Pages

Senin, Januari 12, 2026

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan


 

TANJUNG PRIOK (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menyalurkan bantuan logistik kepada warga Kelurahan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terdampak banjir. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Tanggap Bencana dan Musibah Tahun 2026 sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.


Penyaluran bantuan dilaksanakan sejak pagi hari di sejumlah rukun warga yang terdampak, meliputi RW 01, 02, 03, 04, 05, 06, 07, 011, 012, 013, dan 016. Berdasarkan pendataan di lapangan, sebanyak 869 jiwa tercatat terdampak akibat musibah banjir yang melanda kawasan tersebut.


Plt. Executive General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat saat menghadapi kondisi darurat. “Pelabuhan Tanjung Priok tidak hanya berperan sebagai Pelabuhan, tetapi juga bagian dari lingkungan sosial yang harus saling menguatkan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu menjaga ketahanan pangan sementara,” ujarnya.


Kegiatan ini turut dihadiri jajaran manajemen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, mulai dari tim keuangan, SDM, umum, hingga tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta didampingi pihak Kelurahan Tanjung Priok. Kehadiran pihal kelurahan menjadi penanda pentingnya sinergi antara BUMN dan warga sekitar dalam penanganan dampak bencana.


Melalui Program Tanggap Bencana dan Musibah ini, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sekaligus menegaskan peran pelabuhan sebagai bagian dari kehidupan sosial warga sekitar.


(Redaksi MBN.Com/).

 

TERMINAL TELUK LAMONG FASILITASI TRANSFER ILMU BUDIDAYA KEPITING SOK Antar KELOMPOK Nelayan KOTA SURABAYA



SURABAYA (Media Bisnis Nasional.com ) -  
Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kalitangi Asri Romokalisari – Kota Surabaya menghadiri undangan kegiatan sharing session yang diadakan oleh Kelompok Nelayan Nambangan Perak, Kota Surabaya dalam rangka pengembangan lanjutan budidaya kepiting soka yang berkelanjutan.


Kegiatan sharing session ini dihadiri langsung oleh Ketua Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari, Amin. Dalam kesempatan tersebut, Amin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan terkait sistem filtrasi air pada budidaya kepiting soka dan memberikan solusi atas berbagai permasalahan operasional yang dihadapi oleh Kelompok Nelayan Nambangan Perak, ini merupakan kegiatan lanjutan setelah Kelompok Nelayan Nambangan Perak – Kota Surabaya melakukan benchmarking budidaya kepiting soka ke Pokdakan Kalitangi Asri Romokalisari pada awal Desember 2025 lalu.


“Kami menerima dan menghadiri undangan dari Kelompok Nelayan Nambangan Perak dengan tujuan untuk membagikan bagaimana mengoptimalisasi budidaya kepiting soka sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan memperoleh hasil panen yang maksimal,” ujar Amin.


Sementara itu, Ketua Program Budidaya Kepiting Soka, KUB Bintang Laut, Kelompok Nelayan Nambangan Perak – Kota Surabaya, Sukron, menegaskan bahwa kegiatan sharing session ini merupakan program lanjutan untuk memperkuat transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas teknis pembudidaya, serta mendorong kemandirian dan keberlanjutan usaha budidaya kepiting soka di wilayah pesisir Surabaya.


Kegiatan ini sepenuhnya di dukung dan di fasilitasi oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Manager Komunikasi Korporasi PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permata Sari, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten mendukung sinergi antar kelompok masyarakat pesisir guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.


“PT Terminal Teluk Lamong berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat pesisir, salah satunya melalui kegiatan sharing session seperti ini. Kami percaya bahwa sinergi antar kelompok nelayan dan pembudidaya ikan akan menciptakan ekosistem usaha yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Dahlia.


Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tercipta peningkatan kualitas budidaya kepiting soka sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antar kelompok nelayan dan pembudidaya ikan di wilayah Surabaya, ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir secara inklusif. Selain itu, PT Terminal Teluk Lamong berharap program Budidaya Kepiting Soka ini dapat meningkatkan taraf hidup nelayan dan sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir.


(Redaksi MBN.Com/Corcom TTL).


Presiden Prabowo: Pembangunan Harus Disertai Pemerataan untuk Seluruh Rakyat

 




 *Media Bisnis Nasional* , Jakarta 12 Januari 2026 - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan nasional tidak cukup hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata. Namun, pembangunan tersebut menurut Presiden harus disertai dengan keberanian untuk memastikan bahwa manfaatnya benar-benar dirasakan oleh rakyat.


“Pertumbuhan harus disertai oleh pemerataan. Suatu sistem yang tidak cepat mengusahakan, mengupayakan pemerataan, sistem itu kurang bermanfaat bagi sebuah bangsa,” ucap Presiden.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa tujuan bernegara sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 adalah memajukan kesejahteraan umum dan melindungi segenap bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan negara harus berpihak pada seluruh rakyat, bukan hanya segelintir kelompok.


“Tujuan bernegara kita, tujuan kita merdeka adalah untuk membawa kesejahteraan, kehidupan yang lebih baik untuk seluruh rakyat Indonesia. Berkali-kali pendiri-pendiri bangsa kita menggarisbawahi itu,” ujar Kepala Negara.


Presiden menyampaikan apresiasi atas peran dan dukungan seluruh pihak termasuk kepala daerah yang turut menjadi faktor penting keberhasilan program Sekolah Rakyat. Melalui peresmian Sekolah Rakyat ini, pemerintah telah membuka harapan baru bagi anak-anak dari keluarga yang sebelumnya kesulitan mengakses pendidikan.


“Ini bukti kita berbuat, sehingga anak-anak kita hari ini yang tadinya mungkin sulit sekolah, sekarang mereka punya harapan. Dan saya terkesima hari ini, terus terang saja, terkesima. Bisa ada anak yang pidatonya dalam beberapa bahasa, luar biasa,” lanjutnya.


Kepala Negara pun berharap Sekolah Rakyat menjadi fondasi lahirnya generasi unggul Indonesia yang berdaya saing global. Hal ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.




 *Sonny H. Sayangbati*

Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Putus Rantai Kemiskinan Ekstrem

 




 *Media Bisnis Nasional* , Jakarta 12 Januari 2026 - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa kehadiran 166 Sekolah Rakyat merupakan langkah awal dari target besar pemerintah hingga tahun 2029 mendatang. Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.


“Hari ini kita berhasil melihat dan meresmikan 166 Sekolah Rakyat. Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029. Insyaallah akan tercapai,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, dalam sebuah acara yang dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin, 12 Januari 2026.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Setiap Sekolah Rakyat ditargetkan mampu menampung hingga 1.000 murid, sehingga secara keseluruhan dapat menjangkau 500 ribu peserta didik.


“Ujungnya sasaran kita adalah tiap sekolah rakyat adalah seribu murid. Berarti sasaran kita nanti 500 ribu murid,” ungkap Presiden.


Dalam amanatnya, Presiden Prabowo juga menegaskan cita-citanya untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden Prabowo pun mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu dan bekerja sama dalam menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia.


“Saya mengajak seluruh bangsa Indonesia, mari kita bersatu, mari kita kerja sama untuk menghilangkan kemiskinan dan kelaparan dari Indonesia,” ucap Presiden.


Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya kepercayaan diri bangsa dan sikap optimistis terhadap kemampuan Indonesia untuk terus maju dan berprestasi. Presiden menegaskan keyakinannya bahwa arah perjuangan bangsa Indonesia telah berada di jalur yang benar.


“Kita berada di jalan yang benar. Kita tidak ragu-ragu. Apa pun yang terjadi, kita akan terus dalam perjuangan demi bangsa dan rakyat Indonesia,” tutur Presiden.


Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial beserta jajaran dan seluruh kementerian/lembaga terkait yang telah bekerja keras mendukung program Sekolah Rakyat. Presiden Prabowo turut menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga pendidik yang menjadi garda terdepan dalam membina generasi penerus bangsa.


“Terima kasih sekali lagi semua unsur yang bekerja keras untuk seluruh rakyat. Terima kasih anak-anakku atas semangatmu. Guru-guru, terima kasih. Kepala sekolah, terima kasih. Saya minta dibina dengan baik. Guru harus selalu memberi contoh,” pungkas Presiden.




 *Sonny H. Sayngbati*

Dukung Ketahanan Energi Nasional, Pertagas Perkuat RDMP Balikpapan melalui Pipa Gas Senipah–Balikpapan

 






 *Media Bisnis Nasional,* Jakarta, 13 Januari 2026 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah meresmikan operasional Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan pada 12 Januari 2026. Peresmian tersebut menandai beroperasinya infrastruktur energi yang akan semakin memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.


Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PT Pertamina Gas (Pertagas) berperan strategis dalam mendukung kelancaran operasional RDMP Balikpapan dari sisi suplai gas. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan proyek Pipa Gas Senipah–Balikpapan yang menjadi bagian dari infrastruktur terintegrasi RDMP guna memastikan pasokan gas yang aman dan andal bagi kilang.


Direktur Utama Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, mengatakan bahwa Pipa Gas Senipah–Balikpapan yang telah beroperasi sejak 31 Desember 2023 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang berperan penting dalam mendukung peningkatan kapasitas pengolahan dan produksi Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dan RU V.


“Pipa Gas Senipah–Balikpapan merupakan bagian dari infrastruktur terintegrasi di Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo hari ini. Melalui infrastruktur gas ini, Pertagas sebagai pengelola, mendukung penuh keandalan operasional RU V dan Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) untuk memperkuat suplai energi nasional secara berkelanjutan,” ujar Indra.


Interkoneksi Pipa Gas Senipah–Balikpapan sepanjang kurang lebih 78 kilometer dibangun untuk menyalurkan gas bumi dari wilayah hulu yaitu K3S di Senipah, Kalimantan Timur, menuju ke kilang Balikpapan dengan kapasitas penyaluran mencapai 125 MMSCFD. 


Optimalisasi penyaluran gas tersebut menjadi elemen penting dalam menjaga kontinuitas dan efisiensi operasional RDMP Balikpapan.


“Suplai gas yang andal melalui jaringan pipa ini akan memastikan operasional RDMP Balikpapan yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi, sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia pada tahun 2060,” imbuh Indra.


Pembangunan Pipa Gas Senipah–Balikpapan lalu juga mengedepankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sekitar 51 persen, sehingga turut berkontribusi dalam mendorong pengembangan industri dalam negeri.


Pertagas berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam penguatan ketahanan energi nasional melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur gas bumi yang andal, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional kilang dan pertumbuhan ekonomi nasional.

-----------------------------


Sekilas PT Pertamina Gas (Pertagas)

Pertagas merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina yang didirikan pada 23 Februari 2007 untuk memenuhi ketentuan UU No. 22 tahun 2001 dan peningkatan kebutuhan komoditas gas di Indonesia. Pertagas bergerak di sektor midstream dan downstream industri energi di Indonesia yang secara berkelanjutan mengembangkan bisnisnya pada sektor energi baik gas, minyak maupun bentuk energi lainnya di seluruh Indonesia. Kegiatan usaha Pertagas didukung oleh 2 (dua) entitas Anak Usaha yaitu PT Pertagas Niaga dan PT Perta Arun Gas dan 2 (dua) entitas Joint Venture yaitu PT Perta Daya Gas dan PT Perta-Samtan Gas yang memiliki peran aktif dalam usaha Oil & Gas Transportation, Gas Sales, Terminal Usage, LPG Sales dan Facility Usage. Melalui tagline terbarunya Delivering Reliable Energy, Pertagas menggambarkan posisinya dalam bisnis transmisi dan distribusi energi di Indonesia yang telah bertransformasi sebagai penyalur sumber energi dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun, dimiliki dan/atau dioperasikan oleh Pertagas dan afiliasinya. (www.pertagas.pertamina.com)





