Pages

Sabtu, Januari 31, 2026

TPS Surabaya Donasikan 800 Buku untuk Sejumlah Sekolah Dasar di Kota Malang




SURABAYA (MBN.Com) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Tahun ini, TPS menyalurkan sekitar 800 buku bacaan anak kepada sejumlah sekolah dasar di Kota Malang. 800 buku ini merupakan sumbangan sukarela dari seluruh Pekerja TPS sebagai bentuk keterlibatan aktif dalam kegiatan TJSL.



Program donasi buku ini ditujukan untuk memperkaya bahan bacaan siswa serta mendukung gerakan literasi sejak usia dini. Buku-buku yang diberikan mencakup buku cerita anak, buku pengetahuan umum, buku motivasi, hingga buku-buku edukatif lainnya yang dipilih untuk mendorong minat baca dan kreativitas siswa.



Plh. Sekretaris Perusahaan TPS, Pragola Jiwa Suryanto, enyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian TPS terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi generasi muda di sekitar wilayah Jawa Timur.



“Kami percaya bahwa akses terhadap buku berkualitas merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang cerdas, kreatif dan memiliki daya saing. Melalui donasi ini, kami berharap anakanak di Kota Malang memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar dan memperluas wawasan mereka,” ujarnya. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh tim TJSL TPS dengan mengunjungi beberapa sekolah dasar yang menjadi sasaran program. Para guru menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan serupa dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang.



Selain donasi buku, TPS juga berkomitmen untuk terus menjalankan berbagai program sosial lain yang berfokus pada pendidikan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sebagai wujud nyata peran perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya kegiatan ini, TPS berharap dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan literasi anak-anak serta memperkuat hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar.


(Redaksi MBN.Com).


Jumat, Januari 30, 2026

Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo Masuk Tahap Persiapan

 



Media Bisnis Nasional, Dompu 30 Januari 2026 – Rencana kelanjutan pembangunan Pelabuhan Nusantara di Kecamatan Kilo, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, kembali menemui titik terang. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan pembangunan pelabuhan yang direncanakan sejak tahun 2018 lalu.


Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, Fakhrurrazi, mengatakan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp91 miliar untuk kelanjutan pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo. “Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan fasilitas Pelabuhan Nusantara Kilo,” kata Fakhrurrazi, Senin, 27 Januari 2026.


Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Calabai, saat pertemuan dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Dompu, dari total pagu anggaran tersebut telah ditetapkan pemenang tender dengan nilai penawaran sekitar Rp85 miliar. Anggaran tersebut untuk digunakan membangun fasilitas darat dan fasilitas laut.


"Untuk rinciannya, kami belum mendapatkan apa saja yang dibangun. Tapi jika dilihat, fasilitas laut adalah dermaganya dan fasilitas darat adalah kantor dan ruang tunggu serta parkiran," katanya.


Fakhrurrazi menambahkan, proyek pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo direncanakan mulai dilaksanakan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi. Salah satu tahapan yang saat ini masih dalam proses adalah pengurusan dokumen lingkungan, berupa Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.


“Dokumen KKPRL ini menjadi salah satu syarat utama sebelum pekerjaan fisik pelabuhan dapat dimulai,” ujarnya.


Pembangunan Pelabuhan Nusantara Kilo ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026. Sebelumnya pada tahun 2025, proyek ini dikerjakan dengan sistem multi year. Namun di tahun 2025 terjadi refocusing, maka disatukan pengerjaanya di tahun 2026.


Dengan alokasi anggaran tersebut, Kementrian Perhubungan RI, telah menuntaskan pwkerjaanya, tinggal Kabupaten Dompu, menyediakan fasilitas pendukungnya. "Akses jalan masuk menjadi tanggung jawab kita," katanya.


Informasinya, lanjut Fatkhurrazi, Dinas PUPR pernah membangun akses jalan Tanju menuju Kilo. Namun karena ada kendala soal teksture medan, proyek tersebut sempat dihentikan.


Pelabuhan ini diharapkan mampu menunjang konektivitas laut, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Dompu dan sekitarnya.



(Hendhry S.).




TPK Koja Bantu Urai Kemacetan Kontener sepanjang Jalan Raya Cakung Cilincing Dua Arah

 




TANJUNG PRIOK (MBN. Com) - Terminal Petikemas Koja atau TPK Koja turut ambil langkah bagian membantu mengurai kemacetan lalu lintas (Kontener) yang terjadi pada Jumat pagi hari ini (30/01/2026) di sepanjang Jalan Raya Cakung–Cilincing (dua arah).



Kemacetan terjadi diduga akibat adanya kecelakaan  di Jalan raya Cakung Cilincing,  pada jumat pagi tersebut berdampak signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan, termasuk kendaraan logistik dan aktivitas dari dang` menuju pelabuhan tanjug priok, khususnya TPK Koja).



Setelah berkoordinasi secara internal dan pihak terkait Tim TPK Koja mengalihkan seluruh truk yang keluar melalui Gate Out TPK Koja yang semula menuju Jalan Raya Cakung Cilincing, untuk langsung diarahkan masuk ke Jalan Tol (JORR 2).


Tidak hanya itu, TPK Koja juga menggratiskan pembayaran tol bagi seluruh truk yang keluar dari Gate Out TPK Koja selama periode penanganan kemacetan berlangsung. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kelancaran arus kendaraan, mempercepat distribusi logistik, serta meminimalisir dampak kemacetan terhadap aktivitas masyarakat dan pengguna jalan lainnya.



