Pages

Rabu, Desember 17, 2025

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Tanggap Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) -
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok melalui program Pelindo Tanggap Bencana dan Musibah Tahun 2025 turut menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di beberapa wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.


Kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di Indonesia yang sedang mengalami musibah/ bencana alam dan penyaluran bantuan  berkolaborasi dengan KOARMADA TNI AL . Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut mewakili management Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Senior Manager Keuangan dan SDM ,Wijinowo, beserta staff dan karyawan di lingkungan Regional 2 Tanjung Priok. 


Adapun bentuk bantuan yang disalurkan meliputi 25 dus Indomie, 20 dus biskuit, 50 paket alat mandi, 15 dus pampers, serta 70 pcs selimut yang disebarkan ke sejumlah titik terdampak. Bantuan ini diberikan sebagai respons cepat Pelindo Regional 2 Tanjung Priok untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa krisis.

Kolonel Laut (P) Djoko Prijatin dari Komando Armada Republik Indonesia menerima secara simbolis bantuan yang diberikan oleh Pelindo dan selanjutnya menyalurkan ke daerah bencana melalui kapal TNI AL . Djoko menilai kolaborasi Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan berbagai pihak terkait menjadi elemen penting dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana


Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa program ini sebagai wujud nyata kehadiran Pelindo Regional 2 Tanjung Priok untuk berkontribusi terhadap  masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama di wilayah yang terdampak bencana.


Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berharap agar bantuan ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan materi, tetapi sebagai  dorongan moril/ semangat  menghadapi masa pemulihan. Ke depan, Pelindo akan terus berkomitmen menjalankan program tanggung jawab social dan lingkungan yang  bermanfaat bagi masyarakat luas.


(Redaksi MBN.Com/Humas Pelindo Regional 2 Tg. Priok).

Kementerian PERHUBUNGAN Sediakan 17.239 TIKET KAPAL GRATIS Untuk Periode NATARU 2025/2026



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menyediakan 17.239 tiket kapal laut gratis yang tersebar pada 55 ruas pelayaran dalam rangka mendukung kelancaran, keterjangkauan, dan pemerataan layanan transportasi laut pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 


Program ini dilayani oleh tiga operator pelayaran nasional, yakni PT Sakti Inti Makmur, PT Dharma Indah, dan PT Belibis Papua Mandiri, dengan jadwal keberangkatan mulai pertengahan hingga akhir Desember 2025.


Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Budi Mantoro, menyampaikan bahwa penyediaan tiket gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada masa libur Natal dan Tahun Baru, sekaligus mengurangi beban biaya transportasi serta menjaga kelancaran arus penumpang di pelabuhan.

 

“Program ini merupakan wujud komitmen kami dalam memberikan akses transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Tiket gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan pulau-pulau kecil, untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama keluarga,” ungkap Capt. Budi. 


Adapun wilayah layanan tiket kapal gratis mencakup berbagai lintasan strategis di Indonesia bagian timur dan kawasan kepulauan, antara lain rute Kupang–Rote dan Rote–Kupang di Nusa Tenggara Timur; Ambon–Manado, Manado–Sofifi, hingga Tulehu–Amahai di wilayah Maluku dan Sulawesi. Sementara di wilayah Papua dan Papua Barat, layanan tiket gratis meliputi beberapa rute seperti Sorong–Waisai, Jayapura–Kasonaweja, Manokwari–Wasior, dan rute-rute lainnya.


Mekanisme Pendaftaran


Untuk dapat memanfaatkan program tiket kapal laut gratis ini, masyarakat wajib memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

1. Membawa identitas diri yang sah berupa KTP, SIM, Kartu Keluarga, atau bukti identitas lainnya, baik asli maupun fotokopi;

2. Data identitas penumpang harus sesuai dengan dokumen yang didaftarkan;

3. Setiap pendaftar hanya diperkenankan mendaftarkan maksimal 4 (empat) orang calon penumpang dalam satu KK yang sama;

4. Tiket gratis tidak boleh diperjualbelikan atau dipindahtangankan.


Pendaftaran dan informasi lebih lanjut terkait ketersediaan tiket, jadwal keberangkatan, serta teknis pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi langsung operator kapal yang ditunjuk, yakni PT Sakti Inti Makmur (Aplikasi Express Bahari Mobile), PT Dharma Indah (website dharmaindah.com), dan PT Belibis Papua Mandiri (https://bit.ly/TiketGratisBelibisPapuaMandiri) 


Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, mematuhi ketentuan yang berlaku, serta selalu mengutamakan keselamatan selama menggunakan jasa angkutan laut. 


