Pages

Senin, Agustus 31, 2026

Pelindo Regional 2 dan BNN Jakarta Utara Dukung Generasi Muda Bersih Narkoba melalui Sobat Ananda Bersinar di SMAN 80 Jakarta




JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) -  Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Utara menggelar kegiatan Sobat Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar) di SMAN 80 Jakarta sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.


Kegiatan yang digelar pada Senin 31 Agustus 2026 ini, merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 2, yang diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam penguatan kualitas generasi muda. 


Pelaksanaan program tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Pelindo Regional 2 dalam ekosistem Danantara, melalui penguatan program sosial yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.


Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Mundzyr Salim, mengatakan bahwa kegiatan edukasi kepada pelajar menjadi penting karena generasi muda merupakan penerus estafet pembangunan bangsa.


“Sebagai BUMN, selain melaksanakan fungsi bisnis, salah satu peran kami adalah turut serta memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Kami memandang hal ini sangat penting karena ke depan generasi kami akan memasuki masa pensiun dan estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh generasi muda,” ujar Mundzyr.


Menurutnya, upaya mempersiapkan generasi muda perlu dilakukan sejak dini, termasuk dengan membangun pemahaman mengenai bahaya narkoba dan mendorong mereka untuk memiliki lingkungan pergaulan yang positif.


“Kalau tidak kita siapkan dari sekarang, saya khawatir bangsa ini akan mengalami kemunduran. Karena itu, program seperti ini akan terus kami laksanakan. Harapan kami kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan ke depan dapat menyebar ke sekolah-sekolah lainnya,” tambahnya.


Mundzyr juga menyampaikan apresiasi kepada BNN Jakarta Utara dan SMAN 80 Jakarta yang telah memberikan ruang bagi Pelindo untuk berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.


Sementara itu, Kepala BNN Jakarta Utara, Irwan Andy Purnamawan, menyampaikan bahwa pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika merupakan salah satu agenda penting dalam pembangunan nasional, terutama dalam menjaga generasi muda.


“Bapak Presiden menempatkan penguatan pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba sebagai salah satu agenda penting. Ini menjadi penting karena kita harus menjaga anak-anak muda, khususnya generasi muda saat ini, agar dapat menjadi generasi emas Indonesia 2045,” kata Irwan.


Ia menjelaskan bahwa Sobat Ananda Bersinar merupakan salah satu upaya untuk membangun keberanian dan kepedulian pelajar dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.


“Program ini mendorong keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba, melindungi diri sendiri, dan melindungi teman dari penyalahgunaan narkoba. Selain itu, kami juga mendorong anak-anak muda untuk membangun prestasi,” ujarnya.


Irwan menambahkan, lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, pelajar perlu dibekali pengetahuan sekaligus keberanian untuk mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi tekanan atau pengaruh lingkungan.


Melalui kegiatan Sobat Ananda Bersinar, Pelindo dan BNN Jakarta Utara mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun karakter dan kualitas generasi muda.


Bagi Pelindo, keterlibatan dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan TJSL secara berkelanjutan. Dukungan terhadap pendidikan, kesehatan, dan pembangunan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari kontribusi sosial Pelindo di tengah masyarakat.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2).

IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026, Sukses Realisasikan Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) meraih Impact Commitment Awards dalam ajang InvestorTrust CSR Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Kamis (27/8/2026). Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen IPCC dalam menghadirkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya melalui program unggulan IPCC GEMBIRA (Gerakan Masyarakat Bersih dan Sehat) yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi ibu dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di sekitar wilayah operasional Perseroan. 


Melalui program tersebut, IPCC memberikan dukungan pemenuhan gizi, makanan tambahan, serta edukasi kesehatan kepada penerima manfaat, dengan hasil sebanyak 30 anak mengalami peningkatan status gizi dan 3 anak berhasil keluar dari kondisi stunting.


Plt. Direktur Utama IPCC, Bagus Dwipoyono, mengatakan program GEMBIRA merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk menghadirkan program TJSL yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghasilkan dampak sosial yang nyata dan terukur. “Program ini telah memberikan dampak nyata, di mana 30 anak mengalami peningkatan status gizi dan 3 anak berhasil keluar dari kondisi stunting. Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bagus.


Program GEMBIRA juga menjadi bagian dari kontribusi IPCC dalam mendukung Asta Cita keempat Pemerintah, khususnya penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Pelaksanaan TJSL IPCC diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran sekaligus menciptakan manfaat yang berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menciptakan nilai bersama bagi Masyarakat dan pemangku kepentingan. 


“Lebih lanjut, ke depannya IPCC akan terus memperkuat keberlanjutan program TJSL melalui program-program yang berbasis pada kebutuhan masyarakat, terukur, dan memberikan dampak berkelanjutan. Kami berharap manfaat yang dihasilkan dapat terus diperluas dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Perseroan,” pungkas Bagus.


(Redaksi MBN.Com/Corcom IPCC).




PSM BERKOLABORASI HADIRKAN ASA UNTUK BANGKIT BERSAMA PASCA BENCANA

 



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Pelindo Solusi Maritim (PSM), sebagai anak usaha level 2 dilingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group, menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkolaborasi dengan berbagai stakeholder di Pelabuhan Tanjung Priok. 


Kegiatan dalam rangka meringankan dampak dari bencana alam yang diinisiasi oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Asosiasi, Pelindo Grup, Pelni dan mitra strategis lainnya saling berkolaborasi untuk memusatkan bantuan pada posko yang berada di Terminal Penumpang Tanjung Priok. PSM memberikan bantuan berupa kebutuhan khusus perempuan dan popok bayi, perlengkapan mandi, serta bahan pangan instan berupa mie, biskuit, susu, dan protein dalam kemasan kaleng. 


