Pages

Rabu, Desember 24, 2025

PT Terminal Petikemas Surabaya Laporkan Peningkatan Akurasi Deteksi Kerusakan Kontainer Sejak Implementasi ADDS

 



SURABAYA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mengumumkan capaian signifikan dari penerapan Automatic Container Damage Detection System (ADDS) yang mulai diberlakukan sejak April 2025. Teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) ini telah membawa perubahan besar dalam proses inspeksi kerusakan kontainer, dengan peningkatan akurasi deteksi yang konsisten selama delapan bulan terakhir.


ADDS memanfaatkan algoritma Deep Neural Network (DNN) untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan kontainer secara real-time. Sistem ini terintegrasi dengan kamera Left-Right-Top dan teknologi Optical Character Recognition (OCR) pada autogate, serta dilengkapi didukung dengan kemampuan self-learning. Artinya, semakin banyak data yang dianalisis, semakin tinggi tingkat akurasi yang dicapai.


Capaian Utama Sejak Implementasi diantara adalah pertama, akurasi deteksi meningkat signifikan berkat mekanisme pembelajaran mandiri (self-learning) dari data historis dan masukan Damage Inspector


Kedua, notifikasi otomatis kepada petugas jika kerusakan melebihi ambang batas, sehingga mempercepat proses validasi dan pengambilan keputusan.


Ketiga, integrasi penuh dengan sistem Container Damage Report (CDR) Online, memudahkan komunikasi kepada pelanggan (Box Operator dan Vessel Operator).


"Sebelum ADDS diterapkan, pemeriksaan kerusakan dilakukan secara manual melalui foto OCR. Kini, petugas cukup memantau layar komputer, dan sistem akan memberikan notifikasi otomatis jika ada kerusakan yang terdeteksi. Hal ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga akurasi dan transparansi proses,” ujar Erika Asih Palupi, Sekretaris Perusahaan TPS.


Penerapan ADDS merupakan bagian dari komitmen TPS untuk mendukung transformasi digital dan standarisasi layanan di bawah Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas. Ke depan, TPS akan terus mengembangkan fitur analitik berbasis AI untuk memperkuat pengelolaan data historis dan prediksi kerusakan.


(Redaksi MBN.Com/Corcom TPS Surabaya).

Pelindo Regional 2 Optimalkan Layanan Penumpang dan Logistik Jelang Natal dan Tahun Baru

 

 



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 memastikan kesiapan penuh operasional pelabuhan dalam menghadapi arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Hingga H-2 Natal, aktivitas kepelabuhanan di wilayah Regional 2 menunjukkan dinamika yang tinggi, baik pada pergerakan penumpang, kendaraan, maupun angkutan logistik.


Berdasarkan rekapitulasi operasional periode 10 Desember (H-15) hingga 23 Desember 2025 (H-2) Hari Raya Natal, tercatat total penumpang naik di seluruh cabang Regional 2 mencapai 32.335 orang, sementara penumpang turun tercatat 23.354 orang. Pergerakan tersebut tidak hanya mencakup penumpang perorangan, tetapi juga kendaraan roda dua, truk logistik, serta moda pendukung distribusi barang.


Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa kesiapan infrastruktur, personel, dan sistem operasional menjadi kunci dalam menjaga kelancaran arus Nataru tahun ini.


“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh pergerakan penumpang dan logistik dapat terlayani dengan aman, tertib, dan lancar. Hingga dua hari menjelang Natal, aktivitas di pelabuhan-pelabuhan Regional 2 masih terkendali dan berjalan sesuai skenario operasional yang telah disiapkan,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Rabu (24/12/2025).


Dari data yang terkumpul menunjukkan, Cabang Banten menjadi titik dengan aktivitas pemanggilan kapal tertinggi, yakni 61 panggilan kapal, dengan jumlah penumpang naik mencapai 7.747 orang, disertai pergerakan kendaraan logistik dan roda dua yang signifikan. Tingginya aktivitas tersebut mencerminkan peran strategis Banten sebagai simpul penyeberangan dan distribusi pada periode libur akhir tahun.


Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Priok mencatat 33 panggilan kapal dengan pergerakan penumpang yang cukup besar, masing-masing 11.595 penumpang naik dan 11.601 penumpang turun, seiring dengan aktivitas kapal penumpang dan kendaraan pendukung arus mudik dan balik.


Di wilayah barat Sumatra, Pelabuhan Teluk Bayur melayani 21 panggilan kapal dengan 3.684 penumpang naik dan 3.320 penumpang turun, sedangkan Pontianak juga mencatat 21 panggilan kapal, dengan 3.442 penumpang naik dan 3.406 penumpang turun. Seluruh pergerakan tersebut turut melibatkan distribusi kendaraan dan barang logistik antarwilayah.


