titik keberangkatan pemudik sepeda motor sekaligus jalur distribusi logistik, khususnya angkutan sembako, guna menjaga kelancaran pasokan selama periode Lebaran.


Layanan angkutan truk sembako telah berlangsung sejak 11 Maret 2026, sementara pelayanan kendaraan roda dua dilaksanakan pada 13 hingga 20 Maret 2026. Untuk mendukung operasional tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Banten mengoperasikan empat dermaga, yakni Dermaga 05A, Dermaga 07, Dermaga 03, dan Dermaga 02.


Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam pemanfaatan Pelabuhan Ciwandan sebagai akses penyeberangan pemudik sepeda motor ke Sumatera, sekaligus memastikan kesiapan fasilitas dan operasional agar arus mudik berjalan lancar, aman, dan tertib.


Pada kesempatan terpisah, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten melakukan peninjauan langsung pelaksanaan arus mudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan pada Sabtu (15/3). Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya memastikan pelayanan mudik berjalan aman, nyaman, dan selamat guna mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026.


PTP Nonpetikemas merupakan operator terminal nonpetikemas yang beroperasi di 11 wilayah pelabuhan di Indonesia. Di Cabang Banten, perusahaan mengelola dermaga sepanjang 1.002,51 meter, gudang transit seluas 1.460 meter persegi, serta lapangan penumpukan seluas 32.259 meter persegi.


Terminal ini melayani berbagai jenis kargo curah kering dan curah cair, dengan dukungan peralatan operasional seperti gantry luffing crane, excavator, wheel loader, forklift, serta jembatan timbang.


Dengan dukungan fasilitas dan kesiapan operasional tersebut, PTP Nonpetikemas Cabang Banten memastikan layanan pelabuhan tetap optimal selama periode arus mudik Lebaran 2026.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PTP Nonpetiikemas).

Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026



JAKARTA (Media Bisnis National.com, 17 Maret 2026) – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) kembali menorehkan prestasi dengan meraih tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Fire Safety Excellence Award (IFSEA) 2026 yang diselenggarakan di Menara Peninsula Hotel, Jakarta, pada Jumat (6/3). Dalam ajang apresiasi nasional di bidang keselamatan kebakaran tersebut, SPSL memperoleh peringkat tiga bintang sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan dalam memperkuat penerapan sistem keselamatan kebakaran di lingkungan operasional.


Pada kategori perusahaan, SPSL berhasil meraih dua penghargaan yaitu Emergency Preparedness & Response Award serta Fire Safety Education & Awareness Program Award. Kedua penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kesiapsiagaan perusahaan dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran sekaligus upaya berkelanjutan dalam meningkatkan edukasi dan kesadaran keselamatan kebakaran di lingkungan kerja.


Selain itu, pada kategori individu, Direktur Utama PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Joko Noerhudha, turut dianugerahi penghargaan Fire Safety Visionary CEO Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada pemimpin perusahaan yang dinilai memiliki visi dan komitmen kuat dalam mendorong penerapan budaya keselamatan kebakaran sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab.


Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek keselamatan sebagai bagian penting dalam operasional bisnis.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat implementasi sistem keselamatan, khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran di lingkungan kerja. SPSL berkomitmen untuk memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan dengan mengedepankan standar keselamatan yang tinggi serta membangun budaya keselamatan yang kuat di seluruh lini perusahaan,” ujar Dewi.


Keberhasilan ini juga didukung oleh konsistensi perusahaan dalam menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja melalui implementasi ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). SPSL secara berkelanjutan menjaga kepatuhan terhadap standar tersebut serta berhasil mempertahankan sertifikasi ISO sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.


Ajang Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026 merupakan apresiasi nasional yang diselenggarakan oleh Majalah First Indonesia bekerja sama dengan Masyarakat Profesi Keselamatan Kebakaran Indonesia (MPK2I), serta didukung oleh berbagai asosiasi keselamatan, kementerian, dan lembaga terkait. Program ini menjadi platform strategis untuk memberikan pengakuan kepada perusahaan dan institusi yang menunjukkan komitmen nyata dalam perlindungan aset, keselamatan jiwa, serta keberlangsungan operasional bisnis melalui penerapan sistem keselamatan kebakaran yang unggul.


Melalui pencapaian ini, SPSL berharap dapat terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan standar keselamatan operasional sekaligus mendorong terciptanya budaya keselamatan yang semakin kuat di seluruh lingkungan kerja perusahaan.


“Ke depan, SPSL akan terus meningkatkan berbagai inisiatif keselamatan kerja, mulai dari penguatan sistem manajemen, peningkatan kompetensi pekerja, hingga penguatan budaya keselamatan di seluruh unit operasional maupun back office. Kami meyakini bahwa keselamatan merupakan fondasi penting dalam mendukung operasional perusahaan yang andal, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Dewi.