Penyaluran bantuan ini menjadi bentuk nyata kehadiran PSM di tengah masyarakat yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana, sekaligus memperkuat pesan dimasyarakat bahwa sebagai bagian dari Pelindo Group, PSM tidak hanya berperan sebagai penggerak konektivitas maritim nasional khususnya pada sisi galangan dan terminal support, tetapi juga sebagai agen perubahan yang turut memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak bencana alam khususnya di NTT. Bantuan hasil kolaborasi berbagai pihak yang telah terkumpul diberangkatkan menggunakan KM. Tidar dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur yang akan berlayar selama 3-4 hari dan didistribusikan secara merata kepada Masyarakat disana.


Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PSM, Roy Fraser Hendrik, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran perusahaan dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat NTT. 


"Kami percaya bahwa pemulihan pascabencana tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri atau ekslusif. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, agar proses pemulihan pasca bencana berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. PSM hadir bukan sekadar memberi bantuan material, tetapi juga membawa semangat optimisme bahwa masyarakat NTT mampu bangkit dan menata kembali kehidupan secara bersama-sama," ujar Roy.


la menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PSM untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah operasional maupun daerah yang membutuhkan dukungan dari sisi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).


Senior Manager Sekretaris Perusahaan PSM, Moch. Ilhamsyah, menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini sejalan dengan arah besar transformasi BUMN di bawah Danantara Indonesia yang mendorong perusahaan khususnya BUMN untuk tumbuh berkelanjutan sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. "Dukungan TJSL ini adalah cerminan bahwa pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab sosial harus berjalan beriringan sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan Perusahaan namun juga Masyarakat yang membutuhkan. PSM berkomitmen untuk terus menghadirkan program dan dukungan dalam bentuk TJSL yang berkelanjutan, selaras dengan visi Danantara Indonesia dalam memperkuat dan meningkatkan peran aktif BUMN sebagai motor penggerak perekonomian nasional yang berdampak luas bagi masyarakat," tutur Ilhamsyah.


Melalui kontribusi ini, PSM ingin menegaskan posisinya bukan hanya sebagai entitas bisnis di sektor maritim, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem Pelindo Group yang berperan aktif memperkuat fondasi sosial dan ekonomi bangsa, terutama di saat masyarakat membutuhkan dukungan untuk bangkit dari keterpurukan.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PSM).


Meriahkan Kemerdekaan Indonesia, PT Pelindo Jasa Maritim Berikan Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan, Kecamatan Ujung Tanah




MAKASSAR (Mediabisnisnasional.com)  - Warga bersama jajaran RT/RW hingga Kelurahan Tabaringan bergotong Royong menata dan mempercantik Lorong 154, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, dengan membuat lukisan dinding di sepanjang lorong tersebut. Perubahan ini terjadi setelah PT Pelindo Jasa Maritim menggulirkan program gerakan lingkungan dan kebersihan di kawasan permukiman padat penduduk itu. Lurah Tabaringan, Adiningrat Putra Sainal, S.Pd., Lc., Gr., menyampaikan hal tersebut sembari mengapresiasi perubahan kondisi lingkungan yang terjadi secara bertahap sejak program berjalan.


Menurut Adiningrat, sebelum program dari PT Pelindo Jasa Maritim hadir kondisi Lorong 154 tergolong biasa saja dan belum menunjukkan perubahan berarti dari sisi kebersihan maupun estetika lingkungan. Ia menilai edukasi kepada warga soal pentingnya menjaga kebersihan lingkungan saat itu masih perlu ditingkatkan secara berkelanjutan agar kebiasan lama benar-benar bisa berubah.setelah gerakan lingkungan tersebut di gulirkan, warga di lorong itu mulai tergerak untuk beraktivitas secara kolektif dan mengambil langkah yang berbeda dari kebiasan sehari-hari sebelumnya.


“Alhamdulilah, setelah adanya gerakan lingkungan kebersihan dari PT Pelindo Jasa Maritim, dengan adanya kegiatan ini kami mulai terdorong untuk bergerak melalukan sesuatu yang lain daripada yang lain, untuk mengubah kebiasan yang masih kurang baik menjadi lebih baik lagi.” ujar Adiningrat Putra Sainal. 


Ia menjelaskan bahwa dorongan perubahan itu turut menggerakan warga secara umum di Kelurahan Tabaringan dan secara khusus di lingkup RT setempat untuk bergerak bersama menata lingkungan. Adiningrat menyebut bahwa kunci utama keberhasilan gerakan ini terletak pada kekompakan warga beserta jajaran pimpinan RT dan RW yang sudah lebih dulu terbangun di lingkungan tersebut, ditambah keteladanan yang ditunjukkan langsung oleh kepalah wilayah setempat sebagai motivator terbesar bagi warganya untuk bergerak menuju lingkungan yang lebih berkualitas. Kendati demikian, Adinigrat mengakui bahwa mengajak seluruh warga untuk turut serta bukan perkara mudah dan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program ini dilapangan. Ia menyebut tantangan terbesar justru muncul pada tahap awal mengajak partisipasi warga secara menyeluruh.


“Tantangan terbesarnya itu adalah bagaimana kita bisa merangkul warga untuk turun membantu kerja bakti,kerja sama warga RT/RW untuk menuju satu tujuan yang sama,” sambung Adiningrat Putra Sainal.


Dari tantangan tersebut, pihak kelurahan bersama pengurus RT/RW secara bertahap memberikan kesadaran dan edukasi yang lebih matang kepada seluruh warga, termasuk tetangga sekitar lorong, agar semakin banyak pihak yang mau terlibat langsung. Adiningrat menyebut dukungan penuh dari PT Pelindo Jasa Maritim menjadi faktor penting yang turut menopang keberlangsungan program, termasuk dalam pelaksanaan kegaiatan-kegiatan berskala lebih besar di lingkungan tersebut. Ia turut memberikan apresiasi khusus atas keteladanan yang ditunjukkan langsung oleh jajaran perusahaan dalam meemberikan edukasi kepada warga, yang menurutnya membuat masyarakat semakin berempati dan memiliki rasa saling menghargai untuk bergotong royong satu sama lain.