Budi menambahkan bahwa Pelindo Regional 2 terus mengandalkan dukungan sistem digital untuk mengurai potensi kepadatan, termasuk penerapan Terminal Booking System (TBS) dan Integrated Planning Control, sebagaimana arahan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan dalam kunjungan lapangan sebelumnya.


“Penguatan sistem digital menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus, khususnya untuk kendaraan dan logistik. Dengan pengaturan jadwal yang terukur, kami dapat mencegah penumpukan dan memastikan operasional pelabuhan tetap efisien,” jelasnya.


Pelindo Regional 2 memprediksi arus balik akan mulai meningkat pada awal Januari 2026. Seluruh jajaran operasional disiagakan selama 24 jam, dengan koordinasi intensif bersama KSOP, aparat keamanan, dan BMKG untuk memantau kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran.


“Komitmen kami tentunya adalah menjaga kualitas layanan hingga seluruh rangkaian Nataru selesai. Sinergi dengan para pemangku kepentingan terus kami perkuat agar pergerakan masyarakat dan logistik berjalan aman, lancar, dan berkelanjutan,” tutup Budi.


Selain pergerakan penumpang, Pelindo Regional 2 juga mencatat dinamika lalu lintas kendaraan dan logistik selama periode awal Natal dan Tahun Baru 2025/2026. Pergerakan ini tidak hanya mencerminkan mobilitas masyarakat, tetapi juga aktivitas distribusi barang yang tetap berjalan selama libur akhir tahun.


Sebagai tambahan informasi, lonjakan arus Nataru di Ciwandan, Banten, turut ditandai dengan tingginya pergerakan kendaraan. Hingga H-2 Natal, tercatat sebanyak 2.917 unit sepeda motor dan 3.243 unit truk telah dimuat melalui pelabuhan.


Angka tersebut menunjukkan peran strategis Pelabuhan Ciwandan dan sekitarnya sebagai simpul utama pergerakan penumpang sekaligus logistik menuju dan dari Pulau Sumatra.


Sementara itu, Pelabuhan Tanjung Priok mencatat pola pergerakan kendaraan yang lebih berimbang antara arus masuk dan keluar. Sepanjang periode yang sama, tercatat sepeda motor keluar sebanyak 13 unit dan masuk 62 unit.


Untuk kendaraan roda empat, mobil yang keluar tercatat 72 unit dan masuk 213 unit. Adapun pergerakan truk tercatat 385 unit keluar dan 327 unit masuk.


Aktivitas ini mencerminkan fungsi Tanjung Priok tidak hanya sebagai pelabuhan peti kemas, tetapi juga sebagai terminal penumpang dan kendaraan yang tetap beroperasi selama masa libur Nataru.


Berbeda dengan Banten dan Tanjung Priok, pelabuhan Teluk Bayur di Sumatera Barat serta Pontianak pada periode ini tidak mencatat pergerakan bongkar muat kendaraan berupa truk, mobil, maupun sepeda motor.


Aktivitas di kedua pelabuhan tersebut lebih didominasi oleh pergerakan penumpang kapal, sejalan dengan karakter layanan dan pola perjalanan masyarakat di masing-masing wilayah.


Pelindo Regional 2 menegaskan bahwa seluruh pergerakan penumpang dan kendaraan tersebut dikelola dengan pengaturan operasional yang terintegrasi, termasuk pemanfaatan buffer area, pengendalian jadwal sandar kapal, serta koordinasi intensif dengan KSOP, ASDP, dan pemangku kepentingan terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan arus penumpang dan logistik tetap berjalan tertib, aman, dan lancar selama periode Natal dan Tahun Baru.


(Redaksi ISL News/Humas Pelindo Regional 2).

IPC TPK Hadir Berbagi Kasih Natal di Tiga Gereja Wilayah Tanjung Priok

  



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Dalam semangat berbagi dan menebarkan cinta kasih Natal, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), IPC TPK menyalurkan bantuan sarana pendukung peribadatan serta paket bingkisan Natal sebagai wujud kepedulian dan kebersamaan di momen Hari Raya Natal 2025.


Bantuan sarana ibadah berupa 100 unit kursi disalurkan untuk membantu memenuhi keterbatasan fasilitas yang dimiliki gereja, sehingga kegiatan peribadatan dan perayaan Natal dapat berlangsung dengan lebih tertib, nyaman, dan hikmat. Selain itu, IPC TPK juga menyalurkan 200 paket bingkisan Natal yang diharapkan dapat menghadirkan kebahagiaan, kehangatan, dan sukacita sederhana bagi para jemaat dalam merayakan Natal bersama keluarga dan komunitas.


