Pages

Selasa, Maret 10, 2026

Pelindo Regional 2 Perkuat Koordinasi Lintas Instansi Jelang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026

 

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com, 11 Maret 2026) - Menjelang Lebaran 2026, Pelindo memperkuat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Koordinasi tersebut melibatkan Polda Metro Jaya, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, serta asosiasi-asosiasi terkait.


Langkah ini dilakukan menyusul prediksi meningkatnya mobilitas kendaraan dibandingkan tahun lalu selama periode mudik dan arus balik Lebaran yang berpotensi berdampak pada kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama serta kawasan pelabuhan sebagai salah satu simpul penting distribusi logistik nasional.


Direktur Lalu Lintas Polda Metrojaya, Kombes. Pol. Komarudin, S.I.K,. M.M, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan simulasi rekayasa lalu lintas jelang hari raya Idulfitri.


“Kami telah menyiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas serta pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang guna memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan dengan aman dan lancar, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, termasuk akses menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok,” ujar Komarudin.


Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Capt. Heru Susanto mengatakan, koordinasi lintas sektoral antara Pelindo dengan asosiasi harus selalu terjaga, terutama jika dikaitkan dengan antisipasi arus barang yang akan dikeluarkan jelang hari raya Idulfitri.


"Koordinasi lintas sektor dan stakeholder terus kami galakan terutama dengan rekan-rekan asosiasi yang berkegiatan di kawasan pelabuhan, agar pengaturan arus barang tetap terjaga selama periode arus mudik dan balik," kata Heru.


Dukungan juga disampaikan oleh pelaku usaha angkutan barang, Suwarna Chiu dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Jakarta menyebut pihaknya berkomitmen untuk bersinergi mendukung langkah-langkah yang sudah ditetapkan demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok.*


"Untuk kami, kelancaran adalah faktor utama. Jadi, kami tentunya mendukung tiap keputusan yang dibuat, dan kami selalu siap berkoordinasi, baik dengan regulator maupun operator pelabuhan," jelas Suwarna.


Pada kesempatan yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Pelindo, Hendri Ginting menyampaikan bahwa Pelabuhan Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran.


 “Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk memastikan operasional pelabuhan tetap optimal di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat,” ungkap Hendri.


Hendri kemudian menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, antara lain pengelolaan traffic dan kapasitas terminal untuk mengendalikan tingkat penumpukan peti kemas, pengaturan jadwal sandar kapal, serta optimalisasi operasional terminal dengan menyiapkan sejumlah buffer area atau area penyangga bagi kendaraan logistik yang menunggu giliran masuk ke kawasan pelabuhan, di antaranya di kawasan Ex Inggom, Ex JICT 2, inner road pelabuhan, serta kawasan Tanah Merdeka.


Di samping itu, Pelindo juga mengoptimalkan pemanfaatan Terminal Booking System (TBS) untuk mengatur jadwal kedatangan kendaraan logistik secara lebih tertib dan efisien, serta mengaktifkan Crisis Management Center (CMC) dan Business Continuity Management System (BCMS) guna memastikan keberlangsungan operasional selama periode angkutan Lebaran.


“Seluruh langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan arus logistik tetap berjalan lancar sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan sekitar pelabuhan selama masa angkutan Lebaran,” tutup Hendri.



(RedaksiMBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).

Sorotan Keselamatan Pekerja Pelindo Marines di Bulan PSorotan Keselamatan Pekerja Pelindo Marines di Bulan Puasa Ramadhan 1447 Hijriah

 


SURABAYA (Media Bismis Nasional.com) - Mariners, Bulan Ramadan 1447 Hijriah tak menjadi penghalang untuk fokus, waspada, dan disiplin keselamatan. Keselamatan kerja menjadi sorotan dan fokus utama agar operasional tetap berjalan lancar dan aman.


Peninjauan yang dilakukan secara langsung oleh direksi Pelindo Marine pada Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan Kapal (Fasharkan) ini merupakan momen yang mendekatkan pekerja dengan top manajemen, sekaligus disampaikannya pesan bahwa keselamatan kerja adalah yang utama.


Agar Bulan Ramadan tak hanya bermakna dalam keberkahan, namun juga menjaga keselamatan diri yang berharga.


(Redaksi MBN.Com).