“Kami selaku kepala Kelurahan Tabaringan sangat berterima kasih banyak dari lubuk hati yang paling dalam, mewakili segenap warga Kelurahan Tabaringan, RT/RW, serta seluruh perangkat kelurahan atas apa yang telah diselenggarakan oleh PT Pelindo Jasa Maritim ini,” ujar Adinigrat Putra Sainal. Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa hasil nyata di lapangan menjadi bukti utama keberhasilan sebuah program,bukan sekedar narasi yang disampaikan secara lisan kepada masyarakat.


SVP Sekretaris Perusahaan Tubagus Patrick menyebutkan, “Gerakan lingkungan dan kebersihan yang digagas PT Pelindo Jasa Maritim di Lorong 154 adalah bagian dari program TJSL yang sudah dilakukan sejak lama. Selain lomba lukisan dinding di tahun ini, sebagai bagian menjaga kelestarian lingkungan, PJM juga telah di tahun sebelumnya berkontribusi menyulap lahan bekas tambang batu bata di era belanda di Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi Denassa Botanical Garden. Transformasi ekologis ini dilakukan secara bertahap untuk menyelamatkan keanekaragaman hayati kawasan Wallacea yang semakin tertekan.”


“Kolaborasi warga kelurahan dan sektor korporasi dalam menata kawasan permukiman padat penduduk di pesisir Kota Makassar perlu ditingkatkan di tahun – tahun mendatang. Perubahan yang dihasilkan, mulai dari kesadaran kolektif warga hingga lukisan dinding di sepanjang lorong, menunjukkan bahwa keberlanjutan sebuah program lingkungan sangat bergantung pada kekompakan masyarakat dan keteladanan para pemangku kepentingan di tingkat lokal.”, tutup Tubagus Patrick.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PJM).

PELINDO REGIONAL 2 PALEMBANG BERSAMA STAKEHOLDER IKUTI VERIFIKASI LAPANGAN TIM PBUS KEMENTERIAN KESEHATAN RI



PALEMBANG (Mediabisnisnasional.com)  - Pelindo Regional 2 Palembang bersama sejumlah stakeholder kepelabuhanan mengikuti verifikasi lapangan yang dilaksanakan oleh Tim Verifikasi Pelabuhan dan Bandar Udara Sehat (PBUS) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Pelabuhan Boom Baru Palembang.


Verifikasi lapangan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Pelabuhan Sehat Tahun 2026, sebagai tindak lanjut dari tahap verifikasi sebelumnya. Penilaian mencakup aspek kesehatan lingkungan, sanitasi, pengendalian risiko kesehatan, hingga kesiapsiagaan pelabuhan dalam melindungi kesehatan masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Program PBUS sendiri diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI sebagai upaya mewujudkan pelabuhan dan bandar udara yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh penggunanya.


Kegiatan ini dihadiri Tim Verifikator Lapangan Kementerian Kesehatan RI, didampingi oleh Iwan Sanjaya, Manager Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Palembang, beserta perwakilan stakeholder dari berbagai instansi, di antaranya Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Palembang, LANAL, KSK Boom Baru, Satpolairud Polrestabes Palembang, Distrik Navigasi, Rumah Sakit Pelabuhan Palembang, Imigrasi, Dinas Kesehatan Kota Palembang, Puskesmas Boom Baru, Bea Cukai, Balai Karantina Sumsel, serta KSOP Kelas I Palembang.


Menanggapi kegiatan ini, Iwan Sanjaya, Manager Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Palembang, menyampaikan, "Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran seluruh instansi dalam verifikasi lapangan Pelabuhan Sehat hari ini. Sinergi lintas sektor seperti ini menjadi kunci utama dalam memastikan Pelabuhan Boom Baru memenuhi standar kesehatan lingkungan yang telah ditetapkan."


Melalui keikutsertaan dalam verifikasi lapangan ini, Pelindo Regional 2 Palembang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam mewujudkan pelabuhan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat serta pengguna jasa kepelabuhanan.


(Redaksi ISL News/Humas Pelindo Regional 2 Palembang).

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit*

 


SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak sukses melaksanakan uji coba implementasi Zona EAZI (Easy Access Zone Integration) di TPK Berlian, Surabaya selama 1 bulan dimulai tanggal 4 Agustus 2026 hingga saat ini.


Uji coba ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan pemanfaatan zona EAZI sekaligus mendukung kelancaran pergerakan kapal dan arus logistik di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. Melalui koordinasi antar pihak, pelayanan kapal dapat dilakukan dengan waktu yang lebih efisien.


Uji coba pertama dilakukan pada KM Icon Filipi IV 89 yang bergerak menggantikan posisi KM Mitra Kendari. Proses pergantian kapal atau Ship to Ship (STS) berlangsung pada pukul 19.38 hingga 20.07 WIB, atau hanya membutuhkan waktu 29 menit (0,48 jam), terhitung sejak last line KM Mitra Kendari hingga first line KM Icon Filipi IV 89.


Capaian tersebut menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan dibandingkan rata-rata waktu pergantian kapal/Ship to Ship (STS) di TPK Berlian pada periode April–Juni 2026 yang tercatat rata-rata selama 209 menit atau 3,48 jam. Pada periode tersebut, waktu pergantian kapal masing-masing tercatat 3,88 jam pada April, 3,10 jam pada Mei, dan 3,45 jam pada Juni.


“Capaian 29 menit ini menunjukkan bahwa optimalisasi zona EAZI dan koordinasi antarpihak dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi waktu pelayanan kapal” ujar Burhanudin, Terminal Head TPK Berlian.

