Pages

Senin, Februari 16, 2026

TPK Ternate Perkuat Budaya K3 melalui Safety Patrol dan Peninjauan Restricted Area



 

TERNATE (Media Bisnis Nasional.com, 12/02/2026) - Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026, Terminal Peti Kemas (TPK) Ternate melaksanakan aksi safety patrol serta peninjauan rambu-rambu restricted area di seluruh lingkungan terminal.



Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan seluruh fasilitas keselamatan, rambu peringatan, serta pembatasan area kerja berada dalam kondisi baik, terlihat jelas, dan sesuai dengan standar yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan guna meminimalisir potensi risiko kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib.


Selain pelaksanaan safety patrol, TPK Ternate juga menegaskan kembali kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap bagi seluruh pegawai, khususnya personel operasional yang beraktivitas langsung di lapangan. Penegasan ini menjadi wujud konsistensi perusahaan dalam membangun dan memperkuat budaya keselamatan (safety culture) yang berkelanjutan.


Terminal Head TPK Ternate, Anwar Pae, menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tidak dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata namun juga aksi nyata.


“Momentum Bulan K3 harus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan kerja tidak berhenti setelah periode ini berakhir. Keselamatan merupakan prioritas utama dan menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, penerapan K3 harus terus dijaga dan ditingkatkan secara berkelanjutan dalam setiap aktivitas kerja,” ujarnya.


Dukungan juga disampaikan oleh M. Irfan Saleh, Wakil Ketua Koperasi TKBM Ternate, yang mengapresiasi komitmen TPK Ternate dalam memperkuat implementasi K3 di lingkungan kerja.


“Kami mendukung penuh langkah-langkah yang dilakukan TPK Ternate dalam menumbuhkan budaya keselamatan kerja. Penerapan K3 yang konsisten tidak hanya melindungi pegawai dan TKBM, tetapi juga berdampak positif terhadap kelancaran arus bongkar muat serta menjaga produktivitas operasional di lapangan,” tuturnya.


Melalui rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional ini, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui TPK Ternate menegaskan komitmennya untuk menjadikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari budaya kerja perusahaan, yang dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan guna mendukung operasional terminal.



(Redaksi MBN.Com/Corcom SPTP). 

TPK Perawang Peringati Bulan K3 Nasional 2026 dengan Memperkuat Budaya Keselamatan Kerja


 


PERAWANG (Media Bisnis Nasional.com, 11/2/2026) – Terminal Petikemas (TPK) Perawang memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 dengan menggelar serangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan budaya keselamatan di lingkungan kerja. Kegiatan berlangsung pada 10–11 Februari 2026 dan diikuti seluruh pegawai TPK Perawang.


 

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi keselamatan dan kesehatan kerja yang menghadirkan Pengawas Ketenagakerjaan Spesialis K3 Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, Jonli. Dalam kegiatan tersebut, ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menerapkan standar K3 secara konsisten guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, khususnya di sektor kepelabuhanan yang memiliki tingkat risiko tinggi.


 

“Penerapan K3 tidak boleh bersifat administratif semata, tetapi harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten. Komitmen bersama sangat diperlukan agar setiap aktivitas operasional berjalan aman, terkendali, dan produktif, terutama di lingkungan kepelabuhanan yang memiliki risiko kerja tinggi,” ujar Jonli.


 

Selain sosialisasi, TPK Perawang juga menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan RSUD Tualang, Kabupaten Siak. Dari 38 peserta yang mendaftar, terkumpul 24 kantong darah yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kepedulian sosial perusahaan sekaligus memperkuat kolaborasi internal.


 

Sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan darurat, TPK Perawang turut menyelenggarakan edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang disampaikan oleh paramedis internal. Kegiatan ini tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung agar peserta memahami teknik pertolongan pertama secara tepat dalam situasi darurat. Peringatan Bulan K3 Nasional ditutup dengan simulasi kebakaran (fire drill) yang melibatkan seluruh pegawai, termasuk praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

 


Terminal Head TPK Perawang, Dida Drojat, mengatakan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja 

menjadi fondasi utama dalam menjaga operasional terminal tetap andal dan berkelanjutan. Menurut dia, K3 tidak hanya dipahami sebagai kewajiban untuk memenuhi regulasi, tetapi juga sebagai tanggung jawab bersama seluruh insan perusahaan.


 

“Budaya K3 harus tercermin dalam perilaku kerja sehari-hari, bukan sekadar seremoni tahunan. Dengan komitmen bersama, kami optimistis dapat mewujudkan lingkungan kerja yang bebas kecelakaan, produktif, dan berkelanjutan,” kata Dida.


 

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, TPK Perawang menegaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kolektif dalam membangun budaya keselamatan kerja yang konsisten dan berkesinambungan, guna menjaga keandalan operasional serta kualitas layanan kepada pengguna jasa.



(Redaksi MBN.Com/email:redaksiislewstv@gmail.com).