(***/Redaksi MBN.Com).


Kamis, Januari 29, 2026

PERINGATI BULAN K3 NASIONAL TAHUN 2026 PELINDO REGIONAL 2 PALEMBANG GELAR DRILL K3 PEMADAMAN API

 


PALEMBANG (ISL News) - Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2026 dengan tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” Pelindo Regional 2 Palembang menggelar Drill Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pemadaman api menggunakan hydran dan mobil pemadam kebakaran, sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.


Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari anak dan cucu perusahaan Pelindo Group Regional 2 Palembang. Drill K3 dilaksanakan di Ruang Musi dan lapangan Car Terminal PT PTP, dengan melibatkan langsung pelatih pemadam kebakaran yang profesional.


Pelatihan dan simulasi pemadaman api dipandu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang, yang memberikan pembekalan teori sekaligus praktik lapangan terkait teknik penanganan kebakaran, penggunaan hydran, serta prosedur pengoperasian mobil pemadam kebakaran secara aman dan tepat.


Kegiatan secara resmi dibuka melalui sambutan General Manager Pelindo Regional 2 Palembang yang diwakili oleh Manager Kepatuhan Bisnis, Iwan Sanjaya. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelaksanaan drill K3 ini merupakan bagian dari upaya Pelindo dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan terhadap potensi risiko kebakaran di daerah lingkungan kerja Pelabuhan Boom Baru.


“Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional Pelindo. Melalui drill ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman, keterampilan, serta kesiapan yang memadai dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran,” ujar Iwan Sanjaya.


Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 2 Palembang berharap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar unit kerja serta pemangku kepentingan, sekaligus menanamkan budaya K3 yang profesional dan andal.


Pelindo Regional 2 Palembang berkomitmen untuk terus melaksanakan program-program K3 secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi seluruh pekerja dan mitra usaha.


(Redaksi ISL News/Humas Pelindo Regional 2 Palembang).

PT IKT Tbk. Atau IPCC SABET PENGHARGAAN BEST STOCK AWARD TAHUN 2026

 




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com, 28 Januari 2026)- PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) sebagai operator Terminal Kendaraan yang berada dibawah pengelolaan Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) berhasil membuka tahun 2026 dengan menyabet Best Stock Award 2026 sebagai Pemenang Saham Top Performer kategori Sektor Infrastruktur Mid Cap yang diselenggarakan oleh investortrust.id bekerjasama dengan PT Infovesta Utama. 


Malam penganugerahan pengharagaan yang diselenggarakan di Westin Hotel, Rasuna Said tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro dan Direktur PT Infovesta Utama, Parto Kawito serta para undangan lainnya yang antusias mengikuti acara.


Proses penjurian dilakukan berdasarkan penilaian pada Laporan Keuangan Perusahaan yang mana laporan keuangan IPCC tahun 2025 terbilang cukup baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan fundamental kuat sehingga mempengaruhi kenaikan harga saham IPCC. Tidak hanya sampai disitu,


IPCC juga terus berinovasi guna dapat melebarkan sayap bisnis di dalam negeri yang sampai saat ini IPCC telah memiliki 5 Terminal Satelit (cabang) yang menopang kinerja keuangan IPCC selain di Branch Jakarta sebagai terminal utama serta dengan kayanan inland transportation sebagai bentuk dari penerapan Integrated Auto Solutions.

”kami berterimakasih kepada seluruh masyarakat dan pemegang saham IPCC yang telah percaya dan berinvestasi di saham IPCC. Tahun 2026 merupakan tantangan baru dan kami akan terus berinovasi serta memperkuat fundamental keuangan dan operasional guna dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham, customer dan pemangku kepentingan” ucap Wing.


”acara penghargaan ini dihelat guna memberikan informasi bagi para investor dan calon investor untuk mengidentifikasi Emiten mana yang  memiliki saham berkualitas serta untuk mengapresiasi kinerja terbaik dari para Emiten” tutup Parto.


(Redaksi ISL News/Corcom PT IKT Tbk.).

KOLABORASI TTL DAN BASARNAS GELAR SOSIALISASI TANGGAP DARURAT KEBENCANAAN DALAM RANGKA BULAN K3 NASIONAL 2026

 



SURABAYA (Media Bisnis Nasional) -,Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menggelar sosialisasi tanggap darurat kebencanaan yang dilaksanakan secara daring, Selasa (27/1).


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan seluruh insan perusahaan dan keluarga dalam menghadapi potensi keadaan darurat dan bencana, baik yang bersumber dari faktor alam maupun non-alam. Ketrampilan ini dapat bermanfaat bagi perusahaan dan bagi masyarakat umum.


Senior Manajer QHSSE PT Terminal Teluk Lamong, Anang Januriandoko menyampaikan bahwa penguatan kesiapsiagaan menjadi bagian penting dari penerapan budaya keselamatan kerja di perusahaan. "Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama PT Terminal Teluk Lamong, melalui sosialisasi ini, kami mendorong seluruh pegawai untuk memiliki pemahaman yang komprehensif serta kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai potensi bencana dan kondisi darurat baik di perusahaan maupun di lingkungan masyarakat," ujar Anang.


Sosialisasi menghadirkan Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Semarang, Asnawi Suroso, S.L.Kom, M.M., sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai mitigasi bencana banjir, gempa bumi, dan tanah longsor. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman terkait Assessment Search and Rescue (ASR) sebagai langkah awal dalam penanganan keadaan darurat.


