Pages

Jumat, Januari 09, 2026

Capaian Positif Tahun 2025, Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Energi Masyarakat

 





 *Media Bisnis Nasional* , Jakarta 9 Januari 2025 - Sejalan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sepanjang tahun 2025 mengupayakan tercapainya swasembada energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, meski tahun 2025 memberikan tantangan bagi kemajuan sektor ESDM, Kementerian ESDM tetap hadir.


"Tahun 2025 ini adalah tahun yang penuh cobaan dan dinamika, khususnya bagi kami di Kementerian ESDM. Kenapa? Karena melewati 2025 ini, ya ada suka duka lah, suka duka yang cukup luar biasa. Tapi bagi kami, setiap ada tantangan, justru di situlah harus ada kehadiran kita dalam rangka mewujudkan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden," ujar Bahlil pada Konferensi Pers Capaian Kinerja Sektor ESDM Tahun 2025 di Jakarta, Kamis (8/1).


Bahlil menyampaikan, bahwa pencapaian lifting minyak bumi mencapai 605,3 ribu barel per hari (Thousand Barrels of Oil Per Day/MBOPD), atau 100,05 persen dari target yang ditetapkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025. Sementara itu, rata-rata lifting gas bumi pada tahun 2025 mencapai 951,8 ribu barel per hari (Thousand Barrels of Oil Equivalent Per Day/MBOEPD), atau di bawah target APBN sebesar 1.005 ribu barel.


Meski demikian, pada tahun 2025, seluruh kebutuhan gas dipasok dari produksi gas dalam negeri, tidak ada yang berasal dari impor. Adapun dari total 5.600 Billion British Thermal Unit Per Day (BBTUD) gas bumi, sebagian besar dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik sebanyak 3.908 BBTUD atau 69%. Jumlah tersebut digunakan untuk kebutuhan hilirisasi dan domestik lain, seperti Bahan Bakar Gas (BBG), jaringan gas bumi (jargas), peningkatan produksi migas, ketenagalistrikan, Liquefied Natural Gas (LNG), dan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Sisanya sebesar 1.691 BBTUD atau 31% diekspor.


Capaian lain yang tidak kalah menggembirakan adalah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di Kementerian ESDM melampaui target APBN tahun 2025. Tercatat, PNBP Kementerian ESDM mencapai Rp138,37 triliun atau 108,56% dari target


Capaian lain yang tidak kalah menggembirakan adalah Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang tercatat di Kementerian ESDM melampaui target APBN tahun 2025. Tercatat, PNBP Kementerian ESDM mencapai Rp138,37 triliun atau 108,56% dari target.


Capaian ini terdiri dari PNBP Sumber Daya Alam (SDA) Mineral dan Batubara (Minerba), SDA Panas Bumi, serta PNBP sektor lainnya, yakni PNBP dari layanan BLU, iuran badan usaha hilir migas, DMO migas, kompensasi DMO Batubara, denda smelter, denda Penertiban Kawasan Hutan (PKH), jasa layanan ketenagalistrikan, museum, pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) dan jasa lainnya.


"Saya harus jujur mengatakan bahwa ini kerja tim. Kerja-kerja yang membutuhkan inovasi, konsentrasi, dan totalitas. Kenapa ini kita harus lakukan? Karena negara membutuhkan dana untuk bagaimana bisa membiayai program-program kerakyatan," ujar Bahlil.


Terkait dengan investasi, total investasi sektor ESDM mencapai USD31,7 miliar. Angka ini terdiri dari investasi subsektor Minerba sebanyak USD6,7 miliar; subsektor migas USD18 miliar; subsektor listrik USD4,6 miliar, dan subsektor EBTKE pada angk USD2,4 miliar. Untuk meningkatkan investasi, Bahlil menyampaikan pihaknya akan menugaskan PT PLN (Persero) untuk mendorong percepatan pembangunan pembangkit-pembangkit baru yang telah disetujui dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).


Dari subsektor minerba, total produksi batubara mencapai 790 juta ton. Dari seluruh produksi tersebut, 32% dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik kelistrikan dan non-kelistrikan. 65,1% atau 514 juta ton untuk diekspor, dan sisanya sebanyak 22 juta ton (2,8%) untuk stok.