“Perhatian yang diberikan IPC TPK menjadi penguat bagi jemaat kami. Bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara nyata, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan dan kepedulian yang sangat kami rasakan di momen Natal. Terima kasih banyak,” ujar Pendeta Sudi Prasetya, Gembala Jemaat GSKI Warakas.


Bantuan tersebut disalurkan kepada tiga gereja di wilayah Tanjung Priok, yaitu Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI) Warakas, Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Tanjung Priok, dan Gereja Bethel Indonesia (GBI) El Bethel. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IPC TPK dalam menyambut Hari Raya Natal sekaligus mempererat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi kasih Natal ini dirancang untuk memberikan manfaat yang lebih bermakna dan menjawab kebutuhan nyata masyarakat.


“Kami ingin bantuan yang disalurkan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar memberikan kenyamanan dan kebahagiaan bagi para jemaat. Sarana ibadah diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan keagamaan, sementara bingkisan Natal menjadi ungkapan perhatian dan kebersamaan di momen yang penuh makna ini,” ujar Pramestie.


Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) IPC TPK, dengan menjunjung tinggi nilai keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas dalam setiap inisiatif sosial perusahaan. Kegiatan penyerahan bantuan dan bingkisan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, menegaskan komitmen IPC TPK untuk terus hadir, tumbuh, dan memberikan nilai bersama bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


(Redaksi MBN.Com/Corcom IPC TPK).  

Lanjutkan Kerjasama, IPCM dan PT NUSANTARA REGAS Jaga DISTRIBUSI ENERGI LISTRIK Nasional

 


JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Bertempat di Gedung Wisma Nusantara Lt.19, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) yang merupakan bagian dari Pelindo Group, melanjutkan kerja sama dengan PT Nusantara Regas selaku operator Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) Jawa Barat yang memasok sekitar 60% kebutuhan listrik PLN di Jakarta dan Jawa Barat, dalam hal pelayanan jasa kapal di Terminal Khusus PT Nusantara Regas. 


Kerjasama ini merupakan bentuk komitmen kedua perusahaan dalam menjaga kepastian distribusi Liquefied Natural Gas (LNG) guna mendukung kelancaran operasional regasifikasi sebagai salah satu infrastruktur energi listrik nasional.


Keandalan pasokan energi nasional menjadikan kerja sama ini tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan maritim, tetapi juga sebagai bagian integral dari rantai pasok. Melalui peran strategisnya dalam memastikan kelancaran layanan pemanduan dan penundaan kapal LNG, IPCM turut mendukung distribusi LNG secara aman dan tepat waktu, sehingga pasokan listrik PLN dapat terjaga dan beroperasi tanpa gangguan.


Bertindak sebagai penandatangan dalam lanjutan kerja sama strategis ini adalah Shanti Puruhita, selaku Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, dan Moh. Iskandar Mirza, selaku Direktur Utama PT Nusantara Regas, turut hadir pula Arief Hermawan selaku Direktur Armada & Operasi PT Jasa Armada Indonesia Tbk beserta jajaran, serta Febri Rusnal selaku Direktur Keuangan & Dukungan Bisnis dan Ali Azmy selaku Direktur Manajemen Risiko PT Nusantara Regas.


Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyampaikan ”Perpanjangan kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan PT Nusantara Regas terhadap kualitas layanan jasa kapal PT Jasa Armada Indonesia Tbk yang telah berjalan secara konsisten sejak 2018. Kami berkomitmen untuk terus memberikan layanan pemanduan dan penundaan kapal yang andal, mengedepankan keselamatan kerja, dan profesional guna mendukung kegiatan di terminal khusus FSRU PT Nusantara Regas,”


Sementara itu, Direktur Utama PT Nusantara Regas, Mohd. Iskandar Mirza, menambahkan, “Kerja sama dengan PT Jasa Armada Indonesia Tbk telah memberikan kontribusi positif terhadap kelancaran dan keselamatan operasional dari sisi marine di Terminal Khusus PT Nusantara Regas. Melalui lanjutan kerja sama ini, kami berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dalam mendukung kepastian ketersedian pasokan infrastruktur energi listrik nasional yang kompetitif  dan berkelanjutan,”

.

Melalui lanjutan kerja sama ini, PT Jasa Armada Indonesia Tbk dan PT Nusantara Regas berharap dapat terus memperkuat sinergi mutual yang sudah terjalin dengan baik selama ini.