"Kami mengimbau masyarakat untuk segera mendaftar karena kuota tiket terbatas. Selain itu, pastikan data yang diberikan benar agar proses verifikasi berjalan lancar," tambah Capt. Budi.


Dengan adanya program tiket kapal laut gratis ini, Ditjen Perhubungan Laut berharap mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. 


(Redaksi MBN.Com/AD/ETJ/HJ).

Menhub Dudy Tegaskan Pentingnya Keselamatan Pelayaran pada Masyarakat Pesisir

 




MANADO (Media Bisnis Nasional.com) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya keselamatan pelayaran kepada masyarakat di wilayah pesisir, khususnya Sulawesi Utara dan Gorontalo. Sebab, wilayah tersebut memiliki aktivitas pelayaran yang tinggi meliputi kapal wisata, kapal penumpang antarpulau, kapal pengangkut logistik, hingga kapal nelayan, yang setiap hari menjadi motor penggerak roda ekonomi daerah dan tumpuan sarana mobilitas masyarakat Sulut. 


“Dengan geliat pelayaran yang tinggi itu, ada satu prinsip yang tidak bisa ditawar-tawar, yaitu keselamatan. Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. Sekali saja terjadi kelalaian atau kelengahan, taruhannya adalah nyawa manusia, dan lebih jauh lagi adalah kepercayaan publik terhadap transportasi laut dan masa depan pariwisata kita,” tegas Menhub Dudy, saat membuka kegiatan Kampanye Hari Keselamatan bertema Peningkatan dan Pengawasan Budaya Keselamatan Pelayaran, di Manado, Rabu (17/12/2025).


Menhub Dudy menekankan, keselamatan harus menjadi keputusan pertama, bukan pilihan terakhir. Terlebih, jelang masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Pada periode tersebut, jumlah penumpang angkutan laut diperkirakan mencapai 2,62 juta orang, meningkat hampir 39% dibanding tahun lalu. Di saat bersamaan, Indonesia juga sedang dihadapkan pada cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi, angin kencang, serta hujan dengan intensitas tinggi.


Karenanya, Menhub Dudy meminta seluruh operator dan nakhoda kapal disiplin memantau informasi cuaca dan peringatan dini BMKG, serta tidak memaksakan keberangkatan apabila kondisi dinilai tidak aman. Ia juga menyampaikan, menunda keberangkatan jauh lebih bijak daripada mempertaruhkan keselamatan. Menhub pun meminta jajaran Ditjen Perhubungan Laut memperketat pengawasan pelayaran demi keselamatan yang optimal.


“Saya menginstruksikan seluruh jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk meningkatkan pengawasan, memperketat pemeriksaan kelaiklautan kapal atau ramp check, serta memastikan tidak ada kapal yang berlayar tanpa memenuhi standar keselamatan baik dari sisi teknis, muatan, penumpang, maupun kendaraan,” kata Menhub Dudy. 


Menhub Dudy berharap, dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, komunitas nelayan, pelaku usaha, serta masyarakat, kampanye ini dapat menjadi momentum memperkuat kesadaran dan kedisiplinan keselamatan pelayaran secara berkelanjutan, demi laut yang aman dan masyarakat pesisir yang sejahtera. 


Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud melaporkan, kegiatan ini diikuti 250 peserta yang berasal dari Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, asosiasi, pemangku kepentingan pelayaran, serta para perwakilan nelayan di wilayah Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Kegiatan diisi dengan sosialisasi dan pemaparan, pemberian alat keselamatan berupa 1.065 unit life jacket, 10 unit life buoy, serta penerbitan 534 Pas Kecil dan 103 Buku Pelaut Merah.


“Kampanye Keselamatan Pelayaran dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat maritim akan pelayanan dan keselamatan pelayaran,” sebut Dirjen Masyhud.


Usai membuka kegiatan tersebut, Menhub Dudy melakukan peninjauan ke Dermaga Kali Jengki. Di sana, Menhub Dudy membagikan life jacket kepada nelayan beserta anak-anak sebagai pendidikan keselamatan sejak dini. 


Turut hadir pada kegiatan tersebut Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa, anggota Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow, Wakil Gubernur Sulawesi Utara J. Victor Mailangkay, Walikota Manado Andrei Angouw, jajaran pimpinan unit kerja di lingkungan Kemenhub, jajaran Forkopimda Sulawesi Utara dan Manado, serta para pimpinan lembaga, instansi, BUMN, dan pemangku kelentingan sektor pelayaran.