Materi sosialisasi turut mencakup teknik dasar pemindahan korban bencana yang aman, pemahaman Resusitasi Jantung Paru (RJP), serta penanganan awal pada kondisi pendarahan dan hipotermia. Seluruh materi disampaikan secara interaktif untuk meningkatkan pemahaman praktis peserta dalam menghadapi situasi darurat.


"Aspek terpenting dalam tanggap darurat adalah kesiapan sumber daya manusia. Pengetahuan yang tepat akan membantu meminimalkan risiko dan meningkatkan peluang keselamatan korban saat terjadi bencana," jelas Asnawi.


Pelaksanaan kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi global yang semakin dinamis, termasuk dampak perubahan iklim yang meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, serta berbagai risiko lain yang dapat memengaruhi keselamatan dan keberlangsungan operasional perusahaan.


Melalui sosialisasi ini, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat meningkatkan kewaspadaan, membangun budaya sadar risiko, serta memperkuat komitmen dalam penerapan sistem tanggap darurat yang terencana dan terintegrasi, sejalan dengan semangat Bulan K3 Nasional dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, tangguh, dan berkelanjutan.


(Redaksi MBB.Com).

Rabu, Januari 28, 2026

Arif Suhartono, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo (Persero) Hadiri Undangan Resmi Forum Bergengsi World Economic Forum di Davos Swiss

 




JAKARTA INDONESIA (Media Bisnis Nasional.Com) -- Supply chains kini menjadi salah satu isu strategis dunia. Di tengah dinamika global, hal ini semakin menegaskan peran pelabuhan sebagai simpul krusial dalam menjaga kelancaran arus perdagangan, memperkuat konektivitas, serta meningkatkan ketahanan rantai pasok global..


Pelindo merasa sangat terhormat dapat berpartisipasi untuk pertama kalinya sebagai undangan resmi dalam forum bergengsi World Economic Forum, Diadakan di Davos Swiss tanggal 19 sd 23 Januari 2026. Sebuah platform global yang mempertemukan kepala negara, CEO perusahaan-perusahaan dunia, serta para pemimpin sektor publik dan swasta untuk berdialog, bertukar perspektif, dan merumuskan arah ekonomi global ke depan.


Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang turut menyampaikan pidato pada forum ini, menjadi penegasan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan dalam hal ekonomi dan perdagangan global. Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo telah ditandai dengan fokus kuat pada penguatan ketahanan nasional, hilirisasi industri, pembangunan infrastruktur strategis, serta peningkatan daya saing ekonomi Indonesia di tingkat global.


Dengan semangat A Spirit of Dialogue, kehadiran Pelindo menjadi bagian dari diskusi strategis mengenai tren ekonomi global, dinamika perdagangan regional, serta prioritas lintas sektor. Forum ini juga menjadi ruang penting untuk menyoroti peran Pelindo dalam penguatan infrastruktur pelabuhan Indonesia, konektivitas perdagangan, dan agenda integrasi kawasan.


Dari Indonesia untuk dunia, membangun pelabuhan yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang, memperkuat kolaborasi, dan menggerakkan masa depan perdagangan global.


(Redaksi MBN.Com)

Pelabuhan Tanjung Priok bersama Pelindo Grup Peringati Bulan K3 dengan Aksi Management Walkthrough ke Lapangan Operasional Pelabuhan

 






JAKARTA TANJUNG PRIOK (ISL News) - Dalam rangka Bulan K3 Nasional Tahun 2026, bertempat  di Kantor Jakarta International Container Terminal (JICT), Pelindo Regional 2 Tanjung Priok melaksanakan Management Walkthrough kolaboratif di area operasional Pelabuhan Tanjung Priok.


Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen manajemen dalam memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), memastikan implementasi SMK3 berjalan konsisten, serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan.


Sejalan dengan itu, Keselamatan Kesehatan Kerja (K-3) bukan sekadar prosedur, tetapi budaya yang harus dijaga bersama. Melalui Management Walkthrough (MWT) dalam rangka Peringatan Bulan K3, jajaran manajemen dan insan pelabuhan di PT JICT turun langsung ke lapangan untuk memastikan setiap aktivitas berjalan aman, tertib, dan sesuai standar K3.


Kehadiran manajemen di area operasional menjadi bukti nyata komitmen Pelindo Group dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.


Dengan kolaborasi, kepedulian, dan disiplin, kita wujudkan lingkungan kerja yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.


Karena di setiap langkah operasional, keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Terkebih lagi bahwa Keselamatan bukan hanya prosedur, tetapi nilai utama dalam setiap langkah operasional pelabuhan, khususnya di lingkup Pelabuhan International Tanjung Priok.


(Redaksi ISLNews/email:redaksiislnewstv@gmail.com).

Pelindo Regional 2 Sampaikan Capaian Kinerja Operasional Tunjukkan Tren Positif Sepanjag Tahun 2025 kemarin


JAKARTA INDONESIA (Media Bisnis Nasional.com) - Aktivitas kepelabuhanan di wilayah Pelindo Regional 2 mencatat kinerja positif sepanjang 2025. Arus kapal, peti kemas, dan barang menunjukkan pertumbuhan dibandingkan realisasi tahun 2024, seiring meningkatnya aktivitas logistik, perdagangan, dan distribusi barang nasional maupun internasional.


Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio menyampaikan, arus kapal sepanjang 2025 tumbuh 0,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya kunjungan kapal di sejumlah pelabuhan utama dan pelabuhan regional.