(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Pastikan Layanan Tetap Optimal Selama Periode Libur Lebaran 2026

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) memastikan seluruh layanan operasional perusahaan tetap berjalan optimal selama periode libur dan arus mudik Lebaran 2026. Kesiapan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta menjaga kelancaran arus distribusi barang nasional di tengah meningkatnya pergerakan selama periode Hari Raya Idul Fitri.


Sejalan dengan arahan pemerintah dalam pengaturan lalu lintas angkutan Lebaran, berbagai langkah untuk menjamin kesiapan operasional baik dari sisi kluster logistik pendukung pelabuhan maupun kluster pengembangan wilayah/hinterland dilakukan untuk memastikan layanan perusahaan tetap berjalan dengan baik. Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode Lebaran.


“Sebagai bagian dari Pelindo Group, kami berkomitmen memastikan layanan tetap berjalan optimal selama periode Lebaran. Berbagai langkah kesiapan operasional telah kami lakukan agar aktivitas layanan logistik pendukung pelabuhan maupun hinterland dapat tetap berjalan dengan aman, lancar, serta memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa,” ujar Dewi.


Kesiapan Layanan Logistik Pendukung Pelabuhan


Dalam menghadapi periode libur Lebaran, SPSL bersama seluruh Anak Perusahaan memastikan layanan operasional di berbagai unit usaha tetap berjalan sesuai standar operasional yang berlaku. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan para pengguna jasa serta pemangku kepentingan untuk memastikan kegiatan operasional logistik tetap berjalan dengan baik selama periode tersebut.


Dari layanan logistik pendukung pelabuhan, SPSL memastikan optimalisasi layanan pada berbagai lini usaha, mulai dari layanan depo peti kemas, lapangan penumpukan, gudang hingga distribusi multimoda yang terintegrasi dengan aktivitas pelabuhan. Kesiapan ini mencakup pengaturan kapasitas depo dan lapangan, kesiapan peralatan operasional, serta penguatan koordinasi distribusi barang melalui jaringan transportasi darat maupun kereta api guna mendukung kelancaran arus barang selama periode Lebaran. Selain itu, layanan common area di kawasan pelabuhan juga dipastikan tetap beroperasi dengan dukungan pengelolaan area yang tertata, termasuk pengaturan lalu lintas kendaraan logistik dan aktivitas bongkar muat.


Sejalan dengan upaya tersebut, SPSL Group terus mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung operasional layanan melalui berbagai sistem yang terintegrasi, seperti Container Depot Operating System (CDOS), Yard Operating System (YOS), serta Behandle Operation System (BOS). Implementasi sistem ini memungkinkan proses layanan berjalan lebih efisien dan terintegrasi sehingga pengguna jasa tetap dapat mengakses layanan perusahaan secara optimal selama periode libur Lebaran.


Pada saat yang sama, perusahaan juga mempertahankan penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam seluruh aktivitas operasional. Langkah ini dilakukan melalui pengawasan operasional secara berkala, penerapan standar keselamatan kerja, serta peningkatan kesiapan personel di lapangan guna memastikan kegiatan operasional dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali selama periode Lebaran.






Dukungan Kelancaran Mobilitas Melalui Jalan Tol Cibitung–Cilincing


Sebagai bagian dari dukungan terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026, PT Pelindo Sinergi Lokaseva melalui grup usahanya, PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways), memberikan potongan tarif hingga 44% untuk kendaraan Golongan II hingga V pada rute jarak jauh di Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) yang berlaku mulai 1 Maret 2026.


Selain itu, pada tanggal 15, 16, 26, dan 27 Maret 2026, pengguna jalan juga dapat menikmati potongan tarif hingga 30% untuk seluruh golongan kendaraan. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi para pengguna jalan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.


Selain pemberian potongan tarif, pengelola JTCC juga menyiapkan berbagai langkah operasional untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar selama periode Lebaran, antara lain melalui pemantauan kondisi jalan secara berkala, kesiapan layanan lalu lintas dan transaksi, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.


“Pemberian potongan tarif ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, sekaligus memberikan manfaat bagi para pengguna jalan yang melintas di JTCC,” ujar Dewi.


Untuk informasi terkait mudik Lebaran melalui jalur Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC) maupun dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor layanan berikut:


1. Info Call Center JTCC : (021) 8952 6545

2. RS Hermina Grandwis : 021 – 8265 1212

3. RS Karya Medika 1 : 021 – 8903 00304

4. DISHUB Kabupaten Bekasi : 021 – 8911 3855

5. POLRES Metro Bekasi : 021 – 8911 4933

6. POLSEK Cikarang Barat : 021 – 8832 3550

7. DAMKAR Cikarang Barat : 021 – 2213 7870

8. DAMKAR Kabupaten Bekasi : 021 – 8911 9000


Melalui berbagai langkah tersebut, SPSL berharap dapat terus menghadirkan layanan yang andal sekaligus berkontribusi dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri 2026.


(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).