(Redaksi MBN.com/IND/HH/GT/ETD).

Menteri Perhubungan Rumuskan Langkah Strategis, Pastikan Keanggotaan Indonesia di Dewan IMO Berjalan Efektif



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) - Indonesia kembali terpilih sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C. Kementerian Perhubungan telah mulai merumuskan langkah-langkah strategis untuk memastikan kontribusi Indonesia selama periode keanggotaan 2026–2027 berjalan efektif dan berdampak pada tatanan maritim global.


"Hal yang turut dirumuskan termasuk penguatan posisi Indonesia, peningkatan kapasitas delegasi, serta kolaborasi erat dengan kementerian/lembaga terkait, baik nasional maupun internasional," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada kegiatan Evaluasi dan Tindak Lanjut Hasil Pemilihan Anggota Dewan IMO di Jakarta, Jumat (12/12).


Menhub Dudy menegaskan keberhasilan ini bukan sekadar capaian diplomasi, melainkan mandat global yang harus dijalankan dengan komitmen tinggi dan kontribusi nyata bagi tata kelola kemaritiman dunia. 


"Kepercayaan ini merupakan konsekuensi sekaligus tanggung jawab yang besar bagi Indonesia. Capaian ini bukan hanya persoalan angka atau posisi. Ini adalah cerminan nyata dari kepercayaan global terhadap konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan keselamatan, keamanan, dan keberlanjutan pelayaran dunia,” ujar Menhub Dudy 


Dalam pemilihan yang berlangsung pada Sidang Majelis IMO ke-34, akhir November lalu, Indonesia meraih 138 suara dan menempati posisi ke-5 dari 26 negara kandidat. Hasil ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang kredibel dan memiliki peran strategis dalam pengembangan kebijakan pelayaran global.


Menhub menekankan keanggotaan di Dewan IMO membuka ruang strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam pembentukan kebijakan maritim internasional. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memikul tanggung jawab geografis dan historis dalam menjaga jalur pelayaran internasional, yang tidak hanya sekadar menjadi pengguna jalur laut dunia, tetapi penjaga simpul-simpul strategisnya. Sejalan dengan visi Presiden Prabowo di mana menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. 


“Keanggotaan ini bukan tujuan akhir, melainkan platform strategis untuk memastikan kepentingan nasional Indonesia terwakili dalam setiap perumusan kebijakan maritim global, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia pada agenda penting dunia seperti dekarbonisasi pelayaran, digitalisasi maritim, serta peningkatan keselamatan dan kapasitas negara berkembang,” imbuh Menhub.


Menhub Dudy juga menyoroti pentingnya kerja bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan maritim yang semakin kompleks. Sinergi lintas kementerian dan lembaga, dukungan industri, asosiasi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar Indonesia dapat terus memperkuat posisinya dalam diplomasi maritim internasional.


Turut hadir Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perhubungan, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heri Widodo, dan Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto.


(Redaksi MBN.com/HA/HH/GT/ETD).

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Peringatan HAKORDIA 2025 Perkuat Budaya Anti Korupsi dan Tata Kelola Perusahaan yang Baik



JAKARTA (Media Bisnis Nasional .com) -  Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok menyelenggarakan kegiatan pembinaan integritas dan penguatan tata kelola perusahaan melalui sesi Penerangan Hukum yang menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, yakni Nurhimawan, S.H., M.H., Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pelindo sebagai BUMN kepelabuhanan untuk terus memperkuat budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel.


Dalam paparannya, Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menekankan peran strategis Kejaksaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, serta kewenangannya di bidang pidana, perdata dan tata usaha negara, serta ketertiban dan ketentraman umum. Pemaparan turut menguraikan kategori tindak pidana korupsi yang kerap terjadi, mulai dari perbuatan yang merugikan keuangan negara, suap-menyuap, gratifikasi, hingga benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa.   


Pelindo Regional 2 Tanjung Priok menegaskan bahwa penguatan integritas merupakan pondasi utama dalam menjalankan operasional perusahaan. Kegiatan HAKORDIA ini juga menyoroti pentingnya penerapan strategi preventif, represif, dan restoratif dalam manajemen anti-korupsi, termasuk upaya deteksi dini potensi penyimpangan pada proses pengadaan, pelaksanaan kontrak, hingga pengawasan dan pelaporan keuangan. Narasumber juga menekankan penerapan prinsip‐prinsip Good Corporate Governance(GCG) seperti transparansi, akuntabilitas, independensi, responsibilitas, serta kewajaran yang menjadi landasan tata kelola BUMN.   


Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, dalam sambutannya menyampaikan, "peringatan HAKORDIA bukan sekedar ceremony, ini adalah sebuah momentum penting sebuah pengingat kolektif bagi kita semua, bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa atau extraordinary crime yang menggerogoti pondasi negara, mengganggu kesejahteraan masyarakat, dan menghambat pembangunan. Tahun ini mengusung tema yang sangat relevan dan penuh makna "Satukan Aksi Basmi Korupsi", tema ini menggambarkan kekuatan kolaborasi upaya pemberantasan korupsi tidak hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum atau pemerintah saja tapi diperlukan partisipasi aktif dan sinergi dari seluruh elemen bangsa, masyarakat, media, sektor swasta, dan terutama para pekerja. Hakordia 2025, saya mengajak kita semua memperkuat integritas pribadi dan institus, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat termasuk keluarga," ujarnya


Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi nilai integritas, mendorong kepatuhan terhadap peraturan, dan memastikan bahwa setiap insan Pelindo memahami risiko serta konsekuensi hukum dari tindak pidana korupsi. Peringatan HAKORDIA 2025 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh pegawai untuk terus menjaga profesionalisme dan meningkatkan kontribusi dalam mewujudkan perusahaan yang bersih, transparan, dan berdaya saing tinggi.


(Redaksi MBN/Humas Pelindo Regional 2 Tanjung Priok).   

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Bencana di Sumatra



JAKARTA (Media Bisnis Nasional.com) -  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Regional 2 Tanjung Priok memberikan dukungan penuh terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana banjir di Pulau Sumatra. Kegiatan pengiriman dilaksanakan dari Terminal Penumpang Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa malam (16/12/2025), dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Egon milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) yang difungsikan untuk mengangkut personel, kendaraan, serta logistik pendukung penanganan bencana.


Executive General Manager PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menyampaikan bahwa Pelindo memastikan kesiapan fasilitas dan layanan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran pengiriman bantuan tersebut. “Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen memberikan pelayanan optimal dalam mendukung misi kemanusiaan ini, melalui pengaturan sandar kapal, kelancaran proses embarkasi, serta pengelolaan pemuatan kendaraan dan logistik agar dapat diberangkatkan secara aman dan tepat waktu,” ujarnya.


Dukungan ini sejalan dengan peran Pelindo sebagai pengelola simpul logistik nasional yang memiliki tanggung jawab menjaga kelancaran arus distribusi, khususnya pada kondisi darurat kebencanaan. Direktur Komersial PT Pelindo (Persero), Drajat Sulistyo, menegaskan bahwa pelabuhan memiliki fungsi strategis dalam memastikan mobilisasi bantuan dapat dilakukan secara efektif. Senada dengan hal tersebut, Executive Director 2 Regional 2 PT Pelindo, Budi Prasetyo, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antarinstansi, termasuk Polri, PT PELNI, dan Pelindo, agar pengiriman bantuan dalam skala besar dapat berlangsung secara efisien, terkoordinasi, dan aman.


Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang disandingkan dengan Operasi Lilin 2025. Sebanyak 273 personel Polri diberangkatkan bersama 75 unit kendaraan serta berbagai perlengkapan logistik pendukung penanganan bencana, yang akan disalurkan ke Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Lhokseumawe (Aceh), dan Pelabuhan Teluk Bayur (Padang). Personel Polri yang tergabung dalam misi ini akan bersinergi dengan TNI, BNPB, dan unsur terkait lainnya guna memastikan kehadiran negara dalam memberikan bantuan yang cepat, terukur, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatra. 


(Redaksi MBN).

JELANG NATAL 2025 DAN TAHUN BARU 2026, SPJM PASTIKAN SERVICE EXCELLENCE UNTUK PENGGUNA JASA



MAKASSAR (Media Bisnis Nasional)  - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik, termasuk menjelang libur hari raya Natal 2025 dan perayaan tahun baru 2026.


Sebagai bagian dari service excellence, SPJM telah menyiapkan upaya-upaya mengantisipasi lonjakan jumlah arus kapal seiring dengan adanya peningkatan penumpang kapal dan pengiriman logistik yang signifikan pada akhir tahun. Peningkatan arus kapal ini tentunya dibarengi dengan peningkatan kebutuhan pelayanan bagi kapal-kapal yang berkegiatan di wilayah operasional SPJM.