Menurut data yang ada, di Tanjung Priok, peningkatan arus kapal terjadi pada kunjungan kapal peti kemas luar negeri yang sandar di terminal JICT, NPCT1, dan TPK Koja, serta kapal roll-on roll-off internasional di IKT seiring kenaikan impor kendaraan.


"Selain itu, terdapat peningkatan kunjungan kapal TNI Angkatan Laut, kapal tamu negara, dan pencatatan kapal di area labuh sebagai bagian dari arus kapal 2025,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026).


Ia menambahkan, peningkatan arus kapal juga terjadi di wilayah lain, seperti Jambi dan Pontianak, baik di dermaga umum maupun dermaga non-umum, seiring meningkatnya aktivitas kapal curah cair, curah kering, dan kapal domestik pendukung distribusi komoditas.


Dari sisi arus peti kemas, kinerja 2025 mencatat pertumbuhan yang lebih signifikan. Budi menyebut, arus peti kemas meningkat 6,21 persen dibandingkan realisasi 2024 dan melampaui target RKAP sebesar 2,39 persen.


“Di Tanjung Priok, pertumbuhan arus peti kemas didorong oleh peningkatan volume layanan internasional dan domestik di NPCT1, JICT, dan TPK Koja, termasuk bertambahnya frekuensi sejumlah service serta adanya kapal ad hoc. Pertumbuhan juga ditopang oleh peningkatan trafik peti kemas domestik di sejumlah terminal multipurpose,” jelasnya.


Kontribusi positif juga datang dari pelabuhan Panjang dan Pontianak, yang mencatat peningkatan arus peti kemas domestik dan internasional seiring bertambahnya aktivitas bongkar muat serta perluasan jangkauan distribusi barang ke wilayah hinterland.


Sementara itu, arus barang nonpeti kemas menunjukkan pertumbuhan paling menonjol. Sepanjang 2025, realisasi arus barang meningkat 10,71 persen dibandingkan tahun 2024, terutama dipengaruhi oleh meningkatnya kegiatan bongkar muat curah kering dan general cargo.


“Peningkatan arus barang terlihat pada aktivitas curah kering dan general cargo, sementara di Pontianak pertumbuhan didorong oleh meningkatnya bongkar muat komoditas curah kering dan dimulainya kegiatan muat komoditas olahan secara berkelanjutan sejak paruh kedua 2024,” ungkapnya.


Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan konsistensi peningkatan kinerja operasional, optimalisasi fasilitas terminal, serta kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan pelabuhan di wilayah Regional 2.


Ke depan, Pelindo Regional 2 akan terus memperkuat efisiensi operasional, peningkatan layanan terminal, serta integrasi sistem logistik untuk mendukung kelancaran arus barang dan kapal sebagai bagian dari penguatan peran pelabuhan dalam perekonomian nasional.


(RedaksiMBN.Com/Humas Pelndo Regional 2).

Transformasi Operasional Dorong Pertumbuhan Arus Peti Kemas di TPK Merauke




Merauke (Media Bisnis Nasional.Com - 28/01) - Aktivitas kepelabuhanan di Merauke sepanjang tahun 2025 menunjukkan peran yang semakin strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Papua Selatan. Berbagai upaya peningkatan layanan dan transformasi operasional terus dilakukan untuk memastikan pelayanan yang optimal bagi seluruh pengguna jasa.


Sejalan dengan upaya peningkatan layanan, arus peti kemas di Merauke sepanjang tahun 2025 mencatat capaian positif sebesar 52.712 TEUs, meningkat sekitar 13,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 46.427 TEUs. Pertumbuhan ini mencerminkan membaiknya aktivitas logistik serta peningkatan kinerja operasional pelabuhan dalam mendukung distribusi barang di Papua Selatan.


Terminal Head Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut didukung oleh implementasi transformasi operasional yang dijalankan secara konsisten, mulai dari penguatan handover Planning & Control (P&C) untuk memastikan kesinambungan perencanaan antar shift, pelaksanaan rapat plotting sebelum kapal sandar, hingga evaluasi rutin melalui daily meeting.


“Langkah-langkah ini memperkuat sinergi antara operator pelabuhan, shipping line, dan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), sehingga berdampak pada pengendalian berthing time, penurunan port stay, serta peningkatan kinerja operasional,” ujar Rasul.


Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Merauke, Bondan Wahyu Eko Hardianto, menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya transformasi yang telah dilakukan TPK Merauke sepanjang tahun 2025.


“Transformasi yang dilakukan secara nyata berdampak pada peningkatan kinerja operasional pelabuhan. Ke depan, kami berharap realisasi perluasan lahan Container Yard (CY) dapat segera terlaksana, mengingat volume peti kemas dari seluruh pelayaran terus meningkat dan berpotensi mempengaruhi port stay kapal. Kami juga berharap seluruh pelayaran dapat duduk bersama untuk membahas skema mobilisasi dari dermaga ke CY baru, termasuk pengaturan operasional dan tarif ke depannya. Secara keseluruhan, kinerja pelayanan, fasilitas, dan sarana pada tahun 2025 sudah menunjukkan peningkatan yang baik dan diharapkan dapat terus ditingkatkan pada tahun 2026,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala KSOP Merauke, Capt. Julivan C.H. L. Salindeho, menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam menjaga kelancaran arus logistik di wilayah Merauke.