SPJM DORONG KEUNGGULAN BISNIS DAN LAYANAN, MANTABKAN LANGKAH MENUJU EKSPANSI BISNIS 2026





MAKASSAR (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) semakin memantabkan langkah untuk mewujudkan target ekspansi bisnis melalui keunggulan bisnis dan layanan diseluruh lini bisnis dan wilayah operasinya. Dalam rangka percepatan pelaksanaan aksi korporasi dan target tersebut serta untuk menyelaraskan langkah-langkah strategis yang telah ditetapkan perusahaan, SPJM Grup menggelar Rapat Kerja (Raker) pada 12-13 Februari 2026.


 


Raker SPJM Grup yang dilaksanakan selama dua hari ini, dilaksanakan di kota Makassar. Peserta raker mencakup seluruh manajemen SPJM Pusat, Senior Manager Wilayah, serta Direksi anak dan Cucu perusahaan SPJM. Acara ini dilaksanakan secara hybrid dimana seluruh pekerja SPJM juga dapat mengikuti kegiatan secara daring.


Pada hari pertama, raker dibuka oleh Hermanto selaku Komisaris Utama SPJM. Dalam sambutannya, Hermanto menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh insan SPJM Grup sehingga target di Tahun 2025 dapat tercapai dengan baik. Hermanto juga memberikan motivasi agar seluruh insan SPJM dapat memacu kinerja dan semangat berkontribusi untuk menyongsong target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) SPJM di tahun 2026.


“Di kesempatan ini, dewan komisaris sangat mengapresiasi kinerja kerja keras, andal dan cerdas seluruh insan SPJM. Namun tidak dipungkiri 2026 akan penuh dengan dinamika yang kompleks. Sejalan dengan itu dewan komisaris menegaskan kembali 3 arahan strategis, yaitu penguatan dan diversifikasi MEPS (Marine, Equipment, dan Port Services), Ekspansi bisnis yang selektif, dan Optimasi service excellence,” ujar Hermanto.


Hermanto melanjutkan, bahwa arahan strategis ini tentunya harus dibarengi oleh disiplin efisiensi, manajemen resiko, dan penguatan kapabilitas sumber daya manusia serta tata kelola yang baik.


Raker hari pertama merupakan rangkaian arahan para direksi SPJM Pusat untuk evaluasi capaian 2025 dan RKAP tahun 2026. Setelahnya, dilanjutkan oleh paparan kinerja anak dan cucu perusahaan SPJM yang dibagi oleh 4 sesi, bidang Marine, Equipment, Port Services, dan cucu perusahaan.


“Rapat Kerja ini merupakan ruang terbuka untuk berdiskusi terkait target pencapaian di tahun 2026. Roadmap SPJM Grup khususnya di 2026, adalah penguatan bisnis untuk mampu memberikan layanan pendukung yang unggul dalam rangka mewujudkan target ekspansi bisnis kedepannya” Direktur Utama SPJM, Arief Prabowo menuturkan.


Di hari kedua, kegiatan dilanjutkan diskusi mengenai isu-isu strategis serta inisiatif improvement berdasarkan lesson learned tahun 2025 oleh para senior leaders SPJM Grup. Diskusi ini juga bertujuan untuk menjadi ajang bertukar pikiran dalam memberikan ide dan gagasan dalam menghadapi tantangan dan isu strategis demi tercapainya keunggulan bisnis dan daya saing SPJM Grup.


Hadir secara online dalam rangkaian Raker SPJM, Direktur Operasi Pelindo, Putut Sri Muljanto yang pada kesempatan tersebut memberikan briefing singkat untuk seluruh insan SPJM.


“SPJM mempunyai posisi vital dalam mendukung bisnis utama Pelindo Grup, baik dari bisnis marine maupun peralatan dan utilitas. Untuk itu dengan pengalaman yang telah diperoleh dari tahun-tahun sebelumnya, SPJM perlu fokus pada keunggulan layanan guna mencapai pengembangan usaha yang akan memberikan dampak yang besar terhadap kinerja perusahaan” tutur Putut.


Lebih lanjut Putut berharap, target tahun ini dapat tercapai dan performa SPJM Grup dapat menunjukkan pencapaian yang lebih baik daripada tahun sebelumnya.


Mengusung tema “Driving Commercial Expansion Through Business & Service Excellence”, raker tahun ini diharapkan meningkatkan semangat seluruh insan SPJM untuk memberikan layanan yang unggul dan andal sebagai kunci utama dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, memperkuat reputasi bisnis, menciptakan keunggulan kompetitif di pasar, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Indonesia.


(Redaksi MBN.Com/Corcom SPJM).

Pelindo Berjanji : Melayani Sepenuh Hati

 

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Melayani Sepenuh Hati adalah komitmen PT Pelabuhan Indonesia atau Pelindo (Persero) dalam mantransformasikan layanan bangsa yang berlandaskan empati dan kerendahan hati.


Segenap manajemen dan petugas garda terdepan Pelindo bertekad untuk mewujudkan janji di atas dengan memberikan pelayanan dan fasilitas publik yang terbaik. Pelindo berjanji !!!


(Redaksi MBN.Com).