Pages

Minggu, Maret 08, 2026

Pelindo Solusi Digital Santuni Anak Yatim dan Hadirkan Kegembiraan untuk Anak Panti Asuhan di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

 


JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat komitmen kepedulian sosial perusahaan, Pelindo Solusi Digital atau PT ILCS  menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim di Panti Asuhan Mizan Amanah Rawabadak Utara pada hari Jumat (6/3/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program Pelindo Berbagi Ramadhan yang bertujuan menumbuhkan semangat berbagi sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Pelindo Solusi Digital menyalurkan santunan kepada anak-anak panti asuhan sebagai wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung kesejahteraan sosial serta memperkuat nilai kepedulian terhadap sesama.

 

Selain penyerahan santunan, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh komunitas seni internal Pelindo Solusi Digital, Artsquad, yang menghadirkan keceriaan bagi anak-anak panti asuhan melalui penampilan seni musik. Dengan konsep yang interaktif dan penuh semangat, penampilan tersebut berhasil menciptakan suasana hangat, ceria, dan penuh kebahagiaan bagi anak-anak selama kegiatan berlangsung.

 

Sekretaris Perusahaan Pelindo Solusi Digital, Dimas Giri Prabowo, menyampaikan bahwa “kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menumbuhkan nilai kepedulian sosial, sekaligus memberikan kontribusi nyata yang membawa dampak positif bagi masyarakat”.

 

“Bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Melalui kegiatan santunan ini, kami berharap dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak panti asuhan sekaligus menumbuhkan semangat empati dan solidaritas di lingkungan Pelindo Solusi Digital,” ujar Sekretaris Perusahaan Pelindo Solusi Digital.

 

Melalui kegiatan ini, Pelindo Solusi Digital berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Ke depan, Pelindo Solusi Digital akan terus mendorong berbagai inisiatif sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasionalnya.

 

(Redaksi MBN.Com).

Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Rapat Koordinasi Antisipasi Kemacetan Menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1447 Hijriah



TANJUNG PRIOK (Media Bisnis Nasional.com) - Pada Jum’at, 6 Maret 2026 pekan kemarin, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) utama Tanjung Priok menyelenggarakan rapat koordinasi bertempat di Gedung Museum Maritim Indonesia.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok, termasuk Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Walikota Jakarta Utara, dan Ditlantas Polda Metro, serta pelaku usaha logistic yang selama ini melakukan aktifitas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan sekitarnya.


Dalam forum tersebut, dibahas langkah-langkah koordinasi dan strategi bersama untuk mengantisipasi potensi terjadinya kemacetan serta menjaga kelancaran arus kendaraan dan distribusi barang di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok selama periode libur Lebaran Iedul Fitri 1447 Hijriah..


Partisipasi Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran arus logistik dan distribusi barang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, khususnya dalam menghadapi peningkatan aktivitas menjelang dan pasca periode libur.


(Redaksi MBN.Com).


Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan, Bappenas Tinjau Pelabuhan Merauke



Merauke (Media Bisnis Nasional.com,08/03/2026) - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meninjau operasional Pelabuhan Merauke untuk memperkuat sistem logistik dan kelancaran arus barang di wilayah Papua Selatan. Salah satu langkah strategis yang dibahas adalah rencana pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan guna meningkatkan efisiensi layanan logistik.


Perwakilan Bappenas, Adi Perdana, melakukan peninjauan langsung ke area dermaga dan lapangan penumpukan peti kemas pada Jumat (6/3). Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho, manajemen PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Merauke, perusahaan pelayaran, serta Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).


Dalam peninjauan tersebut, rombongan melihat langsung aktivitas bongkar muat serta kondisi operasional pelabuhan. Para pemangku kepentingan juga menyampaikan berbagai masukan terkait penataan operasional dan pengembangan fasilitas pendukung logistik di Pelabuhan Merauke.


Kepala Kantor KSOP Kelas IV Merauke Julivan Ch. L. Salindeho mengatakan koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, dan pelaku logistik selama ini berjalan baik dalam menjaga kelancaran operasional pelabuhan.


“Upaya optimalisasi operasional sudah dilakukan bersama seluruh stakeholder kepelabuhanan. Namun, salah satu kebutuhan utama yang masih perlu diwujudkan adalah keberadaan depo peti kemas di luar area pelabuhan,” ujarnya.


Usai peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi yang membahas penataan operasional serta rencana pengembangan fasilitas logistik di Pelabuhan Merauke.


Ketua DPC ALFI/ILFA Merauke, Abi Bakri Alhamid, menilai pembangunan depo peti kemas di luar area pelabuhan penting untuk mendukung kelancaran distribusi barang di Merauke.


“Keberadaan depo peti kemas di luar pelabuhan sangat penting agar penanganan kontainer lebih fleksibel dan aktivitas logistik di dalam pelabuhan tidak menumpuk,” ujar Abi.


Senada dengan hal tersebut, perwakilan perusahaan pelayaran juga menyampaikan harapannya agar langkah-langkah penataan operasional yang tengah dibahas dapat segera direalisasikan. Kepala PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Puji Hermoko, menilai ketersediaan fasilitas pendukung logistik yang memadai akan sangat membantu meningkatkan efisiensi pelayanan kapal.


“Kami berharap rencana pengembangan fasilitas pendukung logistik ini dapat segera diwujudkan sehingga pelayanan kapal menjadi lebih efisien dan arus barang dari maupun menuju Merauke dapat berjalan semakin lancar,” ujar Puji.


Dalam pembahasan tersebut, dua lokasi potensial untuk pembangunan depo dipertimbangkan, yakni kawasan Pelabuhan Perikanan seluas sekitar 3,8 hektar serta lahan milik Pelindo seluas sekitar 1,7 hektar di belakang kantor Pelindo. Selain itu, turut dibahas rencana pembangunan akses jalan menuju lokasi depo guna mendukung kelancaran distribusi logistik.


Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan terminal melalui penguatan peralatan dan infrastruktur operasional.


“TPK Merauke akan terus melakukan berbagai upaya peningkatan layanan, termasuk melalui penguatan peralatan operasional serta pengembangan infrastruktur guna mendukung kelancaran aktivitas logistik di Pelabuhan Merauke,” ujar Rasul.


Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Perhubungan juga menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan tersebut. Hasil pembahasan ini akan dilaporkan kepada pimpinan Bappenas sebagai bahan pertimbangan dalam percepatan penanganan kendala operasional di Pelabuhan Merauke.


Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator pelabuhan, dan pelaku usaha logistik, penguatan sistem logistik di Papua Selatan diharapkan dapat semakin optimal serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.



(Saiful/Red. MBN.Com).