Laksanakan P4GN, KSOP Cirebon dan BNN Kota Cirebon Lakukan Deteksi Dini Bagi ABK





CIREBON (Media Bisnis Nasional.com/10/3/2026)-Dalam rangka mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Cirebon bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon melaksanakan kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika bagi para Anak Buah Kapal (ABK) yang beraktivitas di kawasan Pelabuhan Cirebon serta perwakilan dari KSOP Kelas II Cirebon, PT. Pelindo Regional 2 Cabang Cirebon dan PT.PTP yang dilaksanakan Selasa (10/3). 


Kegiatan disaksikan langsung Kepala Kantor KSOP Kelas II Cirebon Ferry Anggoro Hendianto dan Kepala BNN Kota Cirebon Kombes Pol Rohadi, S.I.K.


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah konkret dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di lingkungan pelabuhan, khususnya pada sektor transportasi laut yang memiliki mobilitas tinggi.


Ferry Anggoro Hendianto menyampaikan bahwa kegiatan deteksi dini ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran.


“Pelabuhan merupakan salah satu titik strategis dalam lalu lintas barang. Oleh karena itu, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan, termasuk melalui deteksi dini bagi para ABK,” ujar Ferry.


Ferry juga menegaskan bahwa KSOP Kelas II Cirebon sangat mengapresiasi sinergi yang dilakukan bersama BNN Kota Cirebon dalam melaksanakan kegiatan ini.


“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan deteksi dini ini. Kolaborasi antara KSOP Cirebon dan BNN Kota Cirebon merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung program P4GN di lingkungan pelabuhan,” jelasnya.


Lebih lanjut, Ferry menilai bahwa keterlibatan para ABK dalam kegiatan deteksi dini merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh insan maritim terbebas dari penyalahgunaan narkotika.


“Para ABK memiliki peran penting dalam operasional pelayaran. Dengan memastikan mereka bebas dari penyalahgunaan narkotika, maka keselamatan pelayaran dan keamanan lingkungan pelabuhan dapat lebih terjamin,” katanya.


Ia juga menekankan bahwa sinergi antarlembaga menjadi faktor utama dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika yang dapat masuk melalui jalur laut.


“Sinergi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menangani ancaman narkotika yang dapat menyusup melalui jalur laut. Melalui kerja sama yang solid antara KSOP, BNN, serta seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan, kita dapat memperkuat pengawasan sekaligus upaya pencegahan secara menyeluruh,” tutup Ferry.


Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta lingkungan pelabuhan yang bersih dari narkotika serta meningkatkan kesadaran seluruh pelaku jasa transportasi laut akan pentingnya mendukung program P4GN demi keselamatan pelayaran dan keamanan nasional.


(Redaksi MBN.com/MM/FAH).




PTP Nonpetikemas Perkuat Aspek Legal, Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memperkuat aspek tata kelola dan kepastian hukum perusahaan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara terkait Bantuan Penanganan Permasalahan Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.perusahaan.


Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Utara pada Senin (9/3/2026) dan dilakukan oleh Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H. Turut mendampingi, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Jakarta Utara Wahyu Oktaviandi, S.H., M.H. serta Senior Manager Pengawasan Internal dan Hukum PT Pelabuhan Tanjung Priok Muhammad Noordin.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pimpinan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, yaitu Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Kepala Subbagian Pembinaan, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, serta Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti.


Direktur Utama PTP Nonpetikemas, Indra Hidayat Sani, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang baik serta memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


"Kesepakatan ini menjadi komitmen kami untuk menjalankan operasional perusahaan secara profesional, transparan, dan taat hukum. Melalui sinergi dengan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, kami berharap setiap potensi permasalahan hukum dapat ditangani secara tepat sehingga perusahaan dapat terus fokus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan para pemangku kepentingan,” ujar Indra.


Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Dr. Syahrul Juaksha Subuki, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya penguatan fungsi pendampingan hukum oleh Kejaksaan, khususnya dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.


Menurutnya, sektor kepelabuhananPTP Nonpetikemas Perkuat Aspek Legal, Jalin Kerja Sama dengan Kejari Jakarta Utara


(Redaksi MBN.Com) 

Achmad Muchtasyar, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Hadiri Safari Ramadhan di Pelabuhan Palembang

 



PALEMBANG (Media Bisnis Nasional.com) - Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar bersama Komisaris Pelindo, Elwi Danil, Direktur Utama Subholding Pelindo Terminal Petikemas, M. Adji dan Executive Director 2, Budi Prasetio beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke Pelindo Regional 2 Palembang sekaligus menghadiri Safari Ramadhan di Pelabuhan Palembang.


Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group “Pelindo Berbagi Ramadhan” Tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).


(Redaksi MBN.Com) .