Menurut Burhanudin, keberhasilan uji coba ini menjadi salah satu langkah dalam meningkatkan fleksibilitas pelayanan kapal serta mengoptimalkan utilisasi terminal.


“Ke depan, pola pelayanan seperti ini diharapkan dapat terus dikembangkan melalui sinergi dan koordinasi yang semakin baik, sehingga waktu tunggu kapal dapat ditekan dan pelayanan kapal lebih optimal” lanjut Burhanudin.


Keberhasilan uji coba di TPK Berlian menjadi bagian dari rencana optimalisasi EAZI. Selanjutnya, penerapan serupa direncanakan untuk mendukung pelayanan pergantian kapal pada Lintas Brantas - Hijau Sejuk dan Ayer Mas - Intan Data.


Optimalisasi Zona EAZI diharapkan dapat meningkatkan utilisasi terminal, mempercepat pergerakan kapal, serta mendukung kelancaran rantai logistik di wilayah Tanjung Perak. Sinergi antara operator terminal, KSOP, dan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan kepelabuhanan yang semakin adaptif, aman, dan efisien.


(Redaksi MBN.Com/Corcom TTL).

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

 



JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) — Bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dihimpun dari sejumlah pihak di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok. Bantuan tersebut diserahkan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok untuk selanjutnya dikirimkan melalui jalur laut.


Sejumlah bantuan yang terkumpul berasal dari Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Indonesian National Shipowners’ Association (INSA), serta sejumlah mitra lainnya. Bantuan tersebut rencananya akan diangkut menggunakan KM Tidar pada 29 Agustus 2026 untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT.


Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra mengatakan, pengumpulan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dari berbagai pihak yang beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Priok.


“Pengumpulan bantuan ini menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong dari berbagai pihak di Pelabuhan Tanjung Priok. Pelindo bersama INSA dan para mitra turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan yang telah terkumpul selanjutnya kami serahkan melalui KSOP untuk dapat dikirimkan melalui jalur laut,” ujar Yandri.


Kepala KSOP Utama Tanjung Priok mengatakan, bantuan yang telah dihimpun akan segera diberangkatkan dengan memanfaatkan konektivitas pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok. Selain bantuan yang sudah terkumpul, pihaknya berharap dukungan dari berbagai pihak dapat terus berdatangan.


“Bantuan yang telah terkumpul ini akan segera kami berangkatkan menuju NTT. Rencananya, bantuan akan diangkut menggunakan KM Tidar pada 29 Agustus. Kami berharap bantuan dari pihak lain juga dapat terus terkumpul sehingga dapat segera dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.


Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Cabang Jakarta mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam proses penyaluran bantuan tersebut. Menurut dia, konektivitas laut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengiriman bantuan ke wilayah yang membutuhkan.


“Pelni mengapresiasi sinergi antara Kementerian Perhubungan, KSOP Utama Tanjung Priok, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, serta seluruh mitra dalam penyaluran bantuan ini. Pelni siap mendukung kegiatan kemanusiaan dan penyaluran bantuan melalui konektivitas laut yang kami miliki,” ujarnya.


Bantuan tersebut diharapkan dapat segera diterima masyarakat di wilayah terdampak. Pengiriman melalui jalur laut juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendukung penanganan bencana di NTT.


(Redaksi MBN.Com/YP).

Kamis, Agustus 27, 2026

Kemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai Ketentuan




BOGOR (Mediabisnisnasional.com) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperkuat kesiapan menghadapi pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign (CIC) Tahun 2026 yang berfokus pada Cargo Securing of Cargo Units and Cargo Transport Units, sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan pengamanan muatan dan keselamatan pelayaran.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan pengamanan muatan merupakan aspek penting dalam keselamatan pelayaran karena penanganan yang tidak tepat dapat membahayakan kapal, awak kapal, muatan, dan lingkungan laut. Hal tersebut disampaikan saat membuka Seminar Periodik Persiapan CIC Tahun 2026 di Bogor, Kamis (27/8).


Menurut Masyhud, kesiapan dan kompetensi Pejabat Pemeriksa Kelaiklautan dan Keamanan Kapal Asing atau Port State Control Officer (PSCO) menjadi bagian penting dalam menghadapi pelaksanaan CIC.


“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat tercipta pemahaman dan persepsi yang sama mengenai ketentuan serta pelaksanaan pemeriksaan CIC, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan konsisten,” ujar Masyhud.


Seminar Periodik tersebut merupakan bagian dari program tahunan Tokyo MoU Region sekaligus menjadi forum untuk menyamakan pemahaman PSCO, badan klasifikasi, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan terkait dalam penerapan ketentuan keselamatan pelayaran pada CIC Tahun 2026.


Sementara itu, Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengingatkan pemilik dan operator kapal, nakhoda, serta awak kapal agar memastikan setiap muatan telah ditempatkan dan diamankan sesuai ketentuan sebelum kapal berlayar.


Menurut Triono, cargo securing perlu menjadi bagian dari budaya keselamatan dan tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan pemeriksaan.


“Setiap muatan harus dipastikan telah ditempatkan dan diamankan sesuai ketentuan sebelum kapal melaksanakan pelayaran. Cargo securing harus menjadi bagian dari budaya keselamatan, bukan hanya sebagai pemenuhan terhadap persyaratan pemeriksaan,” tegasnya.


Khusus kapal berbendera Indonesia yang berlayar ke luar negeri, Triono mengingatkan agar pengamanan muatan, peralatan cargo securing, serta dokumen dan prosedur dipastikan sesuai ketentuan sebelum menjalani pengawasan Port State Control di negara tujuan.


“Mari kita cegah sejak awal setiap kekurangan yang dapat menjadi temuan dalam pemeriksaan, sekaligus menjaga kepercayaan dan reputasi pelayaran Indonesia di dunia internasional,” ujar Triono.