“Menjelang akhir tahun, SPJM sebagai perusahaan dengan komitmen service excellence, memastikan seluruh lini layanan kami, baik marine, equipment, port services atau pun dredging dan shipyard siap beroperasi dan melayani pelanggan secara optimal. Beberapa upaya yang kami lakukan diantaranya dari kesiapan SDM Pandu dan Pendukung Pandu (operator radio, Planner), Sarana Bantu pemanduan (Kapal tunda, Kapal Pandu dan Kapal kepil) dan Prasarana pemanduan (stasiun pandu, kendaraan operasional, Radio komunikasi) serta kesiapan sistem IT yang memudahkan pengguna jasa mulai dari pengajuan pelayanan dan memonitor progres pelayanan hingga nanti proses pembayaran” Ungkap SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick.


Selain itu Patrick juga menambahkan “selama liburan panjang dalam rangka Hari Natal dan dan tahun baru nanti kami memastikan pelayanan berjalan lancar, tepat waktu, dan yang terpenting aktivitas operasional pengguna jasa di pelabuhan dapat berjalan denga naman tanpa kendala yang berarti. Jika ada keluhan terkait pelayanan maupun saran dan masukan untuk perbaikan layanan, kami juga menyediakan call center yang bersedia 24/7 melalui nomor telepon 102, Chat Whatsapp 0811-1552-102, atau Email customer.care@pelindo.co.id.


SPJM memberikan pelayanan Pemanduan dan Penundaan kapal 24/7 bagi pengguna jasa dengan target zero Acident dan zero Waiting time serta kehandalan sistem pelayanan kapal berbasis on line melalui aplikasi Phinisi yang terintegrasi dengan pelayanan Inaportnet sebagai wujud komitmen dukungan kelancaran aktivitas kepelabuhanan, sebagai bagian dari rantai logistik dan transportasi laut, untuk kelancaran kegiatan masyarakat di momen perayaan Natal dan Tahun baru



(Redaksi MBN).

Pelindo Regional 2 Banten Optimalkan Pelabuhan Ciwandan sebagai Hub Penyebrangan pada Nataru 2025/2026




BANTEN (MBN News) - Guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mengoperasikan dan mengoptimalkan Pelabuhan Ciwandan sebagai simpul penyeberangan strategis. Langkah ini diambil sebagai respons atas tingginya volume pergerakan angkutan selama periode libur panjang akhir tahun.


Pengoperasian Pelabuhan Ciwandan pada periode Nataru ini juga merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang diterbitkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jendral Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Bina Marga dan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang secara resmi menetapkan Pelabuhan Ciwandan sebagai pelabuhan untuk menangani kendaraan roda dua dan truk logistik pada 19 Desember 2025 mulai pukul 15.00 WIB hingga 4 Januari 2026 pukul 24.00 WIB. Penunjukan melalui SKB tersebut menjadi dasar bagi Pelindo Regional 2 Banten untuk membuka layanan Nataru dan mengoptimalkan seluruh fasilitas yang diperlukan.


Sesuai dengan strategi angkutan nasional, Pelabuhan Ciwandan difokuskan untuk melayani penyeberangan kendaraan roda dua dan truk logistik guna memecah kepadatan antrean di Pelabuhan Merak. Oleh karena itu, Pelindo Regional 2 Banten menyiapkan lapangan buffer area untuk truk dan motor, 3 (tiga) dermaga, kapal tunda, suplai air dan listrik, serta Damkar. Selain itu, Pelindo  Regional 2 Banten juga berkolaborasi dengan Stakeholder untuk menyiapkan tenda posko pelayanan, water barrier, toilet portable, mushola sementara, toll gate truck dan motor, tolo-tolo, bengkel, serta ruang tunggu tambahan untuk beristirahat.


General Manager PT Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menegaskan bahwa kesiapan Pelabuhan Ciwandan bukan sekadar dukungan fasilitas, melainkan bentuk komitmen Pelindo dalam menjamin stabilitas arus transportasi lintas pulau saat momen penting seperti Nataru.