(Redaksi mbn Com/Corcom IPCM).

Pelindo Luncurkan Pelindo Creative Hub,Rumah Inklusi untuk Merawat Mimpi Anak Putus Sekolah di Ring 1 Pelabuhan



SURABAYA (Media Bisis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi meluncurkan Pelindo Creative Hub, sebuah rumah inklusi sekaligus sekolah nonformal yang dihadirkan bagi anak-anak putus sekolah di wilayah ring 1 pelabuhan. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo di bidang pendidikan, yang bertujuan membuka kembali akses belajar serta menyiapkan kemandirian generasi muda.


Pelindo Creative Hub dirancang sebagai ruang aman untuk belajar dan bertumbuh, dengan dua program utama, yakni Program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) melalui pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, serta Program Keterampilan dan Keahlian yang membekali peserta dengan kompetensi praktis sesuai kebutuhan dunia kerja dan wirausaha.


Pada tahap awal, Pelindo Creative Hub menyelenggarakan pelatihan konten kreator dan digital marketing, kuliner dasar, komputer dasar, serta barista. Lebih dari 50 anak terlibat dalam fase perdana setelah melalui proses penjaringan aktif dengan pendekatan jemput bola bersama RT, RW, dan pihak kelurahan.


Executive Director 3 Pelindo, Daru Wicaksono Julianto, menegaskan bahwa Pelindo Creative Hub tidak sekadar menghadirkan fasilitas belajar, tetapi menjadi simbol keberpihakan terhadap masa depan anak-anak yang sempat tertinggal.


“Pelindo Creative Hub adalah rumah bagi mimpi-mimpi yang sempat terhenti. Kami meyakini setiap anak berhak atas pendidikan dan setiap mimpi layak untuk dirawat. Melalui program ini, kami tidak hanya ingin anak-anak lulus, tetapi juga siap hidup, siap mandiri, dan siap berkarya,” ujar Daru.


Ia menambahkan, Pelindo Creative Hub dibangun dengan semangat inklusivitas, merangkul anak-anak dari berbagai latar belakang, termasuk anak berkebutuhan khusus, agar kembali percaya diri dan memiliki harapan baru.


Sementara itu, Camat Pabean Cantikan Muhammad Januar Rizal mengapresiasi inisiatif Pelindo yang dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat di wilayahnya. Dirinya berharap apa yang dilakukan Pelindo bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk bisa lebih peduli pada sekitar.


“Kami menyambut baik kehadiran Pelindo Creative Hub di wilayah Pabean Cantikan. Program ini menjawab persoalan sosial yang nyata, khususnya anak-anak putus sekolah. Kehadiran Pelindo menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” ungkapnya.


Pelindo berharap Pelindo Creative Hub dapat menjadi model program pendidikan inklusif yang berkelanjutan, sekaligus bukti bahwa pembangunan pelabuhan dan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan manusia.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regioal 3 Surabaya).

Kunjungan Menteri Perhubungan ke Pelabuhan Ciwandan Pastikan Kelancaran dan Keamanan Arus Kendaraan Saat Puncak Nataru 2025/2026*




BANTEN, (Media Bisnis Nasional.com), 24 Desember 2025 - Memasuki puncak arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung ke Pelabuhan Ciwandan dan memastikan pergerakan kendaraan yang akan menyebrang melalui rute Jawa-Sumatera berjalan lancar dan terkendali. Pengaturan alur kendaraan dilakukan secara terstruktur sejak akan memasuki kawasan pelabuhan, didukung oleh kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung serta kesiapsiagaan petugas di seluruh titik layanan.


Dalam peninjauan tersebut, Menteri Perhubungan Republik Indonesia melihat langsung aktivitas operasional pelabuhan, mulai dari pengaturan arus kendaraan, kesiapan fasilitas dermaga, hingga koordinasi petugas dan berbagai stakeholder terkait di lapangan. Pelabuhan Ciwandan dioperasikan sebagai pelabuhan penunjang untuk mendukung kelancaran layanan penyeberangan serta mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak.


Menhub menyampaikan bahwa pemerintah menerapkan strategi pemecahan arus dengan mendistribusikan pergerakan masyarakat ke sejumlah pelabuhan alternatif, termasuk Pelabuhan Ciwandan yang dikelola oleh Pelindo Regional 2 Banten.


“Kondisi Ciwandan relatif lancar dan kondusif. Kami harap masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan tetap mematuhi aturan yang ada serta arahan dari petugas di lapangan,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. 