Seminar Periodik dalam Mempersiapkan Pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign (CIC) Tahun 2026 berlangsung di Bogor pada 26–28 Agustus 2026 dan diikuti oleh para PSCO, perwakilan badan klasifikasi, serta perusahaan pelayaran.


Kegiatan ini menghadirkan AMSA Safety Expert David Penny serta paparan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Biro Klasifikasi Indonesia, dan DNV terkait cargo securing. Para PSCO juga mendapat pembekalan mengenai pemeriksaan dan pelaksanaan CIC untuk memperkuat kesiapan menghadapi CIC Tahun 2026 serta meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran. 


(Redaksi MBN.Com/AS/ETJ/HJ).



Pelindo Marine Ajak Anak-Anak Kenjeran Belajar Jaga Lingkungan dan Mengenal Kapal Tunda

 


SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) menggelar program Mariners Mengajar bagi anak-anak di RW 09, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Mengusung tema "Kenjeran Wani Resik", kegiatan ini mengajak peserta mengenal pentingnya menjaga lingkungan sejak dini. Anak-anak juga diajak berkreasi melalui kegiatan mewarnai komik bertema kapal tunda sebagai sarana pengenalan dunia maritim.


Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Pelindo Marine Service, Lia Indi Agustiana, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, serta literasi maritim bagi generasi muda. "Melalui program Mariners Mengajar, kami ingin berbagi pengetahuan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada anak-anak sejak dini. Kami berharap mereka tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mengenal dunia maritim yang menjadi bagian penting Indonesia sebagai negara kepulauan," ujarnya.


Ketua RW 09 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Yoyok Soehendro, mengapresiasi kepedulian Pelindo Marine terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurut dia, kegiatan tersebut melanjutkan sejumlah program perusahaan sebelumnya, antara lain Kenjeran Wani Geni melalui pelatihan pemadaman kebakaran dan Kenjeran Wani Resik melalui bantuan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). “Kelurahan Tanah Kali Kedinding berada di kawasan yang berdekatan dengan bantaran Sungai Kali Kedinding. Karena itu, edukasi tentang kebersihan dan kepedulian lingkungan sangat penting bagi masyarakat," kata Yoyok.


Sementara itu, Panitia Pelaksana Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Pelindo Marine, Ery Ferriati, menambahkan bahwa peringatan kemerdekaan menjadi ,momentum untuk kebiasaan positif di tengah masyarakat, termasuk pada anak-anak. "Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, salah satunya dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar," jelas Ery.


Antusiasme juga terlihat dari para peserta. Rizky, siswi kelas tiga sekolah dasar, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. "Saya senang bisa ikut kegiatan ini. Selain mewarnai gambar kapal, saya jadi tahu kalau kapal tunda punya banyak fungsi untuk membantu kapal lain di pelabuhan," tutur Rizky.


Melalui program Mariners Mengajar, Pelindo Marine berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkenalkan dunia maritim kepada generasi muda.


(Redaksi MBN.Com).

 

Ditjen Perhubungan Laut Kukuhkan 25 Auditor ISPS Code, Perkuat Keamanan Maritim




JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) resmi mengukuhkan 25 peserta sebagai Auditor International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code. 


Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 26-28 Agustus 2026 ini diselenggarakan  untuk menetapkan dan mengesahkan personel yang telah memenuhi persyaratan kompetensi sebagai Auditor IdariSPS Code, sehingga memiliki kewenangan untuk melaksanakan audit penerapan sistem keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur KPLP, Triono, menyampaikan sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memikul tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh armada dan pelabuhan memenuhi standar keamanan internasional sesuai konvensi SOLAS 1974 dan ISPS Code. Pengukuhan ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan auditor yang kompeten, independen, dan berintegritas tinggi dalam mengawal keamanan pelayaran nasional.


“Para auditor yang dikukuhkan memiliki peran strategis untuk memastikan penerapan standar keamanan berjalan efektif serta memperkuat budaya keamanan (security culture) di sektor maritim. Pengukuhan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam memperkuat sistem keamanan pelayaran nasional,” ujar Triono.


Triono juga mengingatkan bahwa tantangan sektor maritim akan semakin kompleks. Oleh karena itu, sinergi antara regulator, operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, PFSO, CSO, SSO, serta Auditor ISPS Code harus terus diperkuat agar implementasi ISPS Code berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi keamanan pelayaran nasional.


"Hal ini tidak hanya bertujuan melindungi manusia, kapal, muatan, dan fasilitas pelabuhan, tetapi juga memperkuat kepercayaan dunia internasional terhadap sistem transportasi laut Indonesia. Dalam konteks tersebut, Auditor ISPS Code memiliki peran yang sangat strategis," ujarnya.


Auditor ISPS Code  tidak hanya bertugas melakukan pemeriksaan terhadap kesesuaian penerapan sistem keamanan, tetapi juga memberikan masukan dan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan.


“Oleh karena itu, auditor dituntut memiliki kompetensi, integritas, objektivitas, dan pemahaman yang mendalam terhadap ketentuan nasional maupun standar internasional yang berlaku,” jelasnya.


Sebelum dikukuhkan, para peserta telah mengikuti rangkaian pembekalan intensif dari Auditor Pusat Direktorat KPLP. Kurikulum pelatihan meliputi pemahaman regulasi nasional dan internasional, teknik audit dan inspeksi, penyusunan laporan, studi kasus, serta evaluasi kompetensi akhir.


Setelah dikukuhkan, para Auditor ISPS Code diharapkan mampu melaksanakan audit secara profesional, independen, dan objektif, serta senantiasa mengembangkan kompetensi melalui pembelajaran berkelanjutan. Selain itu, mereka juga berperan aktif dalam mendukung pembinaan keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan di wilayah kerja masing-masing guna memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kepatuhan terhadap standar keamanan maritim nasional maupun internasional.