"Sebagai upaya untuk melayani dengan sepenuh hati, kami menyiapkan Pelabuhan Ciwandan sebagai dermaga yang akan membuat libur Nataru 2025/2026 akan terasa lebih berkesan. Kolaborasi kami dengan Stakeholder ini adalah komitmen strategis untuk memastikan tidak ada penumpukan yang menghambat kenyamanan penumpang maupun rantai pasok logistik," ujar Benny saat meninjau kesiapan di Pelabuhan Ciwandan, Jumat (12/12).


Selain infrastruktur, Pelindo Regional 2 Banten juga menyiagakan personel operasional penuh waktu (standby) untuk pengamanan dan memperkuat layanan informasi melalui petugas khusus di lapangan untuk mengarahkan alur penumpang. Pemantauan dilakukan secara real-time untuk memastikan respons cepat terhadap dinamika di lapangan.


"Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa adalah prioritas kami. Pelindo Regional 2 Banten siap menyukseskan Nataru 2025/2026 dengan pelayanan prima," tutup Benny.


(Redaksi Media BISNIS Nasional/Humas Pelindo Regional 2 Banten)

PELINDO Regional 2 PALEMBANG Dukung PENINGKATAN KESELAMATAN dan KEPATUHAN PELAYARAN KAPAL di SUNGAI MUSI

 


PALEMBANG (Media Bisnis Nasional)— PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang bersama Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang dan GAPKINDO Sumatera Selatan menggelar Sosialisasi Terkait Pelayanan Terhadap Kapal Sungai, Danau dan Penyeberangan dalam rangka keselamatan dan keamanan pelayaran kapal di Sungai Musi, Selasa (16/12/2025) .


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan Kelas I Palembang, Idham Faca, S.T., M.M., M.Tr.Opsla, Sekretaris Utama GAPKINDO Sumatera Selatan, Nur Ahmad, Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal, Rohmansyah, Kasi Status Hukum, Capt. Harlansyah, Kasi Sertifikasi Kapal, Rudolf Anthony Maail dan Branch Manager Palembang PT Pelabuhan Tanjung Priok, Ade Affandi, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang, PT IPC Terminal Petikemas Area Palembang dan PT Multi Terminal Indonesia Regional 3 Palembang serta Pengguna Jasa pemilik kapal sungai yang berkegiatan di Pelabuhan Boom Baru.


Kepala Kantor Kesyahbandaran & Otoritas Pelabuhan Kelas I Palembang, Idham Faca, S.T., M.M., M.Tr.Opsla dalam sambutannya mengatakan “Kelaiklautan terhadap kapal – kapal tersebut wajib disampaikan kalau kita bicara kapal, kapalnya itu lengkap mulai dari alat komunikasinya, panggilannya kemudian videonya orang yang diatas kapal, buku pelautnya apakah dia sesuai dengan sertifikasi kapalnya, itu semua tujuannya untuk keselamatan kapal itu sendiri terhadap pemilik kapal itu sendiri.”


Sekretaris Utama GAPKINDO Sumatera Selatan, Dr. Ir. Nur ahmadi, MS mengatakan “ Kepada teman – teman semuanya disini mohon disimak nanti dan ada hal – hal yang perlu ditanyakan hingga kita memahami sehingga kita mengikuti aturan yang sudah dilakukan”.


Bertindak sebagai narasumber, KSOP Kelas I Palembang yang diwakili oleh Kabid Status Hukum dan Sertifikasi Kapal beserta jajaran menyampaikan informasi terkait keselamatan dan keamanan berlayar serta akan menertibkan dokumen sertifikat kapal sungai, danau dan penyeberangan berdasarkan Instruksi Menteri Perhubungan Nomor IM 3 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Keselamatan dan Keamanan Pelayaran Pada Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan kepada perusahaan – perusahaan pemilik kapal khususnya pengusaha karet yang melakukan kegiatan di Sungai Musi.


KSOP Kelas I Palembang juga menyampaikan telah menyediakan sistem khusus yang dapat diakses secara mobile, yaitu SIMKAPEL yang dapat digunakan untuk membantu para pemilik kapal dalam memproses pengurusan dokumen kapal dimaksud.


Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman serta kepatuhan para pemilik dan operator kapal terhadap regulasi keselamatan dan keamanan pelayaran, khususnya di wilayah Sungai Musi. Sinergi antara Pelindo, KSOP Kelas I Palembang, dan GAPKINDO Sumatera Selatan diharapkan mampu mewujudkan tata kelola pelayaran sungai yang tertib, aman, dan berkelanjutan guna mendukung kelancaran aktivitas logistik dan perekonomian daerah.



(Redaksi MBN/Humas Pelindo Regional 2 Palembang )