“KSOP berkomitmen untuk terus memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional kepelabuhanan. Sinergi antara operator pelabuhan, pengguna jasa, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendukung pertumbuhan arus peti kemas serta pembangunan ekonomi Merauke,” ungkapnya.


Sebagai langkah strategis pada tahun 2026, berbagai upaya peningkatan kinerja untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik peti kemas telah disiapkan, antara lain rencana penambahan alat produksi serta perbaikan dan perluasan CY, termasuk pembangunan depo CY di luar area pelabuhan guna menambah kapasitas tampung.


Dengan implementasi transformasi yang dilakukan serta dukungan pengembangan infrastruktur, kinerja arus peti kemas di Merauke pada tahun 2026 diharapkan dapat terus meningkat dan memberikan kontribusi optimal bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua dan sekitarnya.



(Redaksi MBN.Com/Corcom SPTP). 

SPSL Cepat Tanggap Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Banjir Jakarta Utara

 




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.Com) - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), subholding BUMN Kepelabuhanan yang konsisten dalam kegiatan pemberdayaan dan kontribusi sosial, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Jakarta Utara. Aksi cepat tanggap bencana ini diberikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada warga di sekitar Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (28/01/2026).


Fenomena banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dalam beberapa hari terakhir telah berdampak pada aktivitas masyarakat dan ketersediaan kebutuhan dasar. Menyikapi kondisi ini, SPSL bergerak cepat melalui pemberian bantuan berupa paket sembako untuk didistribusikan kepada dapur umum yang didirikan oleh komunitas warga di RW 010 Kelurahan Tugu Utara.


Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak, terutama di lingkungan operasional SPSL.


Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Solusi Logistik, Dewi Fitriyani, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian SPSL terhadap masyarakat yang sedang berjuang menghadapi dampak bencana banjir.


“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan baik di masa sulit ini. SPSL akan terus bersinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan dukungan yang tepat dan berkelanjutan,” ujar Dewi.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui arahan Gubernur dan Satgas Bencana banjir saat ini terus mengimbau berbagai pihak untuk bersinergi dalam penanganan darurat dan pemulihan masyarakat terdampak, termasuk penyediaan dapur umum, layanan kesehatan darurat, serta fasilitas pengungsian yang layak. Arahan ini selaras dengan upaya SPSL dalam menyalurkan bantuan yang cepat dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.


Salah satu penerima bantuan, Habib S, Ketua RT 013 RW 010 Kelurahan Tugu Utara, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepedulian PT Pelindo Solusi Logistik.


“Bantuan dari PT Pelindo Solusi Logistik Group ini sangat berarti bagi kami. Di tengah kondisi rumah dan lingkungan yang terdampak banjir, dukungan ini memberi semangat bagi warga untuk segera pulih, dan menata kembali kehidupan di lingkungan kami. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi semua,” ujar Habib.


Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan hinterland development, PT Pelindo Solusi Logistik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam aksi sosial dan kemanusiaan, sebagai bagian dari peran aktifnya dalam pembangunan berkelanjutan. Bantuan ini diharapkan tidak hanya memberi manfaat langsung bagi warga terdampak, tetapi juga mendorong semangat gotong royong dan kolaborasi antara sektor dalam menghadapi bencana.


(Redaksi MBN.Com/Corcom SPSL).

 

Selasa, Januari 27, 2026

Program Berbagi Seragam dan Alat Sekolah Bangkitkan Semangat Anak-anak Penyintas Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

 






Media Bisnis Nasional, Aceh, 27 Januari 2026 – Azizi, siswa kelas 6 SD dari SDN 06 Meureudu Pidie Jaya, Aceh, berbinar-binar bahagia kala menerima hadiah seragam dan perlengkapan sekolah. Semangat sekolahnya membuncah, senang menerima perlengkapan sekolah baru setelah alat-alat sekolahnya yang lama tak lagi bisa dipakai imbas terkena banjir bandang, bencana November 2025 lalu. 


“Saya sudah masuk sekolah pada tanggal 5 Januari. Seragam ini mau dipakai besok, karena saya bercita-cita jadi TNI biar bisa melindungi negara,” ucap Azizi bangga. 


Tak hanya Azizi, raut wajah gembira juga ditunjukkan Arzeti Anjani dan Aprilio, siswa-siswi kelas 6 SD Negeri No 49 Batang Kabung, Kota Padang, Sumatra Barat. Arzeti dan Aprilio juga menjadi siswa-siswi yang menerima paket seragam dan peralatan sekolah. 


“Saya mengucapkan banyak terima kasih untuk pemberian bantuan berupa sepatu dan seragam sekolah. Itu sangat berguna bagi saya,” ucap Arzeti bersemangat.


Azizi, Arzeti dan Aprilio, menjadi cerminan dari ribuan anak-anak penyintas bencana di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh yang juga secara bertahap akan menerima perlengkapan serta seragam sekolah baru. Dukungan ini berasal dari Program Seribu Seragam Sekolah Anak bersama Pertamina (SESAMA), aksi tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) PT Pertamina (Persero) untuk menguatkan semangat belajar anak-anak di wilayah tersebut. 


VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan, Program SESAMA merupakan bentuk komitmen Pertamina mendorong pendidikan yang berkelanjutan dan perkembangan sumber daya manusia serta masa depan generasi muda Indonesia. 


“Pertamina meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui Program SESAMA, kami ingin memastikan anak-anak penyintas bencana tetap dapat melanjutkan proses belajar dengan semangat dan rasa percaya diri. Bantuan ini menjadi simbol harapan dan dukungan moral agar mereka bangkit dan terus meraih cita-cita,” tandas Baron.