 *Sonny H. Sayangbati* 




 

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Siagakan Mitigasi Banjir, Operasional Tanjung Priok Tetap Berjalan

 



JAKARTA PRIOK (Mediabisnisnasional.com)  - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok memastikan seluruh aktivitas operasional Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan normal di tengah curah hujan tinggi yang melanda hampir seluruh wilayah DKI Jakarta.


Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak terdapat gangguan terhadap layanan kepelabuhanan, baik dari sisi operasional kapal, bongkar muat, maupun pergerakan arus barang.


“Seluruh terminal di Pelabuhan Tanjung Priok beroperasi normal. Aktivitas sandar kapal, bongkar muat, serta pergerakan kontainer berjalan sesuai rencana dan tidak mengalami kendala teknis,” ujar Yandri melalui keterangan tertulis, Senin (12/1) malam.


Dari sisi manajemen traffic pergerakan lalu lintas barang, Pelindo memastikan arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan tetap lancar. Sistem gate masuk dan keluar terminal beroperasi optimal, didukung pengaturan lapangan dan koordinasi aktif dengan operator terminal guna mencegah antrean dan penumpukan kendaraan.


Yandri menjelaskan, potensi genangan di sekitar pelabuhan telah diantisipasi melalui langkah teknis yang terukur. Salah satunya adalah pemantauan ketinggian air secara aktif di titik-titik krusial, salah satunya Pintu Air Kali Kresek sekaligus melakukan pembersihan serta pengangkutan sampah.


“Pemantauan dilakukan secara berkala untuk memastikan elevasi air tetap dalam batas aman dan tidak berdampak pada operasional pelabuhan dan masyarakat,” jelasnya.


“Pengelolaan drainase dan kebersihan saluran air pada kawasan pelabuhan menjadi bagian dari mitigasi yang kami lakukan agar aliran air tetap lancar dan risiko genangan dapat ditekan,” kata Yandri.


Pelindo juga menyiagakan pompa air, memastikan fungsi drainase internal berjalan optimal, serta mengerahkan tim operasional, HSSE, dan pengamanan pelabuhan selama periode cuaca ekstrem. Koordinasi dengan KSOP, pemerintah daerah, dan instansi terkait terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kelancaran arus logistik nasional.


Ia mengimbau masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian, khususnya saat melintas di kawasan sekitar pelabuhan selama curah hujan tinggi.


Sementara itu, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok turut memastikan bahwa aspek keselamatan dan keamanan pelayaran tetap terjaga di tengah kondisi cuaca ekstrem.


Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Santoso, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap seluruh aktivitas kepelabuhanan, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan kapal dan kelancaran arus lalu lintas laut dan pelabuhan.


“KSOP Utama Tanjung Priok secara aktif memantau kondisi perairan dan operasional pelabuhan. Hingga saat ini, seluruh kegiatan pelayaran, sandar kapal, serta pelayanan kepelabuhanan berjalan dengan aman dan sesuai ketentuan keselamatan,” ujar Heru.


Ia menambahkan, koordinasi antara KSOP, Pelindo, operator terminal, serta instansi terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem, termasuk peningkatan curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.


“Kami memastikan prosedur keselamatan dipatuhi, baik oleh kapal maupun oleh penyelenggara pelabuhan. Sinergi antarinstansi menjadi kunci agar pelayanan pelabuhan tetap berjalan lancar tanpa mengesampingkan aspek keselamatan,” tambahnya.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).