“Melalui pengukuhan ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap para auditor dapat menjalankan tugas secara objektif, meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan, serta mendongkrak kepercayaan dunia internasional terhadap sistem transportasi laut Indonesia yang aman, selamat, dan andal,” tutup Triono.


(Redaksi MBN.Com/SKY/ETJ/HJ).


Tanggap Bencana Kemarau dan Kabut Asap Kalimantan, Pelindo Salurkan 70 Tangki Air Bersih dan Masker ke Warga



KOTAWARINGIN TIMUR (Mediabisnisnasional.com) - Kemarau panjang dan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur memicu krisis air bersih dan penurunan kualitas udara. Merespons kondisi darurat tersebut, PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang bergerak cepat mendistribusikan 70 truk tangki air bersih serta masker gratis bagi pekerja pelabuhan dan masyarakat di Ring 1 Pelabuhan Bagendang.


Bantuan air bersih ini diprioritaskan bagi wilayah dengan keterbatasan pasokan terparah, yang meliputi Desa Bagendang Hulu, Desa Sumber Makmur, Desa Bagendang Hilir, serta Pondok Pesantren Sabilal Muttaqin Bagendang. Distribusi juga menyasar warga di sekitar lingkungan pelabuhan guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari tetap terjaga.


Untuk mengamankan kualitas air dan efektivitas jangkauan logistik, Pelindo bersinergi dengan BUMD Perumdam Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotim. Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar, menegaskan bahwa langkah ini adalah wujud Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam merespons status kedaruratan yang mengancam kesehatan masyarakat.


“Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas. Kami berupaya agar bantuan air bersih dapat segera menjangkau wilayah yang membutuhkan. Karena itu, kami bekerja sama dengan Perumdam Dharma Tirta Mentaya untuk menyalurkan 70 truk tangki air bersih kepada masyarakat,” kata Akhmad Fajar.


Selain memenuhi kebutuhan air bersih, TPK Bagendang turut membagikan masker kepada pekerja pelabuhan dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pelabuhan. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membantu mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap akibat Karhutla.


“Pembagian masker difokuskan untuk melindungi pekerja pelabuhan dan masyarakat sekitar dari potensi gangguan saluran pernapasan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak yang mereka rasakan,” ujarnya.


Sementara itu, langkah taktis ini mendapat apresiasi dari perwakilan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Dharma Tirta Mentaya Kabupaten Kotawaringin Timur, Natalis Daud. “Kami berterima kasih atas partisipasi aktif Pelindo. Sinergi lintas instansi ini sangat krusial untuk mempercepat penanganan krisis dan meringankan beban masyarakat di wilayah Bagendang yang tengah berjuang menghadapi kekeringan,” ungkap Natalis.


Kolaborasi lintas sektor antara BUMN, BUMD, otoritas setempat, dan masyarakat ini menjadi kunci dalam memastikan penanganan krisis berjalan efektif. Pelindo Terminal Petikemas menegaskan komitmen bahwa kehadiran perusahaan tidak sebatas pada operasional kepelabuhanan, melainkan juga harus mampu menjadi jaring pengaman sosial saat lingkungan sekitar menghadapi krisis.



(Redaksi MBN.Com).

Rabu, Agustus 26, 2026

PELINDO REGIONAL 2 PALEMBANG GELAR DRILL PENANGANAN TUMPAHAN LIMBAH B3



PALEMBANG (Mediabisnisnasional.com) - Pelindo Regional 2 Palembang menggelar Drill Lingkungan Penanganan Tumpahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) padat dan cair, bertempat di depan Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) LB3 di lingkungan Pelindo Regional 2 Palembang.


Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Pelindo Regional 2 Palembang dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan respons personel terhadap sistem tanggap darurat, khususnya dalam penanganan tumpahan limbah B3 di lingkungan operasional pelabuhan.


Skenario yang diuji dalam simulasi ini menggambarkan kejadian tumpahan oli bekas saat proses pemindahan drum oli menggunakan forklift, dalam rangka kegiatan penggantian oli mesin alat bongkar muat yang dilakukan di area TPS LB3. Dalam skenario tersebut, drum oli yang diangkut forklift terjatuh dan menyebabkan tumpahan di halaman depan TPS LB3.


Sesuai prosedur tanggap darurat, kejadian dalam simulasi tersebut dilaporkan secara berjenjang, mulai dari petugas di lapangan kepada Junior Manager HSSE. Tim Tanggap Darurat selanjutnya diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penanggulangan, meliputi pembersihan area menggunakan bahan absorbent dan serbuk kayu, pemasangan safety line serta rambu peringatan lantai licin, hingga pengumpulan limbah terkontaminasi ke dalam kemasan khusus untuk disimpan di TPS LB3 sebelum diangkut oleh transporter limbah B3 berizin yang bekerja sama dengan Pelindo Regional 2 Palembang. Setelah proses penanggulangan selesai pejabat yang berwenang melaporkan hasil penanganan kepada Manager Kepatuhan Bisnis dan aktivitas penggantian oli alat bongkar muat dapat kembali dilanjutkan.


Drill ini turut melibatkan perwakilan anak usaha di lingkungan Pelindo Group Regional 2 Palembang, yakni PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT Jasa Armada Indonesia Tbk, PT Multi Terminal Indonesia, dan PT Berkah Industri Mesin Angkat.3


“Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya kami dalam memperkuat sinergi dan kesiapan bersama anak usaha di lingkungan Pelindo Group, khususnya dalam menghadapi potensi keadaan darurat terkait limbah B3. Kami berharap simulasi ini dapat meningkatkan kompetensi personel di lapangan sekaligus memastikan prosedur penanganan berjalan sesuai standar keselamatan dan lingkungan,” ujar Iwan Sanjaya, Manager Kepatuhan Bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang.


Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 2 Palembang menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, kesehatan kerja, dan kelestarian lingkungan (K3LH) di area operasional pelabuhan, sekaligus memastikan kesiapan seluruh personel dalam merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat.


(Redaksi MBN.Com).

Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba

 



JAKARTA (Mediabisnisnasional.coms) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengajak pelajar meningkatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika melalui Program TJSL “Sobat Ananda Bersinar, Merdeka Tanpa Narkoba” yang digelar di SMAN 13 Jakarta Utara, Senin (24/8/2026).


Kegiatan yang diikuti 100 siswa dan siswi tersebut merupakan bagian dari Aksi Nasional Anti Narkotika, Dimulai dari Anak Bersih Anti Narkotika (ANANDA BERSINAR). Program ini menjadi ruang edukasi bagi pelajar untuk mengenali bahaya narkotika sekaligus membangun kemampuan dalam mencegah dan menolak penyalahgunaan narkoba sejak dini.


Direktur Operasi & Teknik PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Boby Hardian, mengatakan upaya pencegahan perlu dimulai dengan memberikan pemahaman yang cukup kepada generasi muda agar mereka mampu mengambil keputusan yang tepat ketika berhadapan dengan pengaruh negatif di lingkungan sekitarnya.


“Anak-anak muda perlu memiliki pengetahuan dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Kami ingin mereka memahami bahwa setiap pilihan hari ini akan menentukan masa depan mereka. Karena itu, edukasi seperti ini penting dilakukan sejak dini agar mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, percaya diri, dan mampu menjaga dirinya maupun lingkungan di sekitarnya,” ujar Boby.


Program Sobat Ananda Bersinar merupakan kolaborasi Pelindo Group yang melibatkan Regional 2, Regional 2 Tanjung Priok, dan PT Pelindo Sinergi Lokaseva bersama BNN. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial pelajar.


Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Regional 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Mundzyr Salim, mengatakan perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda.


Menurut dia, pelajar perlu mendapatkan bekal yang memadai agar mampu mengenali berbagai risiko di lingkungan sosialnya. Dengan pemahaman tersebut, sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman bagi siswa untuk belajar, berkembang, dan merencanakan masa depannya.


Kepala BNN Kota Jakarta Utara Kombes Pol Irwan Andy S.IK turut memberikan materi bertajuk “Generasi Hebat Tanpa Narkoba”. Sesi tersebut dilanjutkan dengan tanya jawab bersama para siswa mengenai bahaya narkotika dan upaya pencegahannya.


Selain penyampaian materi, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penampilan siswa SMAN 13 Jakarta Utara berupa solo vokal dan musik angklung. Kegiatan turut dihadiri Kepala Seksi SMP dan SMA Suku Dinas Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Utara Acep Mahmudin serta jajaran Pelindo Group dan BNN Kota Jakarta Utara.


Melalui program ini, Pelindo berharap para siswa tidak hanya memahami dampak penyalahgunaan narkotika, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga diri dan ikut membangun lingkungan sekolah maupun masyarakat yang sehat dan bebas narkoba.


(Redaksi  MBN. Com).


Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Balita dan Lansia di Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok

 


JAKARTA (Mediabisnisnasional.com) - PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS)/Pelindo Solusi Digital melaksanakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi balita dan lansia di wilayah Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Program TJSL Pelindo Group dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Program tersebut menyasar 100 balita dan 100 lansia sebagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus terhadap pemantauan kondisi kesehatan. Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis sebagai upaya mendukung deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.


Pelaksanaan program di wilayah Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bagian dari komitmen Pelindo Solusi Digital untuk menghadirkan manfaat yang semakin dekat dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelindo Group. Sejalan dengan semangat “Melayani Sepenuh Hati”, kehadiran Pelindo Group tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga melalui kontribusi sosial yang menjawab kebutuhan masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan.


Bagi balita, pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat membantu orang tua memantau kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini. Sementara bagi lansia, layanan pemeriksaan menjadi sarana untuk mengetahui kondisi kesehatan secara berkala serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko kesehatan yang dapat muncul seiring bertambahnya usia.


Sekretaris Perusahaan PT Integrasi Logistik Cipta Solusi, Ricky Vicktarano, menyampaikan bahwa program tersebut merupakan wujud kepedulian Perusahaan sekaligus upaya menghadirkan manfaat yang relevan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Program pemeriksaan kesehatan bagi balita dan lansia ini merupakan wujud nyata kepedulian Pelindo Solusi Digital terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Tanjung Priok. Melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis, kami ingin menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung, khususnya dalam mendorong deteksi dini serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini hingga lanjut usia,” ujar Ricky.


Ia menambahkan bahwa program TJSL Pelindo Solusi Digital akan terus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran sekaligus mendukung agenda keberlanjutan Pelindo Group. “Ke depan, kami akan terus mendorong program TJSL yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah keberlanjutan Pelindo Group. Kami berharap keberadaan Perusahaan tidak hanya menciptakan nilai melalui kegiatan bisnis dan transformasi digital, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Ricky.


Pelaksanaan program ini juga sejalan dengan upaya Pelindo Group dalam memperkuat peran BUMN sebagai penggerak pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja perusahaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Di bawah arahan strategis Danantara Indonesia, penguatan kinerja dan transformasi BUMN turut diarahkan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas serta mendukung agenda pembangunan nasional.


Dalam konteks tersebut, Pelindo Solusi Digital sebagai bagian dari Pelindo Group terus mendukung penguatan ekosistem kepelabuhanan melalui kontribusi sesuai bidang usahanya, sekaligus menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara berkelanjutan. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, transformasi perusahaan, dan kebermanfaatan sosial.


Lebih dari sekadar layanan pemeriksaan kesehatan, program ini diharapkan memberikan dampak melalui peningkatan literasi dan kesadaran kesehatan keluarga. Masyarakat didorong untuk tidak hanya melakukan pemeriksaan ketika mengalami keluhan, tetapi mulai menjadikan pemeriksaan kesehatan dan upaya pencegahan sebagai bagian dari pola hidup sehari-hari.