Program SESAMA terdiri dari bantuan seragam SD, SMP, sepatu, alat tulis, kaos kaki, tas ransel, dan botol minum.


Salah satu penyerahan bantuan dilakukan di Kantor Pertamina Patra Niaga, Banda Aceh pada Selasa (19/1) kepada siswa SDN 06 Meureudu Pidie Jaya. Seragam dan alat sekolah diberikan secara simbolis, dan sisanya akan didistribusikan secara bertahap kepada siswa SD dan SMP di berbagai wilayah Provinsi Aceh, Sumut dan Sumbar yang terdampak bencana.


Kegiatan ini turut dihadiri SVP Treasury & Strategic Finance PT Pertamina (Persero) Bagus Agung Rahadiansyah, Direktur Keuangan PT Pertamina Patra Niaga Mega Satria; serta Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Aceh, Junaidi SST., M.Pd. 


Direktur Keuangan Pertamina Patra Niaga, Mega Satria, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program ini. 


“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, relawan, serta seluruh rekan-rekan yang telah bekerja sama mewujudkan program SESAMA ini. Kami doakan kelak adik-adik yang hadir saat ini menjadi orang-orang yang sukses, menjadi kebanggaan orang tua dan keluarga, serta menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa dan negara,” ucapnya. 


Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh, Junaidi SST., M.Pd., menyambut baik program SESAMA. Menurutnya, bantuan perlengkapan sekolah ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral bagi anak-anak terdampak bencana. 


“Ini merupakan wujud harapan, kepedulian, dan dukungan moral agar anak-anak tetap semangat belajar. Kami memandang program ini sebagai wujud sinergi yang sangat baik antara dunia usaha dan Pemerintah Daerah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” ujar Junaidi. 


Lebih lanjut, Junaidi menyampaikan apresiasi atas peran Pertamina dalam mendukung dunia pendidikan. “Dinas Pendidikan Provinsi Aceh sangat mendukung dan mengapresiasi Pertamina. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat dan menjadi penyemangat baru bagi anak-anak untuk terus belajar, meraih cita-cita, serta membangun masa depan Aceh yang lebih baik,” jelasnya.


Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.




Hendhry S.

PELINDO SOLUSI MARITIM LAKUKAN UNDOCKING KAPAL PERTAMA TAHUN 2026

 




JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelindo Solusi Maritim (PSM) lakukan undocking kapal KRI Tanjung Kambani. Kapal ini menjadi kapal yang undocking pertama di galangan Jakarta I milik PSM di tahun 2026. Undocking adalah kegiatan mengeluarkan kapal dari galangan (dok) kembali ke air setelah selesai perbaikan atau perawatan.


Kapal ini berjenis BAP/Angkut Personil dan Kendaraan dengan ukuran Length Over All (LOA) sepanjang 114,5 m, Lebar (Breadth) 19,80 m dan Bobot Mati (Deadweight Tonnage) 6,165 ton. Kapal tersebut dikerjakakan di galangan yang berlokasi di Ancol selama kurang lebih satu bulan.


“Beberapa perbaikan yang dilakukan pada kapal ini bersifat perbaikan umum seperti  penyekrapan area bottom, blasting dan painting, Ultrasonic Testing (Pengujian Ultrasonik), perbaikan propeller (CPP), perbaikan bow thruster dan perawatan rantai jangkar. Undocking hari ini menjadi pembuka tahun 2026 untuk kegiatan perbaikan kapal di galangan milik kami. Untuk bulan Januari ini, ada 3 kapal yang docking dan Februari nanti, akan ada 2 kapal yang docking. Target selama tahun 2026 ini, PSM dapat menyelesaikan minimal 40 unit kapal dengan total 33.817 GT yang akan dikerjakan di galangan milik maupun galangan mitra” Ujar Nurhadi, Direktur Komersial dan Operasi PSM.


Dengan visi “Menjadi Penyedia Jasa Marine Engineering Yang Profesional dan Berkelas Dunia”, PSM secara konsisten fokus pada 3 hal yaitu :


1. Peningkatan dan ekspansi core bussiness untuk mendukung integrasi ekosistem maritim.

2. Diversifikasi layanan klaster shipyard & dredging solutions untuk memperkuat portofolio bisnis.

3. Optimalisasi operasional shipyard & dredging dalam mendukung world-class ecosystem player.


Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan sebagai Simpul Strategis Rantai Logistik Nasional


(Redaksi MBN.Com).

 

KINERJA OPERASIONAL IPCC TERMINAL KENDARAAN Meningkat 15,09%, Karena Sukses Terapkan Transformasi DIGITAL


 


JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) terus memperkuat kinerja operasional terminal kendaraan melalui transformasi digital dan penerapan sistem terintegrasi.


Upaya ini tercermin dari capaian kinerja operasional yang meningkat 15,09% secara konsolidasi (CBU, Alat Berat dan Truck/Bus), didukung implementasi PTOS-C sebagai platform digital operasional pada terminal internasional dan domestik.


Hal ini mendorong peningkatan efektivitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa. Konsistensi tersebut juga mendapat apresiasi dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan melalui penghargaan yang diraih sebagai bagian dari komitmen IPCC dalam menghadirkan layanan yang andal dan berkelanjutan. Di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian global dan domestik, IPCC menunjukkan komitmen kepada pemegang saham dan pengguna jasa melalui kinerja operasional yang terus bertumbuh secara berkelanjutan.


Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan paling signifikan pada segmen kargo Truck/Bus yang meningkat 46,32% secara tahunan (YoY) atau bertambah 80.893 unit, serta kinerja kunjungan kapal konsolidasi yang mencatatkan 3.604 kunjungan, meningkat 685 kunjungan YoY atau tumbuh 23,46%.


Sebagai entitas bisnis Pelindo Group di bawah pengelolaan Sub Holding Multi Terminal (SPMT) yang berfokus pada core bisnis pelabuhan di bidang kargo non-kontainer/multipurpose, kinerja operasi IPCC selama 1 (satu) tahun penuh di 2025 berhasil melayani kargo konsolidasi yang terdiri dari CBU, truck/bus, dan alat berat secara total sebanyak 1.245.840 unit dan meningkat sebesar 188.009 unit dibandingkan periode yang sama tahun 2024.


“Peningkatan kinerja operasional ini bukan sekadar pencapaian angka, melainkan cerminan dari upaya kami membangun sistem kerja yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa. Melalui penerapan PTOS-C, kami ingin memastikan setiap proses operasional berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Bagus Dwipoyono, Direktur Operasi dan Teknik IPCC.


Seiring berkembangnya tren kendaraan ramah lingkungan, terminal Branch Jakarta IPCC mencatat masuknya kendaraan berbasis BEV (Battery Electric Vehicle), HEV (Hybrid Electric Vehicle), dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dengan total 101.713 unit, atau sekitar 10,62% dari total CBU yang dilayani pada tahun 2025.


Capaian ini mencerminkan tingginya minat pasar domestik terhadap kendaraan rendah emisi, dengan dominasi merek asal Benua Asia seperti BYD, VinFast, AION, serta berbagai merek lainnya, sekaligus menegaskan peran IPCC dalam mendukung transisi industri otomotif yang lebih berkelanjutan.


Sejalan dengan hal tersebut, peningkatan aktivitas ekspor kendaraan turut memperkuat kinerja operasional IPCC dibandingkan tahun sebelumnya, khususnya pada segmen kargo CBU. Hingga Desember 2025, IPCC berhasil menangani 390.803 unit CBU, meningkat 9% secara tahunan (YoY).


Pertumbuhan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu basis industri otomotif yang semakin dipercaya pasar global, dengan Vietnam tercatat sebagai negara tujuan ekspor terbesar, mencapai 77.181 unit kendaraan hingga Desember 2025. Adapun kinerja operasional pada segmen kargo CBU mengalami peningkatkan yang solid, secara konsolidasi berhasil melayani 957.661 unit, tumbuh 100.791 unit atau meningkat 11,76% YoY.


Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam memperkuat peran strategis terminal kendaraan di tengah transformasi industri otomotif nasional.


“Kami melihat pertumbuhan ini tidak semata sebagai peningkatan volume, tetapi sebagai bagian dari proses membangun ekosistem logistik kendaraan yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan. IPCC berkomitmen untuk terus mendukung daya saing industri otomotif nasional, baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun memperluas kontribusi Indonesia di pasar global,” ujar Sugeng.


Sejalan dengan penguatan peran IPCC dalam mendukung rantai pasok industri nasional yang berkelanjutan serta ekosistem hilirasi pertambangan yang dicanangkan Pemerintah, Perseroan mencatat kinerja positif pada layanan kargo alat berat yang menempati posisi kedua terbesar, dengan pertumbuhan 24% YoY atau bertambah 6.325 unit, sehingga total penanganan alat berat secara konsolidasi mencapai 32.677 unit pada tahun 2025.


Sementara itu, peningkatan paling signifikan terjadi pada layanan kargo truk/bus yang tumbuh 46,32% YoY, 80.893 unit lebih banyak atau secara konsolidasi menjadi 255.502 unit. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas pertambangan domestik seiring implementasi program hilirisasi industri sumber daya mineral, yang mendorong kebutuhan sarana angkut dalam jumlah besar.


Untuk menjawab kebutuhan tersebut, IPCC secara berkelanjutan memperluas cakupan layanannya dengan mengoperasikan lima terminal satelit, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih merata, adaptif, dan efisien yang dilengkapi oleh sistem operasi terintegrasi dan berbasis digitalisasi.


Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly, menyampaikan bahwa penguatan kinerja operasional tersebut merupakan bagian dari strategi IPCC dalam membangun layanan terminal kendaraan yang berdaya saing dan berkelanjutan.


“Peningkatan trafik operasional ini mencerminkan upaya IPCC dalam menyesuaikan kapasitas dan layanan dengan kebutuhan industri nasional, khususnya dalam mendukung program hilirisasi. Melalui penguatan jaringan terminal dan pengelolaan operasional yang terintegrasi, kami berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang efisien, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa serta perekonomian nasional,” ujar Endah.


Melalui berbagai inisiatif strategis dan inovasi bisnis yang terus dijalankan, IPCC berkomitmen untuk menghadirkan kinerja yang berkelanjutan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa, pemangku kepentingan, investor, dan pemegang saham.


Pendekatan tersebut diwujudkan melalui penguatan kolaborasi, transformasi pola operasi di seluruh terminal yang dikelola Perseroan, serta pengembangan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar, termasuk inovasi inland transportation untuk mendukung distribusi kargo CBU dari dan menuju terminal IPCC.