Sementara bauran energi dari EBT sepanjang tahun 2025 mencapai 15,75%, mengalami peningkatan dari capaian tahun 2024. Capaian Total kapasitas terpasang EBT sampai bulan Desember 2025 sebesar 15.630 MW. Tambahan kapasitas di tahun 2025, merupakan yang terbesar selama 5 tahun terakhir. Secara rinci realisasi kapasitas pembangkit EBT dari hidro sebesar 7.587 MW, Bioenergi 3.148 MW, Panas Bumi 2.744 MW, Surya 1.494 MW, Gasifikasi Batubara 450 MW, Angin 152 MW, Sampah 36 MW, dan lainnya sebanyak 18 MW.


Kementerian ESDM juga mewajibkan implementasi kebijakan B40, yang merupakan Bahan Bakar Nabati (BBN) campuran 40% minyak sawit dan 60% solar. Pemanfaatan biodiesel domestik Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai 14,2 juta kilo Liter (kL), atau setara dengan 105,2% dari target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan sebesar 13,5 juta kL di tahun 2025. Mandatori ini juga mampu menurunkan impor solar hingga 3,3 juta kL. B40 juga memberikan manfaat ekonomi berupa penghematan devisa sebesar Rp 130,21 triliun dan pengurang anemisi mencapai 38,88 juta ton CO2 ekuivalen, serta peningkatan nilai tambah Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp 20,43 triliun.


Dari sektor kelistrikan, konsumsi listrik perkapita masyarakat Indonesia telah mebcapai 1.584 kWh atau 108,2% dari target 1.464 kWh. Angka ini naik dari capaian tahun sebelumnya sebesar 1.411 kWh. Sementara itu, kapasitas terpasang pembangkit listrik di tahun 2025 juga mengalami peningkatan sebanyak 7 gigawatt (GW) dari tahun 2024, menjadi 107,51 GW.


Untuk meningkatkan akses kelistrikan masyarakat, Pemerintah melaksanakan program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Sepanjang tahun 2025, Program Lisdes telah melistriki 77.616 pelanggan di 1.516 lokasi. Adapun hingga 31 Desember 2025 program BPBL telah terpasang bagi 205.968 rumah tangga.


"Arahan dari Bapak Presiden Prabowo, bahwa sampai dengan 2029-2030, semua desa-desa atau dusun-dusun yang jumlahnya 5.700 dan 4.400, harus semua listriknya sudah ada. Kehadiran listrik itu sebagai bentuk kehadiran sosial, dan negara harus hadir," tegas Bahlil.


Pada periode tahun 2025, Pemerintah menerbitkan berbagai kebijakan untuk mereformasi sektor ESDM. Pertambangan Inklusif dan Partisipatif diatur melalui Peraturan Menteri ESDM Nomor 18 Tahun 2025, Sumur Minyak Masyarakat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025, Tata Kelola Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) melalui Permen ESDM Nomor 17 Tahun 2025, Percepatan Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) melalui Permen ESDM Nomor 4,5 & 10 Tahun 2025.


Penciptaan tenaga kerja juga menjadi fokus Pemerintah. Tercatat sebanyak 871.574 tenaga kerja terserap di subsektor migas, minerba, ketenagalistrikan, dan EBTKE. Ini merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan ruang bagi penciptaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia.



 *Sonny H. Sayangbati* 



 

Presiden Prabowo Minta Pelayanan Jemaah Haji Dilakukan Transparan dan Akuntabel*

 




 *Media Bisnis Nasional,* Jakarta 9 Januari 2026 - Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi bagi jemaah Indonesia. Hal ini sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto yang meminta agar penyelenggaraan haji dilakukan secara transparan dan akuntabel.


“Kami dari Kementerian Haji tentu harus menyiapkan sedini mungkin, secermat mungkin, dan fokus kami adalah ketepatan waktu, kualitas layanan, perlindungan jemaah, dan tata kelola yang akuntabel, sesuai dengan permintaan dari Presiden bahwa (penyelenggaraan) haji harus dikelola dengan transparan dan akuntabel,” ujar Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf, dalam keterangan persnya di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (08/01/2026).


Menhaj menekankan bahwa pihaknya tidak hanya menyiapkan aspek teknis tetapi juga memperkuat tata kelola, pengawasan, dan integritas penyelenggaraan haji secara menyeluruh, dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait.