Melalui sinergi dengan masyarakat dan tenaga kesehatan setempat, kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara Perusahaan dengan masyarakat di sekitar Pelabuhan Tanjung Priok. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program yang lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima manfaat.


Pelindo Solusi Digital akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan selaras dengan arah keberlanjutan Pelindo Group. Melalui berbagai program sosial, Perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan kontribusi yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung terciptanya masyarakat yang lebih sehat, berdaya, dan berkelanjutan.


(Redaksi MBN.Com).


Senin, Agustus 24, 2026

PJM Group Catatkan Perbaikan Kinerja Signifikan Sampai Dengan Juli 2026, Pendapatan Usaha Tumbuh 12%

 



MAKASSAR (Mediabisnisnasional.com) – Menutup periode Januari hingga Juli 2026 dengan capaian kinerja keuangan yang jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,sebuah perkembangan yang mencerminkan bagaimana perbaikan pada sisi pendapatan dan pengelolaan biaya yang lebih disiplin akhirnya bermuara pada lonjakan profitabilitas Perusahaan secara keseluruhan. 


Sepanjang tujuh bulan pertama tahun ini, pendapatan usaha perusahaan tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini adalah sebuah pertumbuhan yang didorong oleh menguatnya aktivitasnya kepelabuhan dan permintaan atas berbagai layanan jasa maritim yang dikelola oleh perusahaan, sehingga realisasi pendapatanpun mencapai 100% dari seluruh target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk periode berjalan.


Ditengah pertumbuhan bisnis yang tergolong agresif tersebut, manajemen perusahaan tetap berhasil menjaga agar belanja operasional tidak melampaui batas yang telah direncanakan, sehingga realisasi beban usaha tercatat hanya 98% dari anggaran yang dialokasikan untuk periode berjalan. Sebuah pencapaian yang menandakan bahwa proses pengendalian biaya di lingkungan perusahaan berjalan semakin ketat dan terukur meskipun volume kegiatan usaha terus meningkat dari waktu ke waktu.


Gabungan antara pertumbuhan pendapatan yang solid dan pengelolaan beban yang semakin terkandali inilah yang pada akhirnya mendorong lonjakan laba perusahaan di hampir seluruh lini. PT Pelindo Jasa Maritim mencatat laba usaha 120% dari target RKAP periode berjalan pada tahun Ini.


Penguatan kinerja laba tersebut juga terlihat jelas dari membaiknya sejumlah rasio profitabilitas utama perusahaan dimana marjin EBITDA yang sebelumnya berada pada posisi 14% kini berhasil meningkat menjadi positif 17%. Lebih lanjut lagi, marjin laba bersih terhadap pendapatan meningkat dari 4,8% menjadi 9,2 % dibandingkan tahun lalu. Hal ini menegaskan bahwa fundamental operasional Perusahaan telah bertransformasi menjadi jauh lebih jauh lebih kuat dibandingkan di periode yang sama tahun sebelumnya.


“Dengan tren pertumbuhan pendapatan yang terus terjaga,struktur biaya yang semakin efisien,serta laba yang berhasil meningkat tajam di seluruh lini manjemen PJM stand alone optimis dapat mempertahankan dan bahkan memperkuat momentum kinerja positif ini hingga penutupan tahun buku 2026, seiring dengan berbagai upaya perbaikan operasional dan pengendalian biaya yang terus dilakukan secara berkesinambungan di seluruh lini bisnis perusahaan.”, tutup SVP Sekretaris Perusahaan, Tubagus Patrick.


(Redaksi MBN.Com/Corcom PJM).   

 

 

Kamis, Agustus 20, 2026

Komitmen Kepatuhan Pajak, TPS Surabaya Kembali Mendapat Apresiasi

 



SURABAYA (Mediabisnisnasional.com) -  PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), kembali meraih penghargaan Wajib Pajak Teladan Tahun 2026 dari Pemerintah Kota Surabaya. Penghargaan tersebut diserahkan pada Rabu (19/8) di Pelindo Place Lantai 13, Surabaya. Penghargaan ini menjadi pencapaian yang istimewa bagi TPS karena berhasil diraih selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2024, 2025 dan 2026.


Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi TPS dalam memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib, tepat waktu, dan berkelanjutan sebagai bagian dari penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), khususnya aspek transparansi, akuntabilitas dan tanggung jawab kepada negara serta masyarakat.


Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima secara berkelanjutan selama tiga tahun terakhir merupakan bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk kewajiban perpajakan.


“Pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen TPS untuk selalu menjalankan bisnis secara profesional, transparan dan patuh terhadap peraturan yang berlaku. Kami meyakini bahwa kepatuhan perpajakan bukan hanya kewajiban perusahaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional,” ujar Erika.


Lebih lanjut Erika menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi TPS untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta mempertahankan integritas dalam setiap aspek operasional bisnis.


“Merupakan suatu kehormatan bagi TPS dapat kembali menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya. Penghargaan yang diterima semakin menguatkan semangat TPS untuk terus menjaga standar kepatuhan yang tinggi, meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan, masyarakat dan negara,” tambahnya.


Keberhasilan meraih penghargaan Wajib Pajak Teladan selama tiga tahun berturut-turut juga menunjukkan konsistensi TPS dalam menempatkan kepatuhan pajak sebagai bagian dari budaya perusahaan. Melalui pemenuhan kewajiban perpajakan yang disiplin dan tepat waktu, TPS turut berkontribusi terhadap peningkatan penerimaan daerah yang pada akhirnya mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan public dan penguatan perekonomian daerah.


TPS berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten sebagai fondasi dalam mengelola perusahaan secara berkelanjutan, berdaya saing dan dipercaya oleh seluruh pemangku kepentingan.


(Redaksi MBN.Com).