Seiring dengan telah dilaluinya tahun 2025, manajemen IPCC optimis bahwa implementasi sistem digital PTOS-C dan konsistensi transformasi operasional akan terus memberikan hasil yang optimal. Dengan fondasi tersebut, Perseroan menargetkan kinerja keuangan tahun 2025 dapat mencatatkan pertumbuhan di atas 20%, lebih baik dibandingkan capaian tahun sebelumnya, sebagai bagian dari upaya IPCC dalam memperkuat perannya di ekosistem logistik nasional yang semakin berdaya saing dan berkelanjutan.


“Kami menjalankan setiap inisiatif dengan semangat melayani sepenuh hati. Transformasi digital melalui PTOS-C, inovasi layanan berupa PDC, layanan terintegrasi dan end to end service, serta penguatan kolaborasi kami yakini bukan hanya mendorong kinerja, tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang. Melalui tagline baru Integrated Auto Solutions, IPCC berkomitmen untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pengguna jasa, pemangku kepentingan, dan ekosistem logistik nasional,” pungkas Sugeng.


(Redaksi MBN.Com/Corcom IPCC).

Senin, Januari 26, 2026

Bangun Budaya Keberlanjutan, Pertamina Gandeng Gen Z Sebar Energi Baik




Media Bisnis Nasional, Jakarta, 26 Januari 2026 — PT Pertamina (Persero) memperkuat kampanye keberlanjutan lewat Gerakan Sebar Energi Baik yang diluncurkan pada akhir tahun lalu. Gerakan ini secara khusus menggandeng generasi muda serta puluhan influencer lintas kategori—mulai dari eco-conscious creators, young parents, hingga sustainability storytellers. Inisiatif ini dirancang untuk membangun budaya keberlanjutan melalui gerakan publik berbasis digital dan komunitas.


Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan Gerakan Sebar Energi Baik mengajak masyarakat untuk membagikan cerita aksi kecil namun berdampak, seperti pengurangan plastik sekali pakai, efisiensi energi, penggunaan transportasi umum, daur ulang sampah, hingga praktik ramah lingkungan di rumah.  


“Setiap unggahan, cerita, dan kebiasaan baik adalah energi positif yang bisa menyebar luas. Kami berharap semua energi baik ini akan terus berlanjut menjadi rantai kebaikan bagi Bumi Pertiwi,” ujar Muhammad Baron.


Sampai  dengan minggu ke-5 kampanye, imbuh Muhammad Baron, Gerakan Sebar Energi Baik ini telah diikuti oleh lebih dari 700 penyebar cerita baik. Seluruh aktivitas kampanye dikelola melalui kanal Instagram @SebarEnergiBaik dan @EnergyToEnergize serta diperkuat oleh KOL yang menjadi katalisator.


“Pertamina berharap cerita atau kisah yang disebar itu bisa memberi semangat dan menjadi tauladan bagi yang lain sehingga bisa membangun budaya keberlanjutan utamanya di kalangan Gen Z,” imbuh Muhammad Baron. 


Baron menambahkan bahwa lewat kampanye ini, Pertamina menghadirkan pola edukasi yang lebih relatable bagi generasi muda dengan format konten Reels, foto inspiratif, ajakan aksi, serta seri pengumuman mingguan untuk 10 cerita publik terpilih. Selama lima minggu kampanye, masyarakat diundang untuk mengunggah aksi keberlanjutan mereka dengan hashtag #SebarEnergiBaik dan #EnergyToEnergize.


Pertamina melibatkan berbagai profil KOL yang memiliki peran signifikan dalam membangun perilaku keberlanjutan, mulai dari pegiat lingkungan, ibu muda yang menerapkan gaya hidup minim sampah, hingga kreator yang fokus pada edukasi energi dan eco-living. Mereka membagikan contoh aksi nyata dan pengalaman pribadi untuk menginspirasi masyarakat luas.


“Pertamina melihat bahwa generasi muda memiliki kekuatan narasi dan pengaruh yang besar,” tandas Muhammad Baron. 


Karena itu ia berharap melalui kolaborasi dengan kreator digital dan komunitas, Gerakan Sebar Energi Baik menjadi ruang bersama untuk menunjukkan bahwa aksi sederhana dapat menciptakan perubahan besar. 


Pakar Sustainability yang juga Presiden Direktur Institute for Sustainability and Agility (ISA) Maria R. Nindita Radyati, menambahkan bahwa pendekatan berbasis cerita (storytelling) sangat penting untuk membangun perubahan perilaku.


“Generasi muda butuh contoh yang nyata, dekat, dan mudah dilakukan,” kata Maria, yang juga dewan juri kampanye ‘Gerakan Sebar Energi Baik’. Dia berharap melalui influencer yang dipercaya oleh generasi muda, pesan soal efisiensi energi, penggunaan produk ramah lingkungan, atau kebiasaan minim sampah menjadi lebih mudah diterima. “Ini cara efektif untuk memperluas dampak keberlanjutan,” tuturnya.


Selama periode kampanye, sebanyak 10 cerita terbaik setiap minggu akan menerima apresiasi berupa e-voucher. Sistem ini dirancang bukan untuk kompetisi semata, melainkan untuk memperkuat semangat berbagi dan menularkan kebiasaan baik secara berkelanjutan.


Diharapkan dengan penggerak utama generasi muda, kampanye ini bisa menjadi gerakan publik yang tumbuh organik, meluas, dan terus berlangsung sebagai bagian dari budaya masyarakat.


Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.



Hendhry S