“Di Kementerian Haji ini kita ditemani dengan berbagai pihak dari luar, dari aparat penegak hukum yang masuk menjadi bagian dari kita. Dari KPK ada yang masuk ke kita, dari Kejaksaan juga ada yang masuk ke kita, semuanya dalam rangka untuk memastikan bahwa proses haji bisa berlangsung dengan transparan dan akuntabel,” ujarnya.


Menhaj menambahkan, prinsip utama penyelenggaraan haji tahun ini menempatkan pelayanan jemaah sebagai prioritas utama, dengan kepastian proses, kepatuhan terhadap regulasi, serta menjunjung tinggi akuntabilitas. Setiap kebijakan diarahkan agar berdampak langsung pada kenyamanan, keselamatan, dan ketenangan jemaah. 


“Pemerintah ingin memastikan bahwa pelayanan pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan dengan aman, nyaman, dan tenang dalam menjalankan ibadah. Termasuk juga kita berharap para jemaah berangkat dalam keadaan kondisi sehat, di sana pun sehat, dan insyaallah pulang ke tanah air dalam keadaan sehat pula dengan kondisi dengan status sebagai haji yang mabrur,” kata Menhaj.


Terkait progres persiapan layanan di Arab Saudi, Menhaj menegaskan bahwa pihaknya mengawal secara intensif penyediaan layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi melalui koordinasi erat dengan otoritas Arab Saudi agar layanan sesuai standar, tepat waktu, dan mampu melayani jemaah Indonesia dalam jumlah besar.


“Kita sudah memastikan sebagian besar akomodasi, konsumsi, dan transportasi di Saudi walaupun belum 100 persen. Transportasi sudah 100 persen, konsumsi sudah 100 persen, akomodasi Madinah sudah 93 persen, akomodasi di Makkah belum terlalu signifikan tapi insyaallah dalam waktu seminggu ini kita pastikan akan bisa segera selesai,” ujarnya.


Sementara di dalam negeri, persiapan penerbangan, asrama, dan embarkasi dilakukan sejak awal melalui koordinasi lintas kementerian, maskapai, serta pengelola bandara. Asrama haji disiapkan untuk memastikan jemaah memperoleh layanan yang tertib, nyaman, dan aman sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.


Menhaj menekankan bahwa layanan kesehatan menjadi prioritas utama dengan memastikan pemenuhan istithaah kesehatan, kesiapan tenaga medis, serta sistem layanan kesehatan yang memadai baik di Tanah Air maupun di Arab Saudi. 


“Terkait dengan kesehatan ini, layanan medis tetap tidak terlewatkan karena kesehatan para jemaah haji menjadi prioritas kita,” ujarnya. 


Menutup pernyataannya, Menhaj kembali menekankan komitmennya untuk melaksanakan pelayanan haji secara profesional dan transparan.


“Terakhir, kami sampaikan bahwa kami berkomitmen menyelenggarakan haji 2026 ini secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan serta perlindungan jemaah,” tandasnya.



 *Sonny H. Sayangbati* 




 

Kisah Bangga dan Harapan Atlet SEA Games saat Terima Apresiasi Presiden Prabowo

 




 *Media Bisnis Nasional* , Jakarta 8 Januari 2026 - Gelaran SEA Games ke-33 Thailand telah usai, tetapi kebanggaan para atlet Indonesia tetap menguat saat menerimaG apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 8 Januari 2025. Di balik medali yang mereka raih, tersimpan kisah perjuangan harapan yang kini menjadi kekuatan bagi langkah mereka ke depan.


Bagi atlet triathlon Martina Ayu Pratiwi, momen hari ini terasa sangat spesial dan personal. Peraih total tujuh medali yakni lima emas dan dua perak ini tak menyangka akan berdiri sebagai salah satu perwakilan atlet yang menerima penghargaan langsung dari Presiden.


“Alhamdulillah senang banget bisa jadi perwakilan yang diberi penghargaan langsung oleh Pak Prabowo. Ini adalah hari ulang tahun saya hari ini, jadi kerasa makin spesial hari ini,” ujarnya.


Apresiasi yang diterima pun Martina niatkan untuk mendukung prestasi dan investasi masa depannya. Tidak hanya Martina, cerita perjuangan lainnya datang dari Dewi Laila, atlet menembak yang tidak menyangka bisa meraih medali emas dalam kondisinya yang sedang hamil.


“Enggak nyangka, karena enggak berpikir kayak bakal dapat emas, harus dapat emas gitu. Pas saat pertandingan ya udah, nothing to lose aja,” katanya.


Ke depan, Dewi berharap dapat kembali memperkuat Indonesia di ajang yang lebih tinggi. “Harapan ke depannya biar bisa meningkatkan prestasi lagi di ASIAN Games, olympic, pokoknya yang paling tertinggi kan olympic itu. Setelah lahiran ini rest dulu sebentar, trus kalau bisa dikasih kesempatan buat Asian Games ya Asian Games,” ucap Dewi.


Sementara itu, Rizki Juniansyah, atlet angkat besi Indonesia, tak mampu menahan haru saat menerima penghargaan dari Presiden. Peraih emas sekaligus pemecah rekor dunia ini menyebut apresiasi Presiden sebagai kehormatan besar, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi atlet-atlet lainnya.


“Ke depannya ini adalah tantangan juga bagi saya. Ini adalah jalan berat juga bagi saya. Ke depannya saya harus membawa terus nama Indonesia, TNI, dan nama baik Bapak Presiden maupun jajarannya, angkat Besi juga yang saya pasti selalu saya bawa, dan ya ini perjuangan lagi ke depannya buat saya,” kata Rizki.


Meski datang dari cabang olahraga berbeda, ketiganya sepakat bahwa prestasi lahir dari konsistensi, disiplin, dan pengorbanan. Apresiasi dari Presiden hari ini bukan sekadar penutup dari perjuangan di SEA Games, melainkan menjadi babak baru perjuangan para atlet di ajang olahraga yang lebih tinggi.


 *Sonny H. Sayangbati* 




 

Pelabuhan Ciwandan Banten Optimalkan Layanan Pelabuhan Demi Kelancaran Arus Logistik Tahun 2026



BANTEN (Media Bisnis Nasional.com) - Pelindo Regional 2 Banten meneguhkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa kepelabuhanan sejak awal tahun 2026 melalui penguatan kesiapan operasional, peningkatan kualitas layanan, serta konsistensi penerapan standar keselamatan dan keamanan di seluruh wilayah kerja.


Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelancaran arus logistik dan aktivitas kepelabuhanan lainnya, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional secara berkelanjutan.


Memasuki tahun 2026, Pelindo Regional 2 Banten memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal dengan mengedepankan prinsip keandalan, efisiensi, dan kepastian layanan. Kesiapan infrastruktur, dukungan fasilitas pelabuhan, serta profesionalisme sumber daya manusia menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan, mulai dari pengguna jasa, mitra kerja, hingga masyarakat sekitar pelabuhan.


General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi menyampaikan bahwa komitmen pelayanan prima merupakan nilai yang terus dijaga dan diperkuat seiring dengan dinamika operasional kepelabuhanan.


“Awal tahun 2026 menjadi momentum bagi kami untuk memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan dengan baik, aman, dan tertib. Pelindo Regional 2 Banten berupaya hadir sebagai mitra yang andal bagi pengguna jasa dengan memberikan pelayanan yang responsif dan melayani sepenuh hati, profesional, serta berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” kata Benny.


Lebih lanjut, Pelindo Regional 2 Banten juga terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui evaluasi berkelanjutan, penguatan koordinasi internal, serta penerapan prosedur operasional yang mengedepankan keselamatan dan kenyamanan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pelabuhan yang semakin kompetitif, sekaligus mendukung kelancaran arus barang dan jasa di wilayah Banten dan sekitarnya.


Sebagai bagian dari komitmen pelayanan, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen penuh untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi layanan sejalan dengan transformasi kepelabuhanan nasional.


“Pelayanan prima bukan hanya tentang kelancaran operasional, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan seluruh pemangku kepentingan. Komitmen ini akan terus kami jaga sebagai bagian dari tanggung jawab Pelindo Regional 2 Banten,” tutup Benny.


Dengan demikian, Pelindo Banten mengajak seluruh pengguna jasa dan mitra kerja untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan layanan kepelabuhanan yang aman, andal, dan berdaya saing dengan melayani sepenuh hati.



(Redaksi MBN.Com).