Sambil mendampingi kunjungan Menteri Perhubungan tersebut, General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat terhadap operasional Pelabuhan Ciwandan.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Perhubungan ke Pelabuhan Ciwandan. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kelancaran layanan penyeberangan dengan melayani sepenuh hati selama periode Nataru, melalui koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder terkait,” ujar Benny Ariadi.


Lebih lanjut, Benny Ariadi menyampaikan bahwa pengelolaan layanan di Pelabuhan Ciwandan dilaksanakan dengan mengedepankan kelancaran arus serta keselamatan pengguna jasa.


“Pelabuhan Ciwandan saat ini mengoperasikan tiga tambatan kapal yang didukung dengan pola ketersediaan kapal pada tiap tambatan secara cepat dan terkoordinasi dengan dukungan KSOP dan BPTD Banten. Pola ini memungkinkan keluar-masuk dan pergerakan kendaraan berlangsung lebih efektif, sehingga antrean dapat dikelola secara proporsional sesuai kapasitas layanan,” kata Benny Ariadi.


Hingga 24 Desember 2025 pukul 12:16 WIB, Pelabuhan Ciwandan yang dikelola Pelindo Banten telah melayani 90 trip kapal dengan jumlah penumpang 11.422 orang, 4.313 unit kendaraan roda 2, dan 4.788 unit truk, sehingga total kendaraan yang dilayani mencapai 9.101 unit.


Dengan demikian, Pelabuhan Ciwandan yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten terus berperan sebagai simpul pendukung strategis dalam pelayanan penyeberangan Nataru 2025/2026, melalui pengelolaan operasional yang terkoordinasi dengan semangat melayani sepenuh hati guna menjaga keamanan, kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan pengguna jasa.


(Redaksi MBN.Com/ Humas Pelindo Regional 2 Banten).


Nataru 2025/2026: Arus Penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan Bamten Layani 79 Kapal


 


BANTEN (Media Bisnis Nasional.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten kembali memperbarui data operasional Posko Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Memasuki hari keempat, operasional layanan penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan menuju Sumatera terpantau berjalan lancar, tertib, dan terkendali.


Berdasarkan data operasional selama 24 jam pada tanggal 23 Desember 2025 (pukul 00.00 – 23.59 WIB), Pelindo Regional 2 Banten mencatat sebanyak 20 unit kapal telah beroperasi melayani pengguna jasa.


General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menyampaikan bahwa prioritas utama perusahaan adalah menjaga stabilitas layanan operasional, baik untuk kendaraan roda dua (R2) maupun kendaraan logistik.


"Alhamdulillah, operasional pada hari kelima ini berjalan kondusif. Kami terus memantau pergerakan trafik secara real-time untuk memastikan seluruh pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang aman dan nyaman," ujar Benny.


Adapun rincian realisasi trafik penyeberangan melalui Pelabuhan Ciwandan pada hari kelima (23 Desember 2025) adalah sebagai berikut:


Pergerakan Penumpang: Tercatat total penumpang, yang terdiri dari pengendara sepeda motor dan pengemudi truk, mencapai 2.490 orang.


Kendaraan Roda Dua (R2): Sebanyak 891 unit motor telah dilayani untuk menyeberang ke Sumatera.


Kendaraan Logistik: Arus distribusi barang tetap berjalan stabil dengan 1.100 unit truk logistik yang telah diseberangkan.


Total Kendaraan: Secara keseluruhan, total kendaraan (gabungan R2 dan Truk) yang melintas melalui Pelabuhan Ciwandan pada periode ini mencapai 1.991 unit.


Data Akumulatif (19-23 Desember 2025) Sejak dimulainya Posko Angkutan Laut Nataru, Pelindo Regional 2 Banten mencatat data akumulatif trafik dari Hari ke-1 hingga Hari ke-5 sebagai berikut:


Total Kapal: 79 unit

Total Penumpang: 9.979 orang.

Total Kendaraan Roda Dua (R2): 3.714 unit.

Total Kendaraan Logistik (Truk): 4.229 unit.

Total Kendaraan (Keseluruhan): 7.943 unit.

 

Manajemen Pelindo Regional 2 Banten memastikan koordinasi intensif terus dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk operator kapal dan pihak keamanan. Fokus utama koordinasi meliputi optimalisasi fasilitas buffer area, kesiapan dermaga, serta sarana pendukung lainnya seperti posko kesehatan dan area istirahat.


"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap mematuhi arahan petugas di lapangan dan menjaga ketertiban, demi kelancaran perjalanan kita bersama," tutup Benny.


Informasi terkini mengenai operasional Pelabuhan Ciwandan akan diperbarui secara berkala setiap 24 jam selama masa Angkutan Nataru 2025/